Batang - Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap 1 Kodim 0736/Batang di Desa Cepokokuning resmi ditutup, yang artinya akses masyarakat setempat menjadi makin mudah. Selain jalan penghubung antar dukuh atau RT, yang tak kalah pentingnya akses menuju destinasi wisata air Kali Lojahan dan religi Mbah Gerot yang memudahkan wisatawan saat lebaran nanti.
Batang - Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap 1 Kodim 0736/Batang di Desa Cepokokuning resmi ditutup, yang artinya akses masyarakat setempat menjadi makin mudah. Selain jalan penghubung antar dukuh atau RT, yang tak kalah pentingnya akses menuju destinasi wisata air Kali Lojahan dan religi Mbah Gerot yang memudahkan wisatawan saat lebaran nanti.
Dandim
0736/Batang Letkol Inf Andhika Baroto Chrishastantyo menerangkan,
kemanfaatannya jelas tidak hanya untuk memudahkan masyarakat di sektor ekonomi
saja. Dengan selesainya program TMMD ini secara struktur fondasi menjadi lebih
kokoh karena yang semula hanya jalan makadam tanah, kini diperbaiki menjadi
berbahan dasar beton.
“Selama
40 hari TNI/Polri bersama masyarakat setempat berhasil membangun jalan rabat
beton sepanjang 387 meter, lebar 3 meter, tebal 12 sentimeter. Talud 130 meter,
lebar 30 sentimeter, tinggi 1 meter over prestasi rabat beton panjang 25 meter,
lebar 3 meter, tinggi 5 sentimeter serta gorong-gorong panjang 4 meter dan
lebar 80 sentimeter,†katanya, saat meninjau lokasi di Jalan Desa Cepokokuning,
Kabupaten Batang, Rabu (11/3/2026).
Keberhasilan
program ini juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat khususnya pelajar
yang makin mudah menuju sekolah. Anak-anak kita lebih cepat sampai ke sekolah
karena jalannya sekarang makin baik.
“Tak
hanya sasaran fisik, pelayan non fisik pun turut menjadi fokus anggota Kodim
Batang bersinergi bersama lintas sektor. Di antaranya penyuluhan wawasan
kebangsaan dan Kamtibmas, bahaya narkoba, budidaya ikan nila hingga penanaman
sayuran untuk meningkatkan perekonomian warga,†jelasnya.
Respons
positif pun diungkapkan Wakil Bupati Batang Suyono yang mengimbau agar
infrastruktur yang telah selesai dibangun ini dimanfaatkan secara baik.
Masyarakat diminta untuk merawat agar memiliki daya tahan lebih lama.
“Masyarakat
harus berterima kasih kepada TNI bersama seluruh komponen warga yang membantu
selama proses pengerjaannya. Masyarakat setempat juga harus merawat secara
mandiri agar jalan yang sudah baik ini bisa tahan lama,†tegasnya.
Hal
tersebut menjadi penting karena infrastruktur yang sudah terbangun menjadi aset
desa dan menjadi multifungsi. Di antaranya, fungsi ekonomi, wisata, pendidikan
dan lainnya.
Sementara
itu, Kepala Desa Cepokokuning Maryadi bersyukur infrastruktur jalan penghubung
desa selesai dibangun dan segera dapat dimanfaatkan untuk memudahkan aktivitas
sosial maupun perekonomian.
“Terima
kasih kepada Kodim Batang bersama Pemkab yang membangun jalan desa, masyarakat
sekarang makin mudah melintas antar dukuh atau RT,†ujar dia.
Secara
ekonomi maupun pariwisata, jalan tersebut akan langsung terasa kemanfaatannya
karena memudahkan akses wisatawan berziarah ke Makam Mbah Gerot maupun wisat
air.
“Lebaran
nanti wisatawan bisa makin mudah untuk menuju destinasi wisata Kali Lojahan,
artinya perputaran roda perekonomian desa makin membaik,†tandasnya. (MC
Batang, Jateng/Heri/Jumadi)