Angin Kencang Tumbangkan Puluhan Pohon, Jalur Pantura Batang Sempat Lumpuh

Rabu, 04 Maret 2026 Jumadi Dibaca 1.410 kali Lingkungan
Angin Kencang Tumbangkan Puluhan Pohon, Jalur Pantura Batang Sempat Lumpuh
Kapolres Batang AKBP Veronica (kiri), meninjau korban tertimpa pohon tumbang di Jalur Pantura, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang.
Batang - Batang Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Batang menyebabkan puluhan pohon tumbang dan tiang listrik roboh. Dampaknya, jalur Pantura di wilayah Kecamatan Subah sempat lumpuh selama beberapa jam.

Batang - Batang  Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Batang menyebabkan puluhan pohon tumbang dan tiang listrik roboh. Dampaknya, jalur Pantura di wilayah Kecamatan Subah sempat lumpuh selama beberapa jam.

Kapolres Batang AKBP Veronica mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.40 WIB dan berdampak di beberapa wilayah, terutama Kecamatan Subah dan Gringsing.

“Di wilayah Subah menjadi perhatian khusus karena jalur Pantura sempat terputus. Tercatat ada 33 pohon tumbang dan sekitar 30 tiang listrik roboh. Kejadian ini juga menyebabkan dua korban jiwa meninggal dunia,” katanya usai meninjau di Jalur Pantura, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Rabu (4/3/2026) malam.

Menurutnya, proses evakuasi dilakukan secara cepat melalui koordinasi antara Polri, BPBD, dan PLN. Berkat kolaborasi tersebut, jalur Pantura yang sempat tertutup pohon tumbang dapat kembali dibuka setelah sekitar lima jam penanganan.

“Kami bersama BPBD dan PLN melakukan penanganan semalaman. Dalam waktu sekitar lima jam, jalur yang sempat terputus berhasil dibuka kembali sehingga mobilitas masyarakat dapat berjalan normal,” jelasnya.

Selain di Subah, kejadian pohon tumbang juga terjadi di wilayah Gringsing. Di daerah tersebut terdapat dua pohon tumbang dan dua tiang listrik roboh yang juga mengakibatkan satu korban jiwa.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang Wawan Nurdiansyah menyebutkan bahwa dampak cuaca ekstrem tidak hanya terjadi di dua wilayah tersebut, tetapi juga dirasakan di sejumlah kecamatan lainnya.

“Secara keseluruhan ada sekitar 10 kecamatan yang terdampak dari wilayah barat hingga timur Batang. Namun yang paling parah memang di wilayah Subah karena banyak pohon jati besar tumbang dan menutup akses jalan nasional,” terangnya.

Ia menjelaskan, fokus penanganan awal dilakukan di jalur Pantura Subah karena merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Setelah proses pembersihan dilakukan, arus lalu lintas di jalur tersebut kini telah kembali normal.

Meski demikian, BPBD masih melakukan pembersihan sisa material pohon tumbang serta pendataan dampak bencana di sejumlah wilayah.

“Hari ini tim BPBD diterjunkan untuk melakukan asesmen dan memvalidasi laporan dari 10 kecamatan yang terdampak,” ujar dia.

Pihak kepolisian dan BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan berpotensi menimbulkan kejadian serupa. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
Batang - Suasana berbeda mewarnai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMA Negeri 1 Bandar. Salah satu kegiatan yang dinantikan adalah demo ekstrakurikuler, yang menampilkan berbagai organisasi dan kegiatan pengembangan diri.
17 Jul 2026 Jumadi 26
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Batang Kabupaten Batang terus membuktikan diri sebagai magnet investasi yang magnetis di Jawa Tengah. Berdasarkan hitungan mandiri sementara, realisasi investasi di Bumi Alas Roban pada Triwulan II tahun 2026 sukses menyentuh angka Rp2.316.314.589.523,00 (Rp2,3 triliun). Tak hanya membawa segar bagi roda perekonomian, capaian kuartal kedua ini juga berhasil menyerap 5.396 tenaga kerja lokal.
17 Jul 2026 Jumadi 14
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Batang - Pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi pelajaran, tetapi juga kemampuan peserta didik untuk menampilkan potensi dirinya. Di berbagai sekolah, guru sering menemukan siswa yang memperoleh nilai akademik baik, memahami materi pelajaran, bahkan mampu menjawab soal dengan benar, tetapi memilih diam ketika diminta menjelaskan hasil pekerjaannya di depan kelas.
17 Jul 2026 Jumadi 30
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersiap merombak total gaya belanja daerahnya. Langkah berani ini diambil demi menyembuhkan "penyakit" tahunan yang kerap melanda pengelolaan anggaran: menumpuknya proyek di akhir tahun yang berujung pada tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
16 Jul 2026 Jumadi 213
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi media untuk mendekatkan siswa baru dengan seluruh warga sekolah. Namun, memberikan peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan ekstrakurikuler, selain prestasi akademik.
16 Jul 2026 Jumadi 96
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Batang - Kawasan hutan di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, kembali menunjukkan pentingnya peran sebagai habitat keanekaragaman hayati. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keberadaan burung Raja Udang Kalung Biru (Alcedo euryzonaAlcedo peninsulae), satwa endemik Indonesia yang berstatus dilindungi dan sangat terancam punah.
16 Jul 2026 Jumadi 180