Aksi Bersih Pantai Jodo, Jateng Kejar Target Zero Sampah 2029

Selasa, 24 Februari 2026 Jumadi Dibaca 302 kali Acara Pimpinan Daerah
Aksi Bersih Pantai Jodo, Jateng Kejar Target Zero Sampah 2029
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi memberikan sambutan saat aksi bersih sampah di Pantai Jodo, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah kabupaten/kota menggelar aksi bersih sampah di Pantai Jodo, Kabupaten Batang, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menekan persoalan sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Batang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah kabupaten/kota menggelar aksi bersih sampah di Pantai Jodo, Kabupaten Batang, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menekan persoalan sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi mengatakan, penanganan sampah di Jawa Tengah perlu langkah nyata dari seluruh daerah, tidak hanya sebatas penandatanganan kerja sama atau memorandum of understanding (MoU). Hingga saat ini baru 16 kabupaten/kota yang telah melakukan MoU terkait pengelolaan sampah. Namun, langkah tersebut harus segera diikuti dengan rencana aksi yang jelas.

“Jangan hanya sebatas MoU, tetapi harus ada action plan. Besok saya akan rapat dengan Menko, jadi saya minta para bupati dan wali kota segera memberikan data terkait sampah untuk kita bawa ke Jakarta,” jelasnya.

Ia menjelaskan, produksi sampah di Provinsi Jawa Tengah mencapai sekitar 6,36 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 60 persen yang dapat diproses, sementara sisanya belum tertangani secara optimal. Karena itu, penanganan darurat sampah menjadi perhatian pemerintah pusat dengan target pada 2029 Indonesia dapat mencapai kondisi zero sampah.

Lutfi juga menegaskan, bahwa Gerakan Jateng Asri yang melibatkan 35 kabupaten/kota bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi gerakan edukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap persoalan sampah.

“Kegiatan ini harus menjadi budaya bersama, bahwa sampah adalah persoalan yang harus kita selesaikan bersama-sama. Selain itu, Pemprov Jateng juga mendorong program penghijauan di wilayah pesisir melalui penanaman mangrove. Hal ini dilakukan mengingat sekitar 920 kilometer garis pantai di Jawa Tengah terdampak rob,” terangnya.

Ia juga meminta kabupaten/kota yang memiliki wilayah pesisir untuk kembali menggalakkan penanaman mangrove. Targetnya, penanaman mangrove dan tanaman pesisir dapat mencapai sekitar dua juta pohon.

Menurut Lutfi, upaya tersebut tidak hanya untuk menjaga lingkungan pesisir, tetapi juga sebagai langkah pencegahan bencana sekaligus mendukung pengendalian sampah di wilayah pantai.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, Pemkab Batang mendukung penuh gerakan penanganan sampah dari hulu hingga hilir melalui program kebersihan yang lebih masif.

Menurut dia, kegiatan bersih-bersih lingkungan sebenarnya sudah rutin dilakukan setiap Jumat pagi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan akan diperluas hingga tingkat kecamatan dan desa.

“Ke depan akan kita masifkan lagi sampai ke tingkat kecamatan maupun desa. Apalagi menjelang Idul Fitri, kegiatan bersih-bersih akan kita lakukan secara rutin,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa produksi sampah di Kabupaten Batang mencapai sekitar 428 ton per hari. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Batang menyiapkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentul dengan kapasitas 100 hingga 120 ton per hari.

“Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap studi kelayakan dan perencanaan teknis, dengan target pembangunan dimulai pada Agustus dan diperkirakan selesai pada 2027. TPST Sentul nantinya diproyeksikan dapat melayani sekitar empat hingga lima kecamatan. Sementara itu, sebagian sampah lainnya masih akan ditangani di TPA Randukuning,” ungkapnya.

Pemkab Batang juga berencana bekerja sama dengan wilayah Pekalongan Raya serta pihak swasta dalam pengelolaan sampah, termasuk pengiriman sebagian sampah ke Pekalongan.

“Dengan langkah tersebut, kami optimistis sekitar 80 sampai 85 persen persoalan sampah di Kabupaten Batang bisa terselesaikan,” ujar Faiz.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan memanfaatkan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di kawasan perkotaan agar pengelolaan sampah dapat dilakukan sejak tingkat kelurahan dan desa.

Dalam kegiatan tersebut, sekitar 1.000 peserta dari berbagai unsur pemerintah dan masyarakat turut terlibat membersihkan sampah di kawasan Pantai Jodo. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar
DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar
Batang - Polemik keberadaan pedestrian di depan Indomaret Fres, Alun-Alun Batang, akhirnya mendapat perhatian serius dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang.
25 Mei 2026 Jumadi 57
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak kurban.
25 Mei 2026 Jumadi 76
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Batang. Salah satunya di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang, Senin (2552026), yang mulai dipadati calon pembeli meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.
25 Mei 2026 Jumadi 169
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan dukungan dan harapan besar bagi Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar yang saat ini sedang mendapatkan penilaian langsung untuk meraih Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Jateng. Wakil Bupati Batang Suyono mamastikan, apabila setelah dilakukan visitasi, sesuai dengan data, tentu nilai yang murni akan didapat berkat kerja keras yang mengedepankan integritas.
25 Mei 2026 Jumadi 65
Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian
Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mendesak pihak manajemen Indomaret Fresh segera mengembalikan fungsi pedestrian dan trotoar di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Alun-Alun Batang, setelah area tersebut menuai keluhan masyarakat dan menjadi sorotan di media sosial.
25 Mei 2026 Jumadi 56
Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar
Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar
Batang - Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar, berupaya memenuhi layanan literasi dengan kelengkapan fasilitas hingga diminati warga untuk memenuhi kebutuhan literasi maupun pelatihan kewirausahaan. Saat ini, perpustakaan tersebut masuk enam besar dan menjalani visitasi penilaian langsung dari tim juri Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Jawa Tengah.
25 Mei 2026 Jumadi 61