Capai 185 Ton per Hari, DLH Batang Ajak Warga Ubah Kebiasaan Buang Sampah

Senin, 23 Februari 2026 Jumadi Dibaca 402 kali Lingkungan
Capai 185 Ton per Hari, DLH Batang Ajak Warga Ubah Kebiasaan Buang Sampah
Kepala DLH Batang Rusmanto, Ajak Warga Ubah Kebiasaan Buang Sampah.
Batang - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batang mengingatkan masyarakat untuk lebih peduli dalam pengelolaan sampah menyusul ancaman darurat sampah akibat kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Randukuning yang semakin penuh.

Batang - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batang mengingatkan masyarakat untuk lebih peduli dalam pengelolaan sampah menyusul ancaman darurat sampah akibat kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Randukuning yang semakin penuh.

Kepala DLH Batang Rusmanto mengatakan, produksi sampah di Kabupaten Batang saat ini mencapai sekitar 185 ton per hari. Kondisi tersebut membutuhkan kerja sama seluruh masyarakat agar volume sampah dapat dikendalikan.

Hal itu disampaikan Rusmanto saat apel pagi di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (23/2/2026), yang bertepatan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional.

Menurut dia, dari total sekitar 820.000 penduduk Kabupaten Batang, tidak semua masyarakat membuang sampah sembarangan. Namun, masih ditemukan sejumlah titik Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang kondisinya berantakan.

Ia mencontohkan TPS di wilayah Pasekaran yang berada di pinggir jalan. Banyak warga yang melintas justru membuang sampah dengan cara melempar dari kendaraan tanpa memasukkannya ke dalam area TPS.

“Padahal kami sudah memberikan papan pemberitahuan di lokasi TPS. Tetapi kondisinya masih berantakan, bahkan sampai ada sampah yang berada di bahu jalan,” jelasnya.

Rusmanto mengimbau, masyarakat agar membuang sampah sesuai waktu yang telah ditentukan, yakni mulai pukul 16.00 hingga 06.00 WIB. Hal ini bertujuan agar sampah dapat langsung diangkut petugas dari DLH Batang yang biasanya mulai mengambil sampah pada pukul 07.00 WIB.

Selain itu, ia juga mendorong setiap desa maupun RT untuk mulai melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga, baik sampah anorganik maupun organik. Sampah organik masih dapat dimanfaatkan, misalnya menjadi pupuk atau kompos, sehingga dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA.

“Pemilahan sampah dari sumbernya, yaitu rumah tangga, menjadi langkah penting untuk mengatasi overkapasitas TPA,” ujar dia.

Ia berharap, kesadaran menjaga lingkungan dimulai dari diri masing-masing, karena dampak dari pengelolaan sampah yang buruk dapat merugikan masyarakat sendiri, salah satunya berpotensi menyebabkan banjir. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 53
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 62
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 75
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 58
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 52
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Batang - Momentum libur sekolah membawa berkah bagi destinasi wisata alam Curug Genting di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, dengan rata-rata mencapai sekitar 100 orang per hari.
09 Jul 2026 Jumadi 24