Gerak Cepat Pemkab Batang, Gandeng Perhutani untuk Relokasi Korban Longsor Pranten

Kamis, 12 Februari 2026 Jumadi Dibaca 640 kali Pembangunan Infrastruktur
Gerak Cepat Pemkab Batang, Gandeng Perhutani untuk Relokasi Korban Longsor Pranten
Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah menyampaikan, Gerak Cepat Pemkab Batang, Gandeng Perhutani untuk Relokasi Korban Longsor di Desa Pranten.
Batang Ancaman longsor yang membayangi warga Desa Pranten, Kecamatan Bawang, memacu Pemerintah Kabupaten Batang untuk bertindak cepat. Demi menghindari potensi tragedi, sebanyak 28 Kepala Keluarga (KK) yang selama ini bermukim di zona merah bencana dipastikan akan segera dipindahkan ke Hunian sementara (Huntara).

Batang Ancaman longsor yang membayangi warga Desa Pranten, Kecamatan Bawang, memacu Pemerintah Kabupaten Batang untuk bertindak cepat. Demi menghindari potensi tragedi, sebanyak 28 Kepala Keluarga (KK) yang selama ini bermukim di zona merah bencana dipastikan akan segera dipindahkan ke Hunian sementara (Huntara).

Keputusan ini diambil setelah hasil survei lapangan menunjukkan bahwa kondisi pemukiman warga sudah tidak lagi layak huni akibat risiko pergerakan tanah yang sangat tinggi. Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah menegaskan, bahwa keselamatan nyawa menjadi pertimbangan tunggal dalam langkah darurat ini.

“Beberapa KK memang harus direlokasi karena tempat tinggalnya sangat-sangat rawan longsor. Prioritas kami adalah keselamatan warga, jangan sampai terjadi korban jiwa,” katanya saat ditemui di Kantornya, Kamis (12/2/2026).

Titik terang untuk lokasi relokasi mulai terlihat. Pemkab Batang telah membidik lahan milik Perhutani sebagai tempat bernaung baru bagi warga. Saat ini, pemerintah desa tengah mengurus proses administrasi agar lahan tersebut nantinya tidak hanya menjadi tempat singgah, tapi bisa menjadi hak milik warga secara permanen.

“Sudah dikomunikasikan dan saat ini sedang diproses oleh pemerintah desa. Harapannya, lahan yang semula milik Perhutani bisa menjadi hak warga,” jelasnya.

Sambil menunggu proses alih fungsi lahan yang panjang, Pemkab Batang menggandeng Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) serta para relawan untuk mulai mendirikan huntara. Meski bersifat darurat, hunian ini dirancang untuk memberikan rasa aman yang selama ini hilang dari benak warga Pranten.

“Namanya juga hunian sementara, tentu bangunannya sangat sederhana. Tapi minimal bisa ditempati dengan aman sambil menunggu hunian tetap (huntap),” tegasnya.

Pastikan Huntara Tepat Sasaran

Wawan memastikan proyek kemanusiaan ini tidak akan mubazir. Sebelum palu pertama diketukkan, pemerintah telah memastikan kesediaan warga untuk pindah. Berdasarkan laporan dari perangkat desa setempat, seluruh 28 KK menyatakan setuju untuk meninggalkan rumah lama mereka demi keamanan.

“Jangan sampai kita bangun tapi tidak dimanfaatkan. Tadi pagi sudah dikonfirmasi Pak Lurah, semuanya bersedia,” ungkapnya.

Rencananya, tim gabungan akan segera turun ke lokasi untuk melakukan pemetaan detail. Setiap unit huntara akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga. Data jiwa per KK sudah kami inventarisasi. Jadi nanti jumlah kamar akan disesuaikan.

“Meski saat ini fokus pada huntara, pemerintah tidak menutup mata pada keinginan warga untuk memiliki rumah permanen yang layak. Program Hunian Tetap (Huntap) atau yang secara teknis disebut Ruspin tengah diupayakan melalui bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” terangnya.

Namun, Wawan mengingatkan bahwa ada konsekuensi yang harus diambil. Dalam skema tukar kelola lahan yang dibahas, rumah lama warga di zona bahaya tidak boleh lagi ditempati dan idealnya diserahkan kembali ke pihak Perhutani.

“Kalau tetap dihuni, sangat riskan. Karena itu kita upayakan warga pindah ke lokasi yang lebih aman,” pungkasnya.

Langkah relokasi ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi warganya dari ancaman bencana, sekaligus membuka lembaran baru yang lebih tenang bagi masyarakat Pranten di masa depan. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan
Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan
Batang - Langkah pembentukan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Sebanyak tujuh KDMP yang telah selesai dibangun kini resmi memasuki tahap pasca-verifikasi faktual (verfal) oleh tim gabungan tingkat kabupaten.
12 Okt 2026 Jumadi 104
Bupati Batang Tekankan PPPK Penuh Waktu Utamakan Pelayanan Publik Bupati Batang Tekankan PPPK Penuh Waktu Utamakan Pelayanan Publik
Bupati Batang Tekankan PPPK Penuh Waktu Utamakan Pelayanan Publik
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menggelar orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu, di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (12102026).
12 Okt 2026 Jumadi 76
Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit
Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit
Batang - Dinas Kesehatan Batang bekerja sama dengan PT. Bhimasena Power Indonesia (BPI) menggelar cek kesehatan gratis bagi warga Desa Ujungnegoro. Hal ini penting untuk mengetahui kondisi kesehatan warga setempat dari berbagai kerawanan penyakit yang muncul akibat pola hidup dan makan yang kurang baik.
12 Okt 2026 Jumadi 70
Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang
Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang
Batang - Jarak ribuan kilometer antara Kabupaten Batang dan Kota Toyama, Jepang yang terpisahkan oleh samudera dan perbedaan budaya seolah menguap begitu saja saat wajah-wajah sebaya muncul di balik layar. Rasa canggung sempat menyergap. Bagaimanapun, menyapa teman baru dari belahan dunia lain bukan rutinitas harian anak sekolah dasar.
12 Okt 2026 Jumadi 69
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Batang Karnaval SCTV untuk pertama kalinya digelar di Alun-Alun Kabupaten Batang selama dua hari, Sabtu hingga Minggu. Pemerintah Kabupaten  Batang berharap kegiatan tersebut mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional.
11 Okt 2026 Jumadi 355
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
Batang Pangkalan SDN Cepokokuning, Kwartir Ranting (Kwarran) Batang, menggelar Musyawarah Gugus Depan (MUGUS) I di SDN Cepokokuning, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (11102026).
11 Okt 2026 Jumadi 276