Gerak Cepat Pemkab Batang, Gandeng Perhutani untuk Relokasi Korban Longsor Pranten

Kamis, 12 Februari 2026 Jumadi Dibaca 595 kali Pembangunan Infrastruktur
Gerak Cepat Pemkab Batang, Gandeng Perhutani untuk Relokasi Korban Longsor Pranten
Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah menyampaikan, Gerak Cepat Pemkab Batang, Gandeng Perhutani untuk Relokasi Korban Longsor di Desa Pranten.
Batang Ancaman longsor yang membayangi warga Desa Pranten, Kecamatan Bawang, memacu Pemerintah Kabupaten Batang untuk bertindak cepat. Demi menghindari potensi tragedi, sebanyak 28 Kepala Keluarga (KK) yang selama ini bermukim di zona merah bencana dipastikan akan segera dipindahkan ke Hunian sementara (Huntara).

Batang Ancaman longsor yang membayangi warga Desa Pranten, Kecamatan Bawang, memacu Pemerintah Kabupaten Batang untuk bertindak cepat. Demi menghindari potensi tragedi, sebanyak 28 Kepala Keluarga (KK) yang selama ini bermukim di zona merah bencana dipastikan akan segera dipindahkan ke Hunian sementara (Huntara).

Keputusan ini diambil setelah hasil survei lapangan menunjukkan bahwa kondisi pemukiman warga sudah tidak lagi layak huni akibat risiko pergerakan tanah yang sangat tinggi. Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah menegaskan, bahwa keselamatan nyawa menjadi pertimbangan tunggal dalam langkah darurat ini.

“Beberapa KK memang harus direlokasi karena tempat tinggalnya sangat-sangat rawan longsor. Prioritas kami adalah keselamatan warga, jangan sampai terjadi korban jiwa,” katanya saat ditemui di Kantornya, Kamis (12/2/2026).

Titik terang untuk lokasi relokasi mulai terlihat. Pemkab Batang telah membidik lahan milik Perhutani sebagai tempat bernaung baru bagi warga. Saat ini, pemerintah desa tengah mengurus proses administrasi agar lahan tersebut nantinya tidak hanya menjadi tempat singgah, tapi bisa menjadi hak milik warga secara permanen.

“Sudah dikomunikasikan dan saat ini sedang diproses oleh pemerintah desa. Harapannya, lahan yang semula milik Perhutani bisa menjadi hak warga,” jelasnya.

Sambil menunggu proses alih fungsi lahan yang panjang, Pemkab Batang menggandeng Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) serta para relawan untuk mulai mendirikan huntara. Meski bersifat darurat, hunian ini dirancang untuk memberikan rasa aman yang selama ini hilang dari benak warga Pranten.

“Namanya juga hunian sementara, tentu bangunannya sangat sederhana. Tapi minimal bisa ditempati dengan aman sambil menunggu hunian tetap (huntap),” tegasnya.

Pastikan Huntara Tepat Sasaran

Wawan memastikan proyek kemanusiaan ini tidak akan mubazir. Sebelum palu pertama diketukkan, pemerintah telah memastikan kesediaan warga untuk pindah. Berdasarkan laporan dari perangkat desa setempat, seluruh 28 KK menyatakan setuju untuk meninggalkan rumah lama mereka demi keamanan.

“Jangan sampai kita bangun tapi tidak dimanfaatkan. Tadi pagi sudah dikonfirmasi Pak Lurah, semuanya bersedia,” ungkapnya.

Rencananya, tim gabungan akan segera turun ke lokasi untuk melakukan pemetaan detail. Setiap unit huntara akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga. Data jiwa per KK sudah kami inventarisasi. Jadi nanti jumlah kamar akan disesuaikan.

“Meski saat ini fokus pada huntara, pemerintah tidak menutup mata pada keinginan warga untuk memiliki rumah permanen yang layak. Program Hunian Tetap (Huntap) atau yang secara teknis disebut Ruspin tengah diupayakan melalui bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” terangnya.

Namun, Wawan mengingatkan bahwa ada konsekuensi yang harus diambil. Dalam skema tukar kelola lahan yang dibahas, rumah lama warga di zona bahaya tidak boleh lagi ditempati dan idealnya diserahkan kembali ke pihak Perhutani.

“Kalau tetap dihuni, sangat riskan. Karena itu kita upayakan warga pindah ke lokasi yang lebih aman,” pungkasnya.

Langkah relokasi ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi warganya dari ancaman bencana, sekaligus membuka lembaran baru yang lebih tenang bagi masyarakat Pranten di masa depan. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
Batang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Kabupaten Batang sukses menelurkan nakhoda baru. Afif Rahman terpilih secara resmi untuk menduduki kursi ketua umum, menggantikan pejabat lama, Ali Sadikin.
23 Mei 2026 Jumadi 31
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 289
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 117
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 33
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 106
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Batang - Produk olahan khas Kabupaten Batang, Sale Pisang Bang Zae, mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Diseminasi dan Pameran Inovasi yang digelar Sekolah Vokasi IPB University di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (2052026).
22 Mei 2026 Jumadi 78