TMMD Cepokokuning, Bangun Akses Ekonomi dan Wisata Desa

Selasa, 10 Februari 2026 Jumadi Dibaca 426 kali Acara Pimpinan Daerah
TMMD Cepokokuning, Bangun Akses Ekonomi dan Wisata Desa
Wakil Bupati Batang Suyono (tengah), melakukan peletakan batu pertama saat TMMD di Lapangan Desa Cepokokuning, Kabupaten Batang.
Batang - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0736/Batang yang dilaksanakan di Desa Cepokokuning, merupakan upaya dalam memperbaiki infrastruktur penghubung antardesa. Dengan menilik potensi daerah, program ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan desa wisata.

Batang -  Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0736/Batang yang dilaksanakan di Desa Cepokokuning, merupakan upaya dalam memperbaiki infrastruktur penghubung antardesa. Dengan menilik potensi daerah, program ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan desa wisata.

Komandan Kodim 0736/Batang, Letkol Inf Andhika Baroto Chrishastantyo menjelaskan, sasaran fisik TMMD di Desa Cepokokuning berupa pembangunan infrastruktur maupun nonfisik. Di antaranya jalan sepanjang 367 meter dengan konstruksi rabat beton, lebar tiga meter, dan ketebalan 12 sentimeter, termasuk pembangunan talud sepanjang sekitar 100 meter.

“Pembangunan jalan ini menghubungkan Dukuh Dungringin dengan Desa Cepokokuning. Selain mempermudah akses angkutan pertanian, juga memudahkan akses menuju lokasi wisata air dan religi Makam Mbah Gerot sebagai sesepuh desa,” katanya,  saat ditemui di Lapangan Desa Cepokokuning, Kabupaten Batang, Selasa (10/2/2026).

Ia menambahkan, pembangunan jalan tersebut akan memberikan manfaat signifikan terutama saat musim hujan, karena sebelumnya kondisi jalan masih berupa tanah dan makadam. Proses pengerjaan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan.

Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono mengapresiasi pelaksanaan TMMD sebagai bentuk sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Terima kasih kepada TNI/Polri yang melaksanakan TMMD ini untuk membangun akses jalan demi kesejahteraan masyarakat. Ini juga sejalan dengan upaya mendukung akses ekonomi dan ketahanan pangan,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur desa juga berperan penting dalam mendukung pengembangan wisata sebagai bagian dari penguatan sosial ekonomi masyarakat, baik di tingkat desa maupun kabupaten.

Dari sisi pemerintah desa, Kepala Desa Cepokokuning Maryadi berharap, pembangunan jalan melalui TMMD dapat membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan akses menuju potensi wisata desa.

“Semoga nantinya pertumbuhan ekonomi semakin meningkat, setelah infrastruktur semakin baik, sehingga akses menuju desa wisata Cepokokuning bisa lebih mudah,” harapnya.

Desa Cepokokuning memiliki potensi wisata alam, khususnya wisata air sungai, yang selama ini mulai diminati masyarakat, terutama pada akhir pekan.

Hal senada disampaikan warga setempat, Rokhaini Subkhi, yang menilai pembangunan jalan penghubung antar-RT sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Sebelum dilaksanakan TMMD, jalan tersebut belum pernah diperkeras sehingga menyulitkan aktivitas warga. Semoga akses masyarakat menuju permukiman, lahan pertanian, dan lokasi wisata bisa semakin optimal,” ujar dia.

Melalui program TMMD ini, diharapkan terwujud pemerataan pembangunan infrastruktur desa yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan potensi ekonomi lokal di Desa Cepokokuning. (MC Batang, Jateng/Iyan/Jumadi)

Berita Lainnya

Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 51
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 61
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun 149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
Batang - Sebanyak 149 nelayan dari lima wilayah pesisir Kabupaten Batang mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Kelima wilayah tersebut yakni Desa Ujungnegoro, Desa Ponowareng, Desa Karanggeneng, Dukuh Roban Timur Desa Sengon, dan Dukuh Roban Barat Desa Kedungsegog. Penyerahan kepesertaan di Kantor Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 26
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.
22 Sep 2026 Jumadi 120
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp52 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas dan dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.
22 Sep 2026 Jumadi 111
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
Batang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang bergerak cepat menangani warga yang mengalami keluhan mengarah pada keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Posyandu di Desa Rowobelang, Kecamatan Batang. Sejumlah pasien mulai berdatangan ke RSUD Batang sejak Senin (2192026) malam hingga Selasa (2292026) dini hari.
22 Sep 2026 Jumadi 158