Terdampak Cuaca Ekstrem, Pemkab Batang Salurkan Bantuan Pangan untuk Ribuan Nelayan

Kamis, 05 Februari 2026 Jumadi Dibaca 389 kali Acara Pimpinan Daerah
Terdampak Cuaca Ekstrem, Pemkab Batang Salurkan Bantuan Pangan untuk Ribuan Nelayan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kedua kiri), menyerahkan bantuan kepada nelayan terdampak cuaca ekstrem di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyalurkan bantuan pangan daerah kepada ribuan warga terdampak banjir serta nelayan yang tidak melaut akibat cuaca ekstrem. Penyaluran bantuan dilakukan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Batang, Kabupaten Batang, Kamis (5/2/2026).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyalurkan bantuan pangan daerah kepada ribuan warga terdampak banjir serta nelayan yang tidak melaut akibat cuaca ekstrem. Penyaluran bantuan dilakukan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Batang, Kabupaten Batang, Kamis (5/2/2026).

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, bantuan tersebut menyasar sekitar 5.000 hingga 6.000 Kepala Keluarga (KK), terutama masyarakat yang terdampak banjir serta nelayan yang sudah beberapa bulan terakhir tidak berani melaut karena kondisi cuaca.

“Harapannya, dengan bantuan ini sedikit meringankan beban mereka, khususnya menjelang bulan Ramadan. Setiap paket bantuan berisi bahan kebutuhan pokok, yakni beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, dan telur 5 butir. Ini mungkin tidak besar, tetapi semoga bisa membantu saudara-saudara kita yang sedang kesulitan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, persoalan pendangkalan muara sungai yang menghambat aktivitas kapal nelayan juga turut disoroti. Menanggapi hal itu, Faiz menyebut persoalan tersebut menjadi perhatian pemerintah dan memerlukan koordinasi dengan pihak provinsi.

Sementara itu, Ketua Himpunan Seluruh Nelayan Indonesia (HSNI) Batang Teguh Tarmojo mengatakan, nelayan saat ini menghadapi dua persoalan besar sekaligus, yakni cuaca ekstrem dan sedimentasi parah di alur Sungai Sambong yang menjadi jalur utama keluar masuk kapal.

“Sudah lebih dari satu bulan nelayan tidak bisa beraktivitas normal. Hujan deras menyebabkan pendangkalan sangat parah, sehingga kapal sulit melintas,” ungkapnya.

Teguh menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Batang atas bantuan yang diberikan kepada nelayan di tengah situasi sulit.

“Alur ini urat nadi kehidupan nelayan. Kami berharap penggunaan kapal keruk atau ekskavator bisa terus diefektifkan supaya pendangkalan tidak semakin parah,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 47
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 37
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 55
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 44
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 70
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mengawal ketat pendistribusian dan edukasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
27 Jul 2026 Jumadi 110