Batang - Viral di sejumlah media sosial jalan Kabupaten rusak parah di Kecamatan Subah, Camat Subah M Yasin membenarkan hal tersebut yang sudah selama setahun ini. Pemandangan lubang menganga dan genangan air bak kubangan kerbau kini menjadi santapan sehari-hari warga yang melintas.
Batang - Viral di sejumlah media sosial jalan Kabupaten rusak parah di Kecamatan Subah, Camat Subah M Yasin membenarkan hal tersebut yang sudah selama setahun ini. Pemandangan lubang menganga dan genangan air bak kubangan kerbau kini menjadi santapan sehari-hari warga yang melintas.
“Ruas jalan
Subah-Kedawung ini sejatinya merupakan urat nadi yang menghubungkan empat titik
penting: Desa Subah, Desa Gondang, Desa Kuripan, hingga Dukuh Kalisari di Desa
Kemiri Timur. Namun, kondisi di lapangan jauh dari kata layak,†katanya saat
ditemui di Kantornya, Kamis (5/2/2026).
Kerusakan paling
signifikan terpantau di jalur yang menghubungkan Desa Kuripan menuju Dukuh
Kalisari. Tak tanggung-tanggung, jalur sepanjang 3.000 meter tersebut kini
dalam kondisi memprihatinkan.
“Bagi warga sekitar,
melintasi jalan ini bukan lagi soal perjalanan biasa, melainkan uji nyali. Debu
tebal saat kemarau dan lumpur licin saat hujan membuat mobilitas ekonomi warga
terhambat,†jelasnya.
Menjadi
Isu Strategis 2027
M. Yasin menegaskan,
bahwa pihak kecamatan tidak tinggal diam melihat kondisi ini. Masalah
infrastruktur ini telah dibawa ke meja diskusi tingkat kabupaten untuk mencari
solusi jangka panjang.
“Kemarin pas Musrenbang
(Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Kecamatan, itu menjadi isu strategis
pembangunan tahun 2027,†ujar dia.
Meski telah masuk dalam
radar pembangunan, warga nampaknya masih harus bersabar menanti realisasi
perbaikan menyeluruh agar akses transportasi di wilayah Subah kembali normal
dan aman. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)