Bupati Batang Dorong Kemandirian Fiskal dan Perkuat Sinkronisasi Perencanaan APBD 2026

Selasa, 03 Februari 2026 Jumadi Dibaca 294 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Dorong Kemandirian Fiskal dan Perkuat Sinkronisasi Perencanaan APBD 2026
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, memberikan sambutan saat Rakor Pok di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menekankan pentingnya kemandirian fiskal daerah di tengah ketidakpastian transfer keuangan dari pemerintah pusat. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakor POK) I Terpadu APBD 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (3/2/2026).

Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menekankan pentingnya kemandirian fiskal daerah di tengah ketidakpastian transfer keuangan dari pemerintah pusat. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakor POK) I Terpadu APBD 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (3/2/2026).

Faiz menyebut, Kabupaten Batang memiliki peluang besar untuk menjadi daerah yang mandiri secara fiskal dibanding sejumlah daerah lain.

“Yang paling fundamental, di tengah ketidakpastian transfer keuangan daerah dari pusat, mau tidak mau Batang harus menjadi daerah yang mandiri secara fiskal. Kelebihan kita, Batang punya momentum itu. Probabilitas untuk menjadi mandiri ada, tinggal bagaimana mewujudkannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, peluang tersebut harus diiringi dengan perencanaan dan penganggaran yang semakin tertib dan terukur. Dalam forum tersebut, Faiz juga menyinggung masih adanya ketidaksinkronan data antara perencanaan dan pelaksanaan anggaran di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Menurut dia, proses perencanaan mulai dari tahap perumusan program di Bapperida, penyusunan KUA-PPAS, hingga penganggaran dan pelaksanaan harus berjalan dalam satu alur yang selaras.

“Memang masih ada beberapa kegiatan yang muncul di luar perencanaan. Ke depan, hal seperti itu kami harapkan tidak terjadi lagi,” tegasnya.

Ia menilai sinkronisasi lintas OPD menjadi kunci agar pelaksanaan program lebih efektif dan tidak menimbulkan persoalan di tengah tahun anggaran berjalan. Selain isu fiskal dan perencanaan, Faiz juga menyoroti perkembangan digitalisasi layanan pemerintahan dan komunikasi publik.

Faiz mengaku telah mendorong OPD lebih aktif memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan informasi kebijakan maupun kegiatan kepada masyarakat. Saya sudah minta sejak sekitar enam bulan lalu agar OPD aktif berkomunikasi terkait kegiatan dan kebijakan.

“Progresnya ada, meskipun masih lambat. Di sisi internal pemerintahan, sistem digitalisasi sudah menunjukkan kemajuan. Beberapa layanan seperti sistem pengaduan Lapor Mas Bup, digitalisasi pengukuran kinerja, hingga mekanisme penganggaran sudah berjalan lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” terangnya.

Alhamdulillah selama setahun ini banyak perbaikan. Dari sisi digitalisasi internal kita sudah cukup advance. Terkait penanganan aduan masyarakat melalui media sosial, Faiz memastikan sudah ada sistem pemantauan berbasis waktu (timeline) untuk menindaklanjuti setiap laporan.

“Kita punya timeline. Ketika ada laporan, langsung terlihat kapan dijawab, kapan diperbaiki. Kalau belum diperbaiki, kendalanya apa dan butuh waktu berapa lama. Sekarang sudah insyaallah tersistem dengan baik,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 51
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 64
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun 149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
Batang - Sebanyak 149 nelayan dari lima wilayah pesisir Kabupaten Batang mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Kelima wilayah tersebut yakni Desa Ujungnegoro, Desa Ponowareng, Desa Karanggeneng, Dukuh Roban Timur Desa Sengon, dan Dukuh Roban Barat Desa Kedungsegog. Penyerahan kepesertaan di Kantor Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 29
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.
22 Sep 2026 Jumadi 120
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp52 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas dan dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.
22 Sep 2026 Jumadi 111
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
Batang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang bergerak cepat menangani warga yang mengalami keluhan mengarah pada keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Posyandu di Desa Rowobelang, Kecamatan Batang. Sejumlah pasien mulai berdatangan ke RSUD Batang sejak Senin (2192026) malam hingga Selasa (2292026) dini hari.
22 Sep 2026 Jumadi 159