Murni Demi Kualitas Layanan, Empat Puskesmas di Batang Masuk Rencana Relokasi

Selasa, 03 Februari 2026 Jumadi Dibaca 607 kali Pembangunan Infrastruktur
Murni Demi Kualitas Layanan, Empat Puskesmas di Batang Masuk Rencana Relokasi
Camat Batang Luksono Pramudito mengatakan, Empat Puskesmas di Batang Masuk Rencana Relokasi.
Batang Wajah pelayanan kesehatan di Kecamatan Batang dipastikan bakal bersolek. Bukan sekadar renovasi kecil, Pemerintah Kecamatan Batang kini tengah serius menggodok rencana besar untuk merelokasi empat Puskesmas sekaligus ke lokasi yang lebih memadai.

Batang Wajah pelayanan kesehatan di Kecamatan Batang dipastikan bakal bersolek. Bukan sekadar renovasi kecil, Pemerintah Kecamatan Batang kini tengah serius menggodok rencana besar untuk merelokasi empat Puskesmas sekaligus ke lokasi yang lebih memadai.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Kondisi bangunan dan lokasi saat ini dinilai sudah "sesak" dan tidak lagi representatif untuk melayani kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Camat Batang Luksono Pramudito mengungkapkan, bahwa wacana pemindahan ini sebenarnya bukan barang baru. Namun, eksekusinya memerlukan ketelitian tinggi, terutama dalam memastikan legalitas dan kelayakan lahan pengganti agar tidak menabrak aturan.

“Betul, isu itu sudah muncul dari tahun sebelumnya. Hanya saja kita masih memastikan lahan penggantinya. Lahan harus tanah Pemda dan di luar Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B),” katanya saat ditemui di Kantornya, Selasa (3/2/2026).

Meski Pemerintah daerah sudah mengantongi beberapa titik lahan potensial, Luksono menegaskan bahwa tim tidak ingin terburu-buru. Setiap jengkal tanah harus diuji kesesuaiannya dengan standar baku fasilitas kesehatan, mulai dari luas bangunan, aksesibilitas warga, hingga ketersediaan kantong parkir.

“Apakah luasannya sudah memenuhi syarat berdirinya layanan Puskesmas, karena ada persyaratan khusus yang harus dipenuhi,” tegasnya.

Saat ini, seluruh Puskesmas di wilayah Kecamatan Batang total berjumlah empat unit masuk dalam daftar rencana relokasi. Luksono meluruskan bahwa rencana ini murni lahir dari semangat peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, bukan karena sengketa lahan atau masalah status tanah.

“Rencananya empat-empatnya kita relokasi kalau memungkinkan. Bukan karena status tanah, tapi karena memang sudah tidak representatif untuk pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Peta Rencana Perpindahan

Berdasarkan pemetaan awal, berikut adalah gambaran rencana pergeseran lokasi keempat Puskesmas tersebut:

 * Puskesmas Batang 1: Dari Proyonanggan Tengah direncanakan bergeser ke wilayah Sambong.

 * Puskesmas Batang 2: Diproyeksikan menempati kawasan sekitar MAN Batang.

 * Puskesmas Batang 3: Dari Cepokokuning direncanakan menuju lahan Pemda di Pasekaran.

 * Puskesmas Batang 4: Direncanakan berpindah ke area selatan GOR Batang.

Kendati peta jalan sudah mulai terlihat terang, masyarakat diminta bersabar. Hingga saat ini, proses pengkajian masih terus berjalan dinamis.

“Sekali lagi, ini masih perlu dikaji lagi, baik luasannya maupun status tanahnya. Untuk saat ini memang masih digodok dan mengarah ke pemindahan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 30
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 54
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 32
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 101
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 28
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 32