Sehari 70 Ton Aspal, Lubang Pantura BatangPemalang Dikebut

Senin, 02 Februari 2026 Jumadi Dibaca 332 kali Pembangunan Infrastruktur
Sehari 70 Ton Aspal, Lubang Pantura BatangPemalang Dikebut
Seorang pekerja membuat kerangka besi saat mengerjakan pengecoran jalan di Jalan Jenderal Sudirman Kabupaten Batang.
Batang - Jalur Pantai Utara (Pantura) ruas BatangPemalang terus menjadi fokus penanganan intensif Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa TengahDIY. Setiap hari, tujuh tim diterjunkan untuk menambal ratusan lubang yang muncul akibat cuaca ekstrem.

Batang - Jalur Pantai Utara (Pantura) ruas BatangPemalang terus menjadi fokus penanganan intensif Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa TengahDIY. Setiap hari, tujuh tim diterjunkan untuk menambal ratusan lubang yang muncul akibat cuaca ekstrem.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 PemalangPlelen Ridwan Umbara mengatakan, penanganan dilakukan secara masif demi menjaga kelancaran arus lalu lintas di salah satu jalur utama nasional tersebut.

“Setiap hari kami menerjunkan tujuh tim untuk menambal lubang jalan di sepanjang Pantura dari Batang sampai Pemalang,” katanya saat ditemui di Jalan Jenderal Sudirman Kabupaten Batang, Senin (2/2/2026).

Setiap tim dibekali satu dump truck berisi sekitar 10 ton aspal hotmix. Artinya, total aspal yang digunakan dalam sehari mencapai 70 ton. Dengan tujuh armada yang bergerak serentak, setiap hari total aspal yang kami gelontorkan mencapai 70 ton.

“Volume tersebut digunakan untuk menutup sekitar 180 titik kerusakan jalan setiap harinya. Penanganan dilakukan dengan metode sweeping atau penyisiran rutin, bukan hanya menunggu laporan Masyarakat,” jelasnya.

Namun, tantangan terbesar datang dari faktor cuaca. Hujan deras yang hampir turun setiap hari menyebabkan lubang baru terus bermunculan.

“Kalau bicara lahirnya lubang baru saat hujan, rata-rata di angka 160 lubang per hari,” ungkapnya.

Menurut dia, pekerjaan penambalan juga sangat bergantung pada kondisi cuaca karena aspal hotmix tidak bisa diaplikasikan saat permukaan jalan basah.

“Saat hujan deras, patching kami hentikan. Kami tunggu agak terang, kami keringkan, lalu kami tambal lagi,” tuturnya.

Ia mencontohkan, hujan yang turun selama tiga hari berturut-turut sempat mengganggu ritme kerja tim di lapangan. Mau menambal hujan lagi, mau menambal hujan lagi, jadi ritmenya terganggu.

Meski demikian, kondisi cuaca yang mulai membaik sejak akhir Januari membantu percepatan penanganan. Hingga awal Februari, sekitar 80 persen lubang di ruas BatangPemalang telah berhasil ditutup.

“Alhamdulillah cerah, tinggal 20 persen lubang jalan. Semoga cuaca cerah,” ujar dia.

Selain penambalan sementara, BBPJN juga menyiapkan perbaikan struktural di sejumlah titik krusial. Di antaranya pada KM 61 hingga KM 85, yang mulai dilapisi AC Binder sebagai lapisan pondasi sebelum diperkuat dengan rigid beton.

“Untuk KM 79 di wilayah Kecamatan Tulis sudah mulai kami rigid. Perhatian khusus juga diberikan di kawasan Penundan, tepatnya di sekitar KM 61. Kerusakan di titik tersebut dipicu adanya saluran air di bawah badan jalan yang merusak struktur dari dalam,” terangnya.

Untuk mengatasi persoalan itu, BBPJN menyiapkan penanganan jangka panjang berupa pembangunan sistem drainase baru.

“Nanti setelah Lebaran akan kami bikinkan drainase agar kerusakan tidak berulang,” tandasnya.

Saat ini, fokus utama BBPJN adalah memastikan kondisi jalan nasional tersebut mantap dan aman dilalui sebelum arus mudik Lebaran mendatang, meski harus berpacu dengan cuaca ekstrem yang sulit diprediksi. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 30
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 54
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 31
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 101
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 28
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 31