Banjir Lumpuhkan Pertanian Batang, 139 Hektare Sawah Dinyatakan Puso

Kamis, 29 Januari 2026 Jumadi Dibaca 1.060 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Banjir Lumpuhkan Pertanian Batang, 139 Hektare Sawah Dinyatakan Puso
Sejumlah sawah di Kabupaten Batang lumpuh karena terdampak banjir.
Batang Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Batang dalam beberapa pekan terakhir membawa duka bagi para petani. Ratusan hektare sawah dilaporkan terdampak banjir, bahkan sebagian besar di antaranya dipastikan gagal panen atau puso akibat rendaman air yang tak kunjung surut.

Batang Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Batang dalam beberapa pekan terakhir membawa duka bagi para petani. Ratusan hektare sawah dilaporkan terdampak banjir, bahkan sebagian besar di antaranya dipastikan gagal panen atau puso akibat rendaman air yang tak kunjung surut.

Berdasarkan data terbaru dari Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang per 23 Januari 2026, tercatat seluas 469 hektare areal sawah terdampak luapan air. Dari jumlah tersebut, kondisi yang paling memprihatinkan menimpa 139 hektare lahan yang dinyatakan puso.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dispaperta Batang Rini Diana Anggriani menjelaskan, bahwa tingginya intensitas hujan menjadi pemicu utama lumpuhnya aktivitas pertanian di beberapa wilayah.

“Ya, dampaknya, karena adanya curah hujan yang tinggi beberapa minggu ini. Hingga kemarin, ada 469 hektar areal sawah yang terdampak. Di mana dari 469 hektare yang terdampak ada sejumlah 139 hektar yang puso,” katanya saat ditemui di Kantornya, Kamis (29/1/2026).

Kondisi tanaman padi yang rata-rata masih berusia muda, antara 7 hingga 60 hari setelah tanam (HST), membuat daya tahannya sangat rentan.

Rini menyebutkan, durasi rendaman air yang mencapai hampir sepekan menjadi penyebab utama tanaman mati.

“Ini karena frekuensi curah hujan yang tinggi dan tanaman yang terendam selama lima sampai enam hari. Sehingga kalau curah hujan tinggi, terendam air, otomatis pola tanam dan daya tumbuhnya akan berkurang,” jelasnya.

Penetapan status puso ini pun tidak dilakukan sembarangan. Dispaperta menggandeng Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) untuk melakukan verifikasi lapangan yang akurat.

“Dan angka puso ini bukan kami yang menentukan, tetapi ada petugas POPT. Bencana ini ibarat sebuah musim yang muncul sehingga kita tidak bisa membendungnya,” terangnya.

Dari laporan kronologi yang masuk, wilayah Kecamatan Batang dan Kecamatan Kandeman menjadi titik terdampak paling luas. Hal ini diduga karena posisi geografis kedua wilayah tersebut yang berada di jalur aliran air dan luapan sungai.

“Di Kecamatan Kandeman, lahan yang puso mencapai 70 hektare, sementara di Kecamatan Batang tercatat 66 hektare. Beberapa desa seperti Desa Depok di Kandeman dan Desa Kasepuhan di Batang mengalami dampak rendaman yang cukup masif pada luas hamparan sawahnya,” ungkapnya.

Menghadapi situasi ini, pemerintah daerah tidak tinggal diam. Selain terus memantau luas lahan yang terdampak, Dispaperta telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melakukan pembersihan saluran irigasi guna mempercepat aliran air.

“Tapi paling tidak kita bisa memberikan arahan, mungkin saluran irigasinya yang terhambat. Kemarin juga kita mengadakan kegiatan prokasih (Program Kali Bersih) bersama DLH, artinya itu juga bentuk antisipasi yang luar biasa dari pemerintah untuk petani,” pungkasnya.

Berikut data singkat dampak banjir, Total areal terdampak: 469 Ha, Total areal puso (gagal panen): 139 Ha, Wilayah Terdampak: Kec. Batang, Kandeman, Gringsing, dan Banyuputih. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

238 Atlet Ramaikan Kejurda Karate-Do Gojukai Piala Kejari Batang 238 Atlet Ramaikan Kejurda Karate-Do Gojukai Piala Kejari Batang
238 Atlet Ramaikan Kejurda Karate-Do Gojukai Piala Kejari Batang
Batang - Gojukai Kabupaten Batang menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate-Do Gojukai Se-Jawa Tengah Piala Kejaksaan Negeri Batang di GOR Indoor Abirawa Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (662026). Kejuaraan tersebut diikuti ratusan atlet dari berbagai kabupatenkota di Jawa Tengah sebagai ajang pembinaan sekaligus seleksi menuju tingkat nasional.
06 Jun 2026 Jumadi 44
Maksimalkan Layanan SPMB, SMAN 1 Bandar Tetap Buka di Akhir Pekan Maksimalkan Layanan SPMB, SMAN 1 Bandar Tetap Buka di Akhir Pekan
Maksimalkan Layanan SPMB, SMAN 1 Bandar Tetap Buka di Akhir Pekan
Batang - Memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terus ditunjukkan oleh SMA Negeri 1 Bandar dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Meskipun memasuki akhir pekan, panitia SPMB tetap membuka layanan informasi dan pendaftaran bagi Calon Murid Baru (CMB) serta orang tua yang membutuhkan bantuan dalam proses pendaftaran.
06 Jun 2026 Jumadi 58
Tanam Mangrove, Upaya Undip Batang Lindungi Kawasan Pesisir Denasri Kulon Tanam Mangrove, Upaya Undip Batang Lindungi Kawasan Pesisir Denasri Kulon
Tanam Mangrove, Upaya Undip Batang Lindungi Kawasan Pesisir Denasri Kulon
Batang - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang, para Mahasiswa Prodi S1 Agribisnis Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) Undip kampus Batang ikut ambil bagian. Kegiatan tanam mangrove menjadi upaya pelestarian lingkungan di kawasan pesisir di Pesisir Pantai Desa Denasri Kulon, Kabupaten Batang, Sabtu (662026).
06 Jun 2026 Jumadi 49
Kwarcab Batang bersama FKBM Siapkan Even Spektakuler JAWARA Jateng Kwarcab Batang bersama FKBM Siapkan Even Spektakuler JAWARA Jateng
Kwarcab Batang bersama FKBM Siapkan Even Spektakuler JAWARA Jateng
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang bersama Dewan Pimpinan Daerah Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (DPD FKBM) menggelar rapat koordinasi. Tujuannya dalam rangka persiapan pelaksanaan Jumpa Apresiasi Warga Pendidikan Kesetaraan Jawa Tengah Tahun 2026 (JAWARA JATENG 2026), di SMPN 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (662026).
06 Jun 2026 Jumadi 41
Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah
Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Celapar, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jumat (562026). Saat ini, progres pemenuhan dokumen administrasi dan kesiapan lahan disebut telah mencapai hampir 100 persen.
05 Jun 2026 Jumadi 112
SMK Bintara Batang Tak Jadikan Nilai TKA Syarat SPMB 2026 SMK Bintara Batang Tak Jadikan Nilai TKA Syarat SPMB 2026
SMK Bintara Batang Tak Jadikan Nilai TKA Syarat SPMB 2026
Batang - Sekolah swasta di Kabupaten Batang mulai membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Salah satunya, SMK Bintara Batang yang menegaskan tidak menjadikan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai syarat penerimaan peserta didik baru.
05 Jun 2026 Jumadi 89