Bupati Batang Minta Anak Terdampak Longsor Tetap Belajar Meski Sekolah Ditutup

Rabu, 28 Januari 2026 Jumadi Dibaca 319 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Minta Anak Terdampak Longsor Tetap Belajar Meski Sekolah Ditutup
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (jaket kuning), meninjau warganya saat cek kesehatan di Desa Pranten,Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meminta kegiatan belajar mengajar bagi anak-anak terdampak bencana tanah longsor, tetap berjalan meski sekolah sementara ditutup. Hal itu disampaikan Faiz saat meninjau lokasi terdampak longsor di Dukuh Rejosari, Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (28/1/2026).

Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meminta kegiatan belajar mengajar bagi anak-anak terdampak bencana tanah longsor, tetap berjalan meski sekolah sementara ditutup. Hal itu disampaikan Faiz saat meninjau lokasi terdampak longsor di Dukuh Rejosari, Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (28/1/2026).

Ia mengatakan, sejak Jumat lalu Sekolah Dasar di wilayah tersebut diliburkan karena dampak longsor dan faktor keselamatan. Saya titip Pak Kades, sementara jangan sampai pelajarannya kosong. Tolong dipanggil kepala sekolahnya, kalau bisa manfaatkan kantor desa, musala, atau masjid sebagai areal belajar mengajar sementara.

Menurut dia, langkah darurat itu penting agar anak-anak tidak tertinggal pelajaran selama proses pembersihan material longsor dan pemulihan akses menuju sekolah berlangsung.

“Pemerintah daerah berharap aktivitas belajar di ruang kelas dapat kembali normal dalam waktu dekat, seiring prakiraan cuaca yang mulai membaik. Insyaallah minggu depan, berdasarkan BMKG, intensitas hujan sudah melandai. Harapannya nanti sudah benar-benar cerah dan bisa kembali ke kelas,” jelasnya.

Namun, selama kondisi belum memungkinkan, ia menegaskan agar guru tetap memantau kegiatan belajar siswa, baik melalui pembelajaran di rumah maupun pemanfaatan fasilitas umum.

“Kalau terpaksa di rumah tetap harus dikontrol oleh para guru. Tapi opsi terbaiknya sebenarnya memanfaatkan kantor desa, masjid, dan musala sebagai ruang belajar mengajar. Dulu kita juga biasa belajar di tempat-tempat ibadah,” tegasnya.

Selain soal pendidikan, Faiz juga menyinggung upaya mitigasi bencana jangka panjang. Ia menyebut Pemkab Batang sebenarnya sudah memiliki peta wilayah rawan longsor dengan kategori potensi tinggi, sedang, dan rendah.

“Kita sudah punya peta areal yang potensi longsor. Tetapi tentu yang perlu diwaspadai, masyarakat harus selalu dalam kondisi waspada saat musim hujan seperti ini,” terangnya.

Ia menambahkan, secara tata ruang, kawasan yang memiliki potensi longsor tinggi seharusnya tidak diperuntukkan sebagai permukiman.

“Tata ruang seharusnya memang tidak pernah memberikan izin kepada areal yang berpotensi longsor sebagai areal hunian. Nanti ini akan kita cek lagi,” pungkasnya.

Pemerintah daerah memastikan pemantauan kondisi lapangan terus dilakukan, sekaligus mendorong percepatan pemulihan pasca-bencana agar aktivitas warga, termasuk pendidikan anak-anak, bisa segera kembali normal. (MC Batang, Jateng/Roza/Siska)

Berita Lainnya

Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 63
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 75
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun 149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
Batang - Sebanyak 149 nelayan dari lima wilayah pesisir Kabupaten Batang mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Kelima wilayah tersebut yakni Desa Ujungnegoro, Desa Ponowareng, Desa Karanggeneng, Dukuh Roban Timur Desa Sengon, dan Dukuh Roban Barat Desa Kedungsegog. Penyerahan kepesertaan di Kantor Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 49
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.
22 Sep 2026 Jumadi 127
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp52 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas dan dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.
22 Sep 2026 Jumadi 118
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
Batang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang bergerak cepat menangani warga yang mengalami keluhan mengarah pada keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Posyandu di Desa Rowobelang, Kecamatan Batang. Sejumlah pasien mulai berdatangan ke RSUD Batang sejak Senin (2192026) malam hingga Selasa (2292026) dini hari.
22 Sep 2026 Jumadi 177