Ribuan Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpol PP Batang

Selasa, 27 Januari 2026 Jumadi Dibaca 993 kali Hukum
Ribuan Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpol PP Batang
Sejumlah petugas Satpol PP Batang berhasil mengamankan rokok ilegal di beberapa Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Entah sudah berapa kali Satpol PP bersama Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya menyisir sudut-sudut wilayah dalam Operasi Bersama Pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal. Namun, peredaran rokok tanpa pita cukai resmi seolah masih mencoba mencuri celah di Kabupaten Batang.

Batang - Entah sudah berapa kali Satpol PP bersama Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya menyisir sudut-sudut wilayah dalam Operasi Bersama Pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal. Namun, peredaran rokok tanpa pita cukai resmi seolah masih mencoba mencuri celah di Kabupaten Batang.

Kepala Satpol PP Batang Haryono mengatakan, tim dibagi menjadi dua kelompok besar, bergerak senyap menuju target yang sebelumnya telah dipetakan oleh tim pengumpul informasi (Pulinfo). Sasarannya bukan gudang besar, melainkan warung-warung kelontong 24 jam yang sering kali menjadi ujung tombak peredaran rokok ilegal kepada masyarakat umum.

“Kegiatan ini didasari oleh Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai dan regulasi terkait penggunaan DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau),” katanya saat ditemui di Kantornya, Selasa (27/1/2026).

Haryono menyebutkan, di lokasi pertama, Kelurahan Kasepuhan, petugas mendapati pemandangan yang cukup mengejutkan. Tanpa rasa cemas, ribuan batang rokok ilegal dari berbagai merek seperti SMITH, Manchester, ORIS, Marbol, BONTE, hingga JIMBUN terpampang nyata di etalase toko dan di dalam dus.

Tak kurang dari 2.360 batang rokok disita dari titik ini.

“Perjalanan berlanjut ke Kelurahan Proyonanggan Selatan. Modusnya serupa: dijual bebas di warung kelontong. Di sini, petugas kembali mengamankan 1.940 batang rokok ilegal dengan merek yang hampir seragam. Jika ditotal, dalam satu hari operasi, sebanyak 4.300 batang rokok berhasil "diselamatkan" dari peredaran gelap,” jelasnya.

Tak hanya sekadar menyita, petugas juga melakukan tindakan preventif. Stiker bertuliskan "GEMPUR ROKOK ILEGAL" ditempelkan di setiap kios yang dilalui. Langkah ini diambil agar masyarakat lebih sadar akan kerugian negara yang ditimbulkan oleh rokok-rokok tak berizin tersebut.

Bagi para penjual, hari itu menjadi pelajaran mahal. Mereka beserta barang bukti langsung dibawa oleh tim KPP Bea Cukai Pabean C Tegal untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sanksi administrasi pun dijatuhkan di tempat.

 * Warung Pertama: Dikenakan denda sebesar Rp5.343.000,00.

 * Warung Kedua: Dikenakan denda sebesar Rp4.394.000,00.

“Total denda senilai Rp9.737.000,00 pun langsung masuk ke kas negara. Operasi ini melibatkan kekuatan penuh dari lintas instansi, mulai dari Satpol PP, Polres Batang, Kodim 0736/Batang, Kejaksaan Negeri, hingga Bagian Perekonomian & SDA Setda Kabupaten Batang,” pungkasnya.

Operasi gabungan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap peredaran barang ilegal yang merugikan pembangunan daerah. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 20
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 30
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 18
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 80
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 18
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 23