Putus Rantai Talasemia, Pelajar SMAN 1 Bandar Diedukasi POPTI Batang

Jumat, 23 Januari 2026 Jumadi Dibaca 753 kali Kesehatan
Putus Rantai Talasemia, Pelajar SMAN 1 Bandar Diedukasi POPTI Batang
POPTI Cabang Batang menggelar Goes To School di SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang.
Batang - Kecamatan Bandar kini menjadi sorotan utama dalam penanganan talasemia di Kabupaten Batang. Bukan tanpa alasan, wilayah ini mencatatkan angka kasus tertinggi, yakni 13 anak dari total 42 penyandang talasemia di seluruh kabupaten.

Batang - Kecamatan Bandar kini menjadi sorotan utama dalam penanganan talasemia di Kabupaten Batang. Bukan tanpa alasan, wilayah ini mencatatkan angka kasus tertinggi, yakni 13 anak dari total 42 penyandang talasemia di seluruh kabupaten.

Angka ini menjadi alarm bagi para praktisi kesehatan untuk bergerak lebih masif ke akar rumput, khususnya menyasar generasi muda.

Menyikapi hal tersebut, Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggelar aksi "POPTI Go to School" di SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Jumat (23/1/2026). Langkah ini merupakan bagian dari misi besar mewujudkan Batang Zero Talasemia.

Memilih Jodoh Bukan Sekadar Cinta

Suasana ruang sosialisasi terasa hidup saat dua pakar dari RSUD Kalisari Batang, dokter anak Tan Evi Susanti dan dokter penyakit dalam Ibnu Mas'ud memaparkan materi.

Tan Evi Susanti mengatakan, fokus utama mereka adalah memberikan pemahaman bahwa talasemia bukan penyakit menular, melainkan penyakit genetika yang bisa dicegah lewat pilihan pasangan hidup.

“Edukasi ini sangat bermanfaat, karena memang Kecamatan Bandar merupakan kasus tertinggi talasemia di Batang. Jadi remaja kita bisa tahu bagaimana memilih pasangan hidup. Semoga penurunan angka talasemia makin nyata karena mereka bisa memilih pasangan yang minimal normal dengan pembawa sifat sebelumnya,” jelasnya.

Ia pun mengapresiasi antusiasme para siswa yang aktif saat sesi tanya jawab. Menurutnya, pemahaman siswa sudah sangat matang mengenai cara menentukan langkah jika nantinya mereka bertemu pasangan yang juga sesama pembawa sifat (carrier).

Senada dengan, Ibnu Mas'ud menekankan pentingnya edukasi tematik mengenai risiko kelahiran anak dengan talasemia mayor.

“Bahwa jika sesama pembawa sifat menikah, ada risiko sebesar 25% setiap kehamilan untuk melahirkan anak dengan talasemia mayor yang membutuhkan transfusi darah seumur hidup,” ungkapnya.

Satu-satunya jalan keluar yang paling efektif adalah melalui Skrining Hb Elektroforesis sejak duduk di bangku SMP atau SMA. Tes darah ini berfungsi mendeteksi hemoglobin abnormal yang tidak terlihat secara kasat mata, sehingga mata rantai genetik ini bisa diputus sejak dini sebelum pacaran atau menikah.

Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini. Pembina PMR SMAN 1 Bandar Tegar Sulistya Sasongko berharap, para anggotanya tidak hanya menyerap ilmu untuk diri sendiri, tetapi juga menjadi perpanjangan tangan informasi keteman sekolahnya dan masyarakat.

“Kami berharap anak-anak PMR bisa menjadi relawan untuk memutus mata rantai bayi lahir dengan talasemia. Sebarkan ilmu yang didapat kepada teman, keluarga, dan tetangga agar mereka paham,” harapnya.

Sementara itu, Ketua POPTI Cabang Batang Nety Widjayanti mengungkapkan, bahwa kunjungan ke sekolah ini adalah yang pertama kalinya dilakukan.

Ia merasa perlu membedah data nasional yang kini mencapai 13.939 kasus, di mana Batang menyumbang 42 penyandang (15 dewasa dan 27 anak-anak).

“Tujuan kami jelas, memberikan pemahaman agar penyakit genetik ini bisa terputus. Melalui edukasi ke sekolah, kita menyiapkan generasi yang lebih sadar kesehatan demi masa depan Batang yang lebih baik,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 27
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 28
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 41
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 26
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 43
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mengawal ketat pendistribusian dan edukasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
27 Jul 2026 Jumadi 96