Ancaman Anemia di Balik Segarnya Minuman Kekinian

Rabu, 21 Januari 2026 Jumadi Dibaca 734 kali Kesehatan
Ancaman Anemia di Balik Segarnya Minuman Kekinian
Ketua DPC Persagi Batang Inayati mengungkapkan, Ancaman Anemia di Balik Segarnya Minuman Kekinian.
Batang Di tengah teriknya cuaca, godaan es teh jumbo yang dijajakan di pinggir jalan memang sulit ditampik. Harganya murah, porsinya melimpah. Namun, di balik kesegaran yang ditawarkan, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Cabang Batang memberikan lampu kuning, terutama bagi para remaja putri.

Batang Di tengah teriknya cuaca, godaan es teh jumbo yang dijajakan di pinggir jalan memang sulit ditampik. Harganya murah, porsinya melimpah. Namun, di balik kesegaran yang ditawarkan, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Cabang Batang memberikan lampu kuning, terutama bagi para remaja putri.

Ketua DPC Persagi Batang Inayati mengungkapkan, kekhawatirannya saat melakukan sosialisasi edukasi gizi di SMPN 4 Batang, menurutnya tren konsumsi es teh manis yang berlebihan dapat berdampak serius pada kesehatan jangka panjang siswa.

Penghambat Zat Besi dan Risiko Anemia

“Masalah utama bukan sekadar pada kadar gula yang tinggi, melainkan sifat teh yang mampu menghambat penyerapan zat penting dalam tubuh. Hal ini menjadi krusial bagi siswi SMP yang mulai memasuki fase menstruasi,” katanya saat ditemui di SMPN 4 Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21/1/2026).

Kalau sesuai ilmu yang kami peroleh, es teh itu untuk siswa-siswi, terutama siswi, remaja putri, itu kurang bagus. Karena anak-anak SMP itu kan biasanya sudah mulai menstruasi ya.

Ia menjelaskan bahwa saat menstruasi, tubuh kehilangan banyak darah. Jika tidak diimbangi dengan asupan gizi seimbang, risiko anemia atau kurang darah mengintai.

“Minuman teh itu salah satu penghambat proses penyerapan zat besi di dalam tubuh. Kalau kita imbangi dengan minum teh, itu justru tidak akan meningkatkan Hemoglobin (HB) atau tidak akan bisa menyembuhkan anemia, tapi justru malah memperparah,” jelasnya.

Sebagai alternatif, ia menyarankan siswa beralih ke air putih atau minuman kaya vitamin C seperti es jeruk yang justru membantu penyerapan zat besi.

Bukan Hanya Es Teh, Seblak Juga Disorot

Selain tren minuman jumbo, makanan populer seperti seblak juga tak luput dari perhatian ahli gizi. Inayati menyebut seblak memang mengenyangkan, namun secara komposisi belum bisa dikatakan sebagai makanan sehat yang komplit.

“Bukannya kurang bergizi, tapi kurang bergizinya karena komposisi zat gizinya belum komplit. Itu kan lebih banyak karbonya dan rendah serat. Padahal kita kan makan harus mencukupi protein, karbohidrat, vitamin, mineral, dan sebagainya,” terangnya.

Tantangan Gizi dan Pola Asuh di Batang

“Persagi Batang saat ini terus bergerak melakukan pendampingan, terutama pada satuan penyedia makanan bergizi gratis di sekolah-sekolah. Namun, Inayati mengakui bahwa tantangan terbesar gizi di Kabupaten Batang masih berada pada level balita dan pola asuh orang tua,” ungkapnya.

Berdasarkan pengalamannya bertugas di Puskesmas, status gizi balita seringkali fluktuatif. Berat badan anak cenderung naik saat mendapat intervensi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal, namun kembali turun setelah program berakhir.

“Mungkin porsinya pendekatan ke orang tua, karena juga terkait dengan status ekonomi. Kalau parenting, kita selalu rutin di kegiatan kelas ibu balita dan edukasi di Posyandu,” pungkasnya.

Melalui edukasi ke sekolah-sekolah ini, Persagi berharap generasi muda Batang lebih bijak dalam memilih jajanan, agar pertumbuhan mereka tidak terhambat oleh tren konsumsi yang hanya nikmat di lidah namun minim manfaat. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 12
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 41
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 31
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 39
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 34
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Kabupaten Batang bersiap mencatatkan namanya dalam peta industri maritim nasional. Tak hanya fokus pada penanganan rob melalui proyek tanggul laut raksasa Giant Sea Wall (GSW), wilayah ini diproyeksikan menjadi rumah bagi salah satu galangan kapal terbesar di Pulau Jawa.
08 Apr 2026 Jumadi 77