Ketua TP Posyandu Dorong Transformasi Posyandu Jadi Layanan Terpadu 6 SPM

Senin, 19 Januari 2026 Jumadi Dibaca 335 kali Acara Pimpinan Daerah
Ketua TP Posyandu Dorong Transformasi Posyandu Jadi Layanan Terpadu 6 SPM
Ketua Tim Pembina Posyandu Batang Faelasufa Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Strategis (Renstra) Posyandu 6 SPM, di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Tim Pembina Posyandu Kabupaten Batang mendorong transformasi Posyandu agar tidak lagi dipahami sebatas layanan kesehatan balita, melainkan menjadi simpul pelayanan dasar terintegrasi yang mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Pembina Posyandu Batang Faelasufa Faiz Kurniawan, dalam kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Strategis (Renstra) Posyandu 6 SPM, di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (19/1/2026).

Batang - Tim Pembina Posyandu Kabupaten Batang mendorong transformasi Posyandu agar tidak lagi dipahami sebatas layanan kesehatan balita, melainkan menjadi simpul pelayanan dasar terintegrasi yang mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Pembina Posyandu Batang Faelasufa Faiz Kurniawan, dalam kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Strategis (Renstra) Posyandu 6 SPM, di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (19/1/2026).

“Posyandu tidak boleh lagi dipandang sempit hanya sebagai tempat penimbangan balita atau imunisasi. Hari ini, Posyandu harus bertransformasi menjadi delivery system pelayanan dasar di tingkat desa dan kelurahan,” jelasnya.

Transformasi Posyandu merupakan bagian dari upaya besar Pemkab Batang untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat hingga ke pelosok desa. Posyandu harus menjadi kanal utama pelayanan di bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan sosial.

“Setiap kebutuhan dan keluhan warga tidak boleh berhenti di meja Posyandu, tetapi harus masuk ke dalam sistem pemerintah dan ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait,” tegasnya.

Faelasufa juga menekankan pentingnya keselarasan kerja antara kader Posyandu dan perangkat daerah agar pelayanan berjalan disiplin, terpantau, dan transparan.

“Kolaborasi adalah harga mati. Tidak boleh ada ego sektoral, karena kepentingan masyarakat harus diutamakan. Dengan sistem komando yang jelas dan kerja kolaboratif, Posyandu di Batang akan menjadi ujung tombak pelayanan dasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono menyampaikan, Pemkab Batang pasti akan mendukung program yang telah diusulkan oleh TP Posyandu Batang untuk memenuhi 6SPM Posyandu.

“Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Batang akan membangun sistem komando yang terstruktur, dengan Posyandu sebagai pintu masuk layanan, Tim Pengurus Harian sebagai pengendali teknis, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai penanggung jawab tindak lanjut,” ujar dia.

Ia berharap, Renstra Posyandu 6 SPM yang tengah disusun tidak berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi benar-benar menjadi panduan operasional dalam pengelolaan pelayanan dasar di Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 64
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 81
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun 149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
Batang - Sebanyak 149 nelayan dari lima wilayah pesisir Kabupaten Batang mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Kelima wilayah tersebut yakni Desa Ujungnegoro, Desa Ponowareng, Desa Karanggeneng, Dukuh Roban Timur Desa Sengon, dan Dukuh Roban Barat Desa Kedungsegog. Penyerahan kepesertaan di Kantor Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 56
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.
22 Sep 2026 Jumadi 128
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp52 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas dan dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.
22 Sep 2026 Jumadi 120
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
Batang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang bergerak cepat menangani warga yang mengalami keluhan mengarah pada keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Posyandu di Desa Rowobelang, Kecamatan Batang. Sejumlah pasien mulai berdatangan ke RSUD Batang sejak Senin (2192026) malam hingga Selasa (2292026) dini hari.
22 Sep 2026 Jumadi 185