Banjir Surut, Warga Klidang Mulai Terserang Penyakit Kulit

Sabtu, 17 Januari 2026 Jumadi Dibaca 544 kali Kesehatan
Banjir Surut, Warga Klidang Mulai Terserang Penyakit Kulit
Salah satu petugas Puskesmas Batang 2 (kiri), memberikan obat gatal berupa salep kepada warga terdampak banjir di Desa Klidang Lor, Kabupaten Batang.
Batang - Pasca dilanda banjir empat hari berturut-turut warga Desa Klidang Lor dan Klidang Wetan mulai terserang infeksi kulit karena iritasi diakibatkan kaki yang tergenang air cukup lama. Petugas kesehatan Puskesmas Batang 2 segera terjun untuk melakukan pemeriksaan dan membagikan salep untuk mencegah penyebaran infeksi ke sejumlah warga terdampak banjir.

Batang - Pasca dilanda banjir empat hari berturut-turut warga Desa Klidang Lor dan Klidang Wetan mulai terserang infeksi kulit karena iritasi diakibatkan kaki yang tergenang air cukup lama. Petugas kesehatan Puskesmas Batang 2 segera terjun untuk melakukan pemeriksaan dan membagikan salep untuk mencegah penyebaran infeksi ke sejumlah warga terdampak banjir.

Kepala Puskesmas Batang 2 Munawaroh membenarkan sebanyak 20 warga di dua desa tersebut mengalami infeksi pada kulit khususnya kaki karena selama beberapa hari kulit kontak langsung dengan air yang terkontaminasi kotoran.

“Kami bagikan salep untuk mengurangi infeksi kepada 20 warga yang terindikasi kakinya mengalami gatal-gatal,” katanya, saat membagikan salep di Desa Klidang Lor, Kabupaten Batang, Sabtu (17/1/2026).

Dari hasil pemeriksaan kesehatan, mayoritas warga selain mengalami gatal-gatal, juga menderita diare akibat lingkungan yang tidak higienis.

“Kami lakukan pemeriksaan langsung kepada warga yang terdampak langsung dari banjir yang melanda empat hari ini. Selain itu, pihaknya menyiapkan petugas yang disiagakan di posko kesehatan apabila dibutuhkan dalam penanganan terdampak banjir. Kami juga akan menambah stok obat khususnya untuk menangani warga dengan gejala gatal-gatal,” jelasnya.

Petugas Puskesmas Batang 2 pun telah siaga di Balai Desa Klidang Lor dan Poliklinik Kesehatan Desa, untuk membantu pemeriksaan kesehatan bagi para warga terdampak banjir.

Salah satu warga, Ana yang terserang kutu air mengaku terbantu dengan pembagian obat salep untuk mengurangi gatal di kulit kaki. Pasalnya, sudah empat hari rumahnya terendam air, hingga mengakibatkan terserang gatal akibat kutu air.

“Ini dapat salep langsung dipakai karena dari kemarin sudah gatal-gatal. Banjirnya dari kemarin hampir 1 meter, alhamdulillah sudah mulai surut,” ungkapnya.

Senada, dengan Santi yang juga menerima obat salep menuturkan meski banjir saat ini mulai surut, namun air akan kembali datang dengan ketinggian hingga satu meter, mulai petang.

“Ya sekarang sudah mulai surut, tapi biasanya kalau habis Isya' air tinggi lagi sampai masuk ke dalam rumah,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar
DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar
Batang - Polemik keberadaan pedestrian di depan Indomaret Fres, Alun-Alun Batang, akhirnya mendapat perhatian serius dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang.
25 Mei 2026 Jumadi 63
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak kurban.
25 Mei 2026 Jumadi 79
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Batang. Salah satunya di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang, Senin (2552026), yang mulai dipadati calon pembeli meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.
25 Mei 2026 Jumadi 193
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan dukungan dan harapan besar bagi Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar yang saat ini sedang mendapatkan penilaian langsung untuk meraih Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Jateng. Wakil Bupati Batang Suyono mamastikan, apabila setelah dilakukan visitasi, sesuai dengan data, tentu nilai yang murni akan didapat berkat kerja keras yang mengedepankan integritas.
25 Mei 2026 Jumadi 69
Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian
Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mendesak pihak manajemen Indomaret Fresh segera mengembalikan fungsi pedestrian dan trotoar di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Alun-Alun Batang, setelah area tersebut menuai keluhan masyarakat dan menjadi sorotan di media sosial.
25 Mei 2026 Jumadi 62
Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar
Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar
Batang - Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar, berupaya memenuhi layanan literasi dengan kelengkapan fasilitas hingga diminati warga untuk memenuhi kebutuhan literasi maupun pelatihan kewirausahaan. Saat ini, perpustakaan tersebut masuk enam besar dan menjalani visitasi penilaian langsung dari tim juri Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Jawa Tengah.
25 Mei 2026 Jumadi 68