Polemik Relokasi PKL di Batang, Jangan Jadikan Alasan Ekonomi untuk Langgar Aturan

Rabu, 14 Januari 2026 Jumadi Dibaca 385 kali Acara Pimpinan Daerah
Polemik Relokasi PKL di Batang, Jangan Jadikan Alasan Ekonomi untuk Langgar Aturan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, Polemik Relokasi PKL di Batang, Jangan Jadikan Alasan Ekonomi untuk Langgar Aturan.
Batang Benarkah geliat ekonomi di Kabupaten Batang sedang lesu? Pertanyaan ini memicu perdebatan hangat antara para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang merasa kesulitan dengan data yang dikantongi pemerintah daerah. Di tengah upaya penertiban ruang publik, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menepis anggapan bahwa daya beli masyarakat tengah menurun.

Batang Benarkah geliat ekonomi di Kabupaten Batang sedang lesu? Pertanyaan ini memicu perdebatan hangat antara para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang merasa kesulitan dengan data yang dikantongi pemerintah daerah. Di tengah upaya penertiban ruang publik, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menepis anggapan bahwa daya beli masyarakat tengah menurun.

Ia menyoroti fenomena di lapangan dimana jumlah pedagang justru semakin menjamur, yang menurutnya menjadi bukti nyata bahwa perputaran uang di Batang masih sangat sehat.

Ketegangan muncul saat petugas meminta PKL yang berjualan di trotoar untuk pindah. Banyak pedagang mengeluh dengan alasan ekonomi sedang sulit. Namun, Bupati Faiz memiliki sudut pandang berbeda.

“Jika ada yang bilang PKL di trotoar misalnya kita minta pindah karena berjualan bukan di tempatnya bilang 'Pak ekonomi lagi lesu malah dodolan diangel-angel' (jualan dipersulit), salah besar,” katanya, saat ditemui di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (14/1/2026).

Ia menambahkan, logika ekonomi sederhana menunjukkan hal yang sebaliknya. Kalau memang ekonomi lesu, maka PKL-nya tutup saja. Pada kenyataannya PKL semakin meningkat.

Meski mendukung penuh pertumbuhan UMKM, Faiz menegaskan bahwa ketertiban fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) tetap menjadi prioritas agar fungsi kota tidak terganggu.

“Bukan tanpa dasar, ini dibuktikan oleh angka statistik yang menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Salah satu indikator utamanya adalah kenaikan pengeluaran per kapita masyarakat Batang yang mencapai Rp11.424.000,00,” jelasnya.

Angka ini naik cukup drastis dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka Rp10.919.000,00. Selain itu, investasi di Batang juga dilaporkan tumbuh signifikan hingga lebih dari 30 persen.

Bupati Faiz mengajak masyarakat melihat kondisi ini secara rasional. Menurutnya, mustahil konsumsi masyarakat meningkat jika mereka tidak memiliki uang atau pekerjaan.

“Belanja meningkat itu nek ora nduwe duit (kalau tidak punya uang) kira-kira rasional atau nggak? Ya nggak rasional. Wong belanjanya tambah kok nggak punya duit,” ungkapnya.

Bagi Faiz, peningkatan belanja ini adalah efek domino dari terserapnya tenaga kerja di sektor industri dan pabrik di Batang.

“Belanjanya nambah berarti duitnya nambah. Duitnya nambah berarti yang semula tidak punya pekerjaan jadi punya pekerjaan. Yang semula dagangannya sepi sekarang ramai,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 71
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 84
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun 149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
Batang - Sebanyak 149 nelayan dari lima wilayah pesisir Kabupaten Batang mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Kelima wilayah tersebut yakni Desa Ujungnegoro, Desa Ponowareng, Desa Karanggeneng, Dukuh Roban Timur Desa Sengon, dan Dukuh Roban Barat Desa Kedungsegog. Penyerahan kepesertaan di Kantor Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 59
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.
22 Sep 2026 Jumadi 129
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp52 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas dan dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.
22 Sep 2026 Jumadi 121
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
Batang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang bergerak cepat menangani warga yang mengalami keluhan mengarah pada keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Posyandu di Desa Rowobelang, Kecamatan Batang. Sejumlah pasien mulai berdatangan ke RSUD Batang sejak Senin (2192026) malam hingga Selasa (2292026) dini hari.
22 Sep 2026 Jumadi 195