Hidup Berdampingan dengan Longsor, BPBD Batang Terus Edukasi Warga Pranten

Selasa, 13 Januari 2026 Jumadi Dibaca 316 kali Lingkungan
Hidup Berdampingan dengan Longsor, BPBD Batang Terus Edukasi Warga Pranten
Kepala BPBD Batang Wawan Nurdiansyah menyampaikan, BPBD Batang Terus Edukasi Warga Pranten.
Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang terus memperkuat upaya mitigasi bencana tanah longsor di wilayah rawan, salah satunya di Desa Pranten, Kecamatan Bawang. Edukasi kepada masyarakat menjadi langkah utama untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim hujan.

Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang terus memperkuat upaya mitigasi bencana tanah longsor di wilayah rawan, salah satunya di Desa Pranten, Kecamatan Bawang. Edukasi kepada masyarakat menjadi langkah utama untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim hujan.

Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah mengatakan, bahwa wilayah pegunungan seperti Pranten memiliki potensi bencana yang cukup tinggi, sehingga masyarakat perlu dibekali pemahaman agar mampu hidup berdampingan dengan ancaman bencana.

“Relokasi memang menjadi solusi paling ideal bagi warga yang tinggal di zona rawan longsor. Namun, dalam praktiknya tidak mudah karena ada keterikatan dengan tanah kelahiran dan sumber penghidupan,” katanya saat ditemui di Kantor BPBD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13/1/2026).

Sebagai alternatif, BPBD mendorong masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tanda-tanda alam, seperti munculnya retakan tanah atau perubahan kondisi lingkungan. Edukasi ini terus dilakukan agar warga dapat mengambil langkah cepat sebelum bencana terjadi.

Wawan menyebut, di Dukuh Rejosari, Desa Pranten, terdapat sekitar delapan kepala keluarga (KK) yang secara mandiri memilih mengungsi ke rumah kerabat saat puncak musim hujan. Mereka kembali ke rumah masing-masing ketika kondisi dinilai lebih aman pada musim kemarau.

“Ini bentuk kesadaran masyarakat yang patut diapresiasi. Mereka sudah memahami risiko dan tahu kapan harus mengungsi,” jelasnya.

Selain edukasi, BPBD Kabupaten Batang juga mendorong pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di setiap desa sebagai upaya meningkatkan kemandirian masyarakat dalam menghadapi bencana.

“Destana dilengkapi dengan berbagai dokumen dan perangkat pendukung, mulai dari relawan tingkat desa, peta kerawanan bencana, data warga yang tinggal di zona rawan, hingga penentuan titik kumpul dan jalur evakuasi,” terangnya.

Saat ini, dari total 248 desa dan kelurahan di Kabupaten Batang, baru sekitar 90 hingga 100 desa atau sekitar 40 persen yang telah membentuk Destana.

“Pembentukan Destana tersebut didorong menggunakan anggaran mandiri dari Dana Desa, dengan koordinasi lintas instansi, termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades),” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, BPBD Kabupaten Batang juga menyalurkan bantuan logistik untuk melengkapi posko Destana di Desa Pranten. Bantuan tersebut berupa dua matras, dua terpal, dan dua velbed (tempat tidur lipat).

“Selain itu, BPBD juga mengaktifkan dan mengatur ulang frekuensi handy talky (HT) sebagai sarana komunikasi darurat, mengingat keterbatasan sinyal telepon seluler di wilayah tersebut. Komunikasi menjadi sangat penting saat kondisi darurat. HT ini menjadi andalan karena sinyal provider di sana sangat terbatas,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 67
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 68
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 91
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 64
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 56
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Batang - Momentum libur sekolah membawa berkah bagi destinasi wisata alam Curug Genting di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, dengan rata-rata mencapai sekitar 100 orang per hari.
09 Jul 2026 Jumadi 34