Batang - Kabupaten Batang sukses mencapai target swasembada beras sebesar 8,5 persen atau 170 ribu ton gabah kering sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto pada lahan produktif di sepanjang jalur Pantura.
Batang - Kabupaten Batang sukses mencapai target swasembada beras sebesar 8,5 persen atau 170 ribu ton gabah kering sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto pada lahan produktif di sepanjang jalur Pantura.
Tak
sampai di situ, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang bersama Badan
Perakitan Modernisasi Pertanian mulai menyiapkan program lanjutan dengan
mengoptimalkan lahan terdampak rob, seluas 530,29 hektar di Kecamatan Batang
dan Kandeman dengan menanam padi jenis Biosalin.
Kepala
Dispaperta Batang Sutadi Ronodipuro bersama tim sedang mempersiapkan metode
yang tepat sebagai solusi penanganan lahan terdampak rob. Hal tersebut untuk
mendukung penambahan luasan lahan tanam dan produksi.
“Sudah
20 hari ini kami sudah mengujicoba padi jenis Biosalin di Kelurahan Kasepuhan
seluas 1 hektar yang didukung Badan Perakitan Modernisasi Pertanian dan Badan
Riset Inovasi Nasional. Semoga di masa panen nanti berdampak positif yang
siginifikan, yang rencananya akan disebarluaskan ke lahan petani terdampak rob,â€
tegasnya, saat ditemui di Kantor Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Jumat
(9/1/2026).
Perlu
diketahui, sebelum terdampak rob, lahan tersebut menghasilkan panen hingga 10
ton gabah per hektar. Jika capaian panennya nanti bisa 50 persen, tentu sangat
menggembirakan bagi petani. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)