Batang - Ratusan pelajar akhirnya menunjukkan kemampuannya usai digembleng para prajurit Kodim 0736 dalam program retret empat hari yang diinisiasi para pendidik SMK Bhakti Praja Batang. Tiap kelompok menunjukkan aksinya dalam kemampuan baris berbaris, yel-yel di hadapan para juri, untuk menjadi penampil terbaik.
Batang - Ratusan pelajar akhirnya menunjukkan kemampuannya usai digembleng para prajurit Kodim 0736 dalam program retret empat hari yang diinisiasi para pendidik SMK Bhakti Praja Batang. Tiap kelompok menunjukkan aksinya dalam kemampuan baris berbaris, yel-yel di hadapan para juri, untuk menjadi penampil terbaik.
Hasil
pembinaan para prajurit Kodim Batang ditunjukkan di hadapan para guru, agar
kerja keras siswa dalam mendalami teori dan praktik selama beberapa hari, dapat
dijadikan tolok ukur dalam memahami proses pembelajaran.
Salah
satu siswa Muhammad Tohir mengungkapkan, penampilan di hadapan para pelatih dan
guru, merupakan pembuktian hasil dari semangat kesungguhan dalam belajar
menjadi siswa berkarakter positif.
“Semoga
setelah mengikuti retret, saya dan teman-teman bisa semakin baik lagi, jadi
lebih rajin, semangat dalam belajar. Kalau bisa kegiatan seperti ini diadakan
lagi, beberapa bulan sekali, biar tambah semangat semuanya,†katanya, usai
beraksi di halaman SMK Bhakti Praja Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8/1/2026).
Bintara
Tinggi Operasi dan Latihan, Kodim 0736/Batang, Peltu M Saefudin membenarkan,
pasca mengikuti retret beberapa hari, anak memiliki rasa kepercayaan diri yang
tinggi, mampu mengutarakan pendapatnya, dan bersemangat ketika diamanati
menjadi pemimpin kelompoknya.
“Yang
tadinya ragu-ragu ditunjuk, sekarang sudah berani memimpin barisannya, sehingga
lambat laun jiwa pemimpin itu akan muncul dengan sendirinya,†tuturnya.
Diakuinya,
perlu pembiasaan yang intens agar karakter yang telah terbangun ini terus
terbawa, salah satu upayanya dengan membiasakan untuk rutin melaksanakan baris
berbaris.
“Jika
setiap pagi sebelum apel, mereka mendengar kata "siap grak", secara
insting pasti akan mengikuti aba-aba tersebut,†jelasnya.
Beberapa
hari 985 pelajar mendapatkan pembekalan, ternyata ada pula sisi lain yang
ditunjukkan anak didik dengan tingkah polah yang terkadang membuat kesan humor
tersendiri. Salah satunya, Viki yang sempat tertidur saat mempraktikkan arahan
dari pelatih, hingga mampu mencairkan suasana di hari terakhir retret.
“Awalnya
diminta berperan jadi pasukan khusus, terus tiarap dan diminta tidur semua,
tapi karena ngantuk banget akhirnya ketiduran. Bangun-bangun malah dibacain doa
sama teman-teman,†ungkapnya.
Melihat
aksi yang ditunjukkan anak didiknya, Waka Kesiswaan SMK Bhakti Praja Batang Dwi
Sulistyono mengapresiasi penampilan anak didiknya yang lebih semangat dalam
gerakan. Perubahan sikap yang jauh lebih cekatan dan penampilan yang lebih rapi
menjadi penilaian tersendiri yang makin positif.
“Untuk
menjaga intensitas karakter positif yang sudah baik ini, akan dilakukan secara
berkala untuk dipantau tiap tiga bulan sekali,†ujar dia. (MC Batang,
Jateng/Heri/Jumadi)