Puluhan Ribu Hektar Lahan Kritis di Batang Mengintai, Potensi Longsor Menghantui

Kamis, 08 Januari 2026 Jumadi Dibaca 464 kali Lingkungan
Puluhan Ribu Hektar Lahan Kritis di Batang Mengintai, Potensi Longsor Menghantui
Kepala DLH Batang Rusmanto menyampaikan, Puluhan Ribu Hektar Lahan Kritis di Batang Mengintai, Potensi Longsor Menghantui.
Batang - Ancaman bencana longsor kini bukan sekadar isapan jempol bagi warga di wilayah dataran tinggi. Berdasarkan data terbaru tahun 2024, hamparan hijau di lereng-lereng perbukitan ternyata menyimpan kerentanan yang mengkhawatirkan. Kondisi lahan yang kian memprihatinkan ini menuntut kewaspadaan ekstra, terutama di titik-titik resapan air.

Batang - Ancaman bencana longsor kini bukan sekadar isapan jempol bagi warga di wilayah dataran tinggi. Berdasarkan data terbaru tahun 2024, hamparan hijau di lereng-lereng perbukitan ternyata menyimpan kerentanan yang mengkhawatirkan. Kondisi lahan yang kian memprihatinkan ini menuntut kewaspadaan ekstra, terutama di titik-titik resapan air.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang mengungkapkan bahwa degradasi lahan di wilayah ini telah mencapai angka yang cukup signifikan.

“Data kita yang di tahun 2024 itu total lahannya ada 67.260 hektar, tetapi ini terbagi dari beberapa kondisi. Ada yang sangat kritis, kemudian kritis, berpotensi kritis, dan agak kritis,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batang Rusmanto saat ditemui di kantornya, Kamis (8/1/2026).

Jika dirinci lebih dalam, potret kerusakan lahan ini terbagi ke dalam empat kategori tingkat kerawanan:

 * Sangat Kritis: 1.050 hektar

 * Kritis: 3.826 hektar

 * Potensi Kritis: Sekitar 9.500 hektar

 * Agak Kritis: 20.200 hektar

“Angka-angka ini bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan alarm bagi kelestarian lingkungan dan keselamatan warga yang tinggal di bawah lereng,” jelasnya.

Rusmato menyebutkan, lokasi-lokasi yang masuk dalam zona merah ini mayoritas berada di wilayah tangkapan air yang krusial. Rusmanto menyebutkan bahwa daerah seperti Gerlang Kecamatan Blado, Kecamatan Bawang, Kecamatan Reban dan Kecamatan Bandar menjadi perhatian utama.

“Pemerintah sendiri telah berupaya melakukan langkah mitigasi melalui penghijauan kembali dengan penanaman bibit pohon keras atau tegakan. Kemarin kita lakukan penanaman di sumber resapan air yang di Desa Tombu Kecamatan Bandar, kemudian yang di daerah Bleder itu yang di Gerlang Kecamatan Blado,” terangnya.

Salah satu pemicu utama kerentanan ini adalah alih fungsi lahan menjadi kawasan pertanian semusim. Di wilayah atas yang memiliki kemiringan curam, banyak lahan yang digunakan untuk usaha hortikultura seperti sayur-mayur. Sayangnya, aktivitas ini seringkali mengabaikan aspek konservasi.

Rusmanto juga memperingatkan, bahwa pertanian di wilayah lereng tanpa adanya pohon keras (tegakan) sangat berisiko memicu kerusakan ekosistem yang lebih parah.

“Rata-rata adalah yang digunakan untuk usaha hortikultura itu, ada sayur. Itu nanti berpotensi ya, karena itu di wilayah atas, lereng. Kalau tidak ada tegakan-tegakannya, maka di situ berpotensi untuk terjadi kerusakan lingkungan,” pungkasnya.

Tanpa akar pohon yang kuat untuk mengikat tanah, guyuran hujan deras sewaktu-waktu bisa mengubah lahan sayur yang hijau menjadi aliran longsor yang mematikan. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Batang -  Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Batang bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) berupaya memperkuat kapasitas anggota dengan menggelar Pelatihan Kokam Berlalulintas. Menghadirkan nara sumber Sofwan Sumadi anggota DPRD Jateng dan Satlantas Polresta Batang, untuk menyiapkan jajaran Kokam yang berkompeten dalam membantu kalancaran lalu lintas.
23 Ags 2026 Jumadi 18
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Batang - Suasana peringatan HUT Ke-81 RI di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) mendadak riuh dan penuh warna. Ratusan buruh tampak antusias memadati area acara, melepaskan penat rutinitas pabrik demi merayakan hari kemerdekaan bersama sesama rekan kerja.
22 Ags 2026 Jumadi 125
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi membuka Gerakan Pengumpulan Sumbangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang Tahun 2026 pada Jumat 21 Agustus 2026. Penggalangan dana publik yang berlangsung hingga 21 November 2026 ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0736Batang, Letkol Inf. Didik Sudarmawan, selaku Ketua Umum Panitia.
22 Ags 2026 Jumadi 109
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Batang - Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang untuk menyaksikan Batang Night Carnival dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sebelum acara dimulai. Warga memenuhi sepanjang jalur yang menjadi lokasi pelaksanaan karnaval untuk melihat beragam atraksi dari para peserta.
22 Ags 2026 Jumadi 161
Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Batang menyuguhkan tampilan spektakuler yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena bertabur cahaya. Untuk pertama kalinya Batang Night Carnival bertajuk "Shining Together" digelar, menciptakan suasana malam akhir pekan yang terasa lebih hidup dengan tampilan gemerlap cahaya dari 25 kontingen lewat keunikan masing-masing di sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2282026) malam.
22 Ags 2026 Jumadi 441
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026 Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Batang - Gelap malam di Jalan Veteran, Kabupaten Batang, mendadak sirna berganti kerlip cahaya dan riuk parade. Gemerlap lampu, gaun-gaun karnaval megah, serta derap langkah 20 kontingen sukses mengubah jalanan kota menjadi panggung pertunjukan terbuka yang menyedot perhatian ribuan pasang mata.
22 Ags 2026 Jumadi 173