Kepesertaan Dinonaktifkan, BPJS Kesehatan Sarankan Daftar Mandiri

Rabu, 07 Januari 2026 Jumadi Dibaca 868 kali Kesehatan
Kepesertaan Dinonaktifkan, BPJS Kesehatan Sarankan Daftar Mandiri
Salah satu Petugas (kiri), melayani warga menjadi kepesertaan di BPJS Kesehatan Pekalongan.
Pekalongan - Pasca penonaktifan peserta sementara kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) wilayah Kabupaten Batang 101.115 jiwa, BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan memberikan arahan agar beralih segmen kepesertaan. Bagi yang sebelumnya PBI APBD, disarankan mendaftar pada segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Mandiri, agar tetap memperoleh layanan di fasilitas kesehatan primer.

Pekalongan - Pasca penonaktifan peserta sementara kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) wilayah Kabupaten Batang 101.115 jiwa, BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan memberikan arahan agar beralih segmen kepesertaan. Bagi yang sebelumnya PBI APBD, disarankan mendaftar pada segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Mandiri, agar tetap memperoleh layanan di fasilitas kesehatan primer.

Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pekalongan, Afifah membenarkan, dari semula Kabupaten memperoleh Universal Health Coverage (UHC) Prioritas hingga 170 ribu jiwa, kini terpangkas menjadi 60.885 jiwa penerima. Pemkab Batang yang memilih UHC non cut off, maka bagi peserta dinonaktifkan, dapat segera mendaftar secara mandiri, di bulan Januari akan langsung diaktifkan kepesertaannya.

“Jika daftar bulan ini juga bisa langsung aktif, asalkan langsung membayarkan iurannya. Dan jangan lupa, apabila peserta masih punya tunggakan, segera dibayar walaupun secara dicicil,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/1/2026).

Ditemui secara terpisah, Kepala Dinas Sosial Batang Willopo menerangkan, beberapa kriteria yang diperbolehkan terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran APBD. Yakni mereka yang termasuk desil 1 sampai 5, berdasarkan sudut pandang sosial ekonomi penerima.

“Desil 1-5 itu tergolong masyarakat rentan miskin hingga miskin ekstrem di Kabupaten Batang sebanyak 415.591 jiwa, yang diizinkan memperoleh bantuan sosial dan sejenisnya. Sedangkan desil 6-10 tergolong masyarakat mampu yang tidak diizinkan menerima bantuan sosial,” terangnya.

Ia menerangkan, mereka yang tergolong desil 1-5 harus memiliki 39 indikator, di antaranya dari data diri, aset rumah tangga hingga jenis mata pencaharian. Pihaknya, secara intens akan melakukan pembaruan data penerima, dengan verifikasi dan validasi oleh operator desa bersama pendamping sosial.

“Tiap bulan kami sudah melakukan pengusulan dengan data ke Kementerian Sosial, untuk segala bentuk bantuan, termasuk PBI APBD,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 262
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 206
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
07 Okt 2026 Jumadi 185
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 229
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 354
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 330