Armada Sampah Batang Bertambah, 3 Kecamatan Masih Belum Terlayani

Rabu, 07 Januari 2026 Jumadi Dibaca 256 kali Lingkungan
Armada Sampah Batang Bertambah, 3 Kecamatan Masih Belum Terlayani
Kepala DLH Batang Rusmanto menyampaikan, armada sampah di Kabupaten Batang bertambah.
Batang Meski ada penambahan armada pengangkut sampah di Kabupaten Batang, tantangan pengelolaan limbah warga rupanya belum sepenuhnya tuntas. Hingga saat ini, dari total 15 kecamatan yang ada, baru 12 kecamatan yang sanggup dicover oleh layanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Batang Meski ada penambahan armada pengangkut sampah di Kabupaten Batang, tantangan pengelolaan limbah warga rupanya belum sepenuhnya tuntas. Hingga saat ini, dari total 15 kecamatan yang ada, baru 12 kecamatan yang sanggup dicover oleh layanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Kepala DLH Batang Rusmanto mengungkapkan, bahwa saat ini pihaknya mengandalkan puluhan kendaraan untuk menyisir sampah di berbagai sudut wilayah.

“Untuk sarana pengangkut sampah yang di Batang saat ini, jumlahnya itu ada dump truck-nya ada 15. Kemudian untuk amroll-nya itu ada 4, kemudian pick-up-nya 4. Jadi kita totalnya itu masih ada 23 armada,” katanya saat ditemui di kantornya, Rabu (7/1/2026).

Jumlah tersebut sebenarnya sudah mencakup pengadaan unit baru dari anggaran perubahan tahun 2025. Namun, warga nampaknya harus sedikit bersabar untuk melihat truk tambahan tersebut beraksi di jalanan.

“Kita ada satu pengadaan armada truk, tapi memang belum kita fungsikan karena kita masih nunggu untuk kelengkapan surat-menyuratnya yang resmi keluar. Jadi nanti setelah kita lakukan KIR, STNK keluar, nanti di 2026 nanti baru akan kita gunakan,” jelasnya.

Meski mayoritas unit dalam kondisi laik jalan, Rusmanto tak menampik adanya kendala pada fasilitas pendukung lainnya. Beberapa kontainer sampah di pul kini mangkrak karena kerusakan parah. Alih-alih diperbaiki, DLH memilih berhitung ulang soal efisiensi anggaran.

“Kontainer itu ada beberapa yang memang sudah tidak bisa dimanfaatkan. Sementara kalau mau kita rehab itu biayanya termasuk tinggi, jadi memang nilai ekonominya tidak seimbang,” terangnya.

Tantangan sesungguhnya bukan sekadar jumlah truk, melainkan volume sampah yang terus menggunung. Setiap harinya, tak kurang dari 90 ton sampah masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Beban ini tidak hanya dipikul oleh truk dinas, tetapi juga dibantu oleh inisiatif desa.

“Ini termasuk yang dikirim melalui armada teman-teman yang di pedesaan, kendaraan sampah desa, termasuk beberapa yang sudah melakukan MoU dengan DLH,” ungkapnya.

Meski armada terus dioptimalkan, keterbatasan jangkauan masih menjadi rapor merah. Rusmanto mengakui bahwa distribusi layanan belum merata ke seluruh pelosok Batang. Tiga kecamatan terpantau masih harus mengelola sampahnya secara mandiri tanpa sentuhan armada dinas.

“Sementara ini kita yang ter-cover dari 15 kecamatan itu masih ada 12 kecamatan. Untuk yang belum kita cover itu yang dari Bawang, kemudian dari Pecalungan, kemudian dari Wonotunggal. Itu memang angkutannya tidak menggunakan armada dari DLH”" pungkasnya.

Persoalan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemkab Batang di tahun 2026, agar pemeriksaan lingkungan dan pengangkutan sampah tak lagi tebang pilih wilayah. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
Batang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Kabupaten Batang sukses menelurkan nakhoda baru. Afif Rahman terpilih secara resmi untuk menduduki kursi ketua umum, menggantikan pejabat lama, Ali Sadikin.
23 Mei 2026 Jumadi 78
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 318
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 128
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 64
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 124
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Batang - Produk olahan khas Kabupaten Batang, Sale Pisang Bang Zae, mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Diseminasi dan Pameran Inovasi yang digelar Sekolah Vokasi IPB University di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (2052026).
22 Mei 2026 Jumadi 85