Komunitas Es Teh, Ruang Santai Perempuan Untuk Bersepeda

Senin, 05 Januari 2026 Jumadi Dibaca 928 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Komunitas Es Teh, Ruang Santai Perempuan Untuk Bersepeda
Komunitas Gowes Teteh menikmati indahnya pemandangan saat bersepeda di Kabupaten Batang.
Batang - Berawal dari keisengan, sekelompok perempuan di Kecamatan Bandar membentuk komunitas bersepeda bernama “Gowes Teteh” atau akrab disebut “Es Teh”. Komunitas ini hadir sebagai ruang santai bagi perempuan yang ingin menikmati gowes tanpa aturan kaku dan target berlebihan.

Batang - Berawal dari keisengan, sekelompok perempuan di Kecamatan Bandar membentuk komunitas bersepeda bernama “Gowes Teteh” atau akrab disebut “Es Teh”. Komunitas ini hadir sebagai ruang santai bagi perempuan yang ingin menikmati gowes tanpa aturan kaku dan target berlebihan.

Ketua sekaligus admin Komunitas Gowes Teteh Sri Liani mengatakan, komunitas tersebut terbentuk pada Oktober 2025. Awalnya, hanya tiga orang yang sering bersepeda bersama karena terpengaruh tren gowes yang ramai di media sosial.

“Kita itu awalnya iseng saja. Sering lihat teman-teman sepedaan, terus suka join komunitas lain. Sampai akhirnya disuruh bikin sendiri saja,” katanya saat ditemui di kafe Koohi Bike, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Senin (5/1/2026).

Nama Es Teh lahir dari obrolan santai. Saat itu, Liani dan rekan-rekannya kerap bergabung dengan komunitas bernama Teh Panas. Dari situlah muncul ide membuat nama tandingan yang lebih “dingin”.

“Akhirnya kepikiran Es Teh. Terus kita cari maknanya, karena salah satu orang dari kota ada yang Sunda, ya sudah Teteh. Jadi Es Teh itu Gowes Teteh-Teteh, artinya perempuan-perempuan yang gowes,” jelasnya.

Seiring waktu, jumlah anggota pun bertambah. Dari tiga orang, kini Gowes Teteh memiliki sekitar sembilan anggota aktif. Meski demikian, komunitas ini tidak membuka rekrutmen resmi.

“Kita enggak ada rencana nambah anggota. Biar tetap circle kecil. Kalau ada yang mau join sepedaan saja enggak apa-apa, tapi bukan jadi anggota. Soal rute, Gowes Teteh punya satu prinsip utama: menghindari tanjakan. Rute favorit mereka biasanya datar dan santai, seperti kawasan Batang Industri Park (BIP) atau rute pendek di sekitar kota.

Meski begitu, mereka pernah menjajal gowes jarak lebih jauh hingga Semarang, meski harus ditempuh dengan kombinasi mobil dan sepeda. Berbeda dengan komunitas olahraga lain yang menekankan target kebugaran, Gowes Teteh justru mengedepankan kesenangan.

Menurut Liani, tujuan utama komunitas ini adalah melepas penat.

“Soal sehat itu bonus. Tujuannya have fun saja. Lagi pengin sepedaan ya sepedaan, enggak ya enggak,” ungkapnya.

Liani mengakui ketertarikannya kembali bersepeda juga dipengaruhi media sosial. Setelah lama sibuk mengurus anak, sepeda menjadi pilihan olahraga yang paling realistis.

“Kalau lari capek banget. Kita sudah tua jadi pilih sepeda kan bisa sambil duduk,” tuturnya.

Sepeda yang digunakan pun sederhana. Liani hanya memiliki satu sepeda yang dimodifikasi dengan boncengan anak di bagian belakang. Kalau anak mau ikut ya dibawa. Kalau enggak, boncengannya dilepas.

“Ke depan, Gowes Teteh tidak memiliki target muluk. Mereka ingin komunitas ini tetap cair, tanpa aturan ketat soal dresscode, jenis sepeda, maupun jadwal. Harapannya ya seru-seruan saja. Mengalir, santai, enggak ribet. Pengin gowes ya tinggal ajak, jalan. Itu saja,” pungkasnya. (MC Batang,Jateng/Roza/Siska)

Berita Lainnya

Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Batang - Kawasan pesisir Pantai Kuripan di Kabupaten Batang kini tengah berpacu dengan waktu. Di balik gulungan ombaknya, ada ancaman nyata yang perlahan mengintai: garis pantai yang makin menyusut dari tahun ke tahun akibat erosi dan bahaya banjir rob.
21 Sep 2026 Jumadi 46
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Batang - Beragam cara untuk menarik minat anak mencintai buku dan segala serba serbi kegiatan bernuansa literasi, mulai dari sarana prasarana yang memadai, hingga memberikan penghargaan. Salah satu strategi yang dimanfaatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang yakni dengan memberikan hadiah berupa satu es krim secara cuma-cuma, bagi pengunjung yang melakukan aktivitas literasi, sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca anak.
21 Sep 2026 Jumadi 41
Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Batang - Ribuan kilometer perjalanan ditempuh Novrizal Eka Fadillah, warga Bogor, Jawa Barat, dengan berjalan kaki dalam aksi Long March Merah Putih Mandiri 2026. Perjalanan tersebut kini memasuki Kabupaten Batang. Novrizal beristirahat sekaligus melakukan wawancara di Kantor Pemerintah Kabupaten Batang, Senin (2192026).
21 Sep 2026 Jumadi 65
Dukung Sport Tourism, Batang Runners Ajak Pelari Susuri Deswita Pandansari Dukung Sport Tourism, Batang Runners Ajak Pelari Susuri Deswita Pandansari
Dukung Sport Tourism, Batang Runners Ajak Pelari Susuri Deswita Pandansari
Batang - Budaya olahraga lari yang makin digemari, dibidik oleh komunitas Batang Runners bekerja sama dengan PT. Armeta Indah Otsuka untuk turut mengenalkan Deswita Pandansari sebagai destinasi strategis sport tourism. Ratusan pelari mengikuti gelaran Mini Offline Pocari Sweat Runs, sekaligus menjajaki wilayah Desa Pandansari yang didominasi hijaunya persawahan serta menciptakan kesan berlari dengan suasana pedesaan yang menyejukkan.
20 Sep 2026 Jumadi 126
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
Batang World Cleanup Day (WCD) Kabupaten Batang menggelar aksi bersih bersama melalui kegiatan bertema Gerakan Bersih Sungai, Lingkungan dan Jalan di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Minggu (2092026).
20 Sep 2026 Jumadi 298
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Batang - Pertumbuhan aktivitas di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) turut berdampak pada meningkatnya volume sampah di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.
20 Sep 2026 Jumadi 148