Komunitas Es Teh, Ruang Santai Perempuan Untuk Bersepeda

Senin, 05 Januari 2026 Jumadi Dibaca 869 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Komunitas Es Teh, Ruang Santai Perempuan Untuk Bersepeda
Komunitas Gowes Teteh menikmati indahnya pemandangan saat bersepeda di Kabupaten Batang.
Batang - Berawal dari keisengan, sekelompok perempuan di Kecamatan Bandar membentuk komunitas bersepeda bernama “Gowes Teteh” atau akrab disebut “Es Teh”. Komunitas ini hadir sebagai ruang santai bagi perempuan yang ingin menikmati gowes tanpa aturan kaku dan target berlebihan.

Batang - Berawal dari keisengan, sekelompok perempuan di Kecamatan Bandar membentuk komunitas bersepeda bernama “Gowes Teteh” atau akrab disebut “Es Teh”. Komunitas ini hadir sebagai ruang santai bagi perempuan yang ingin menikmati gowes tanpa aturan kaku dan target berlebihan.

Ketua sekaligus admin Komunitas Gowes Teteh Sri Liani mengatakan, komunitas tersebut terbentuk pada Oktober 2025. Awalnya, hanya tiga orang yang sering bersepeda bersama karena terpengaruh tren gowes yang ramai di media sosial.

“Kita itu awalnya iseng saja. Sering lihat teman-teman sepedaan, terus suka join komunitas lain. Sampai akhirnya disuruh bikin sendiri saja,” katanya saat ditemui di kafe Koohi Bike, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Senin (5/1/2026).

Nama Es Teh lahir dari obrolan santai. Saat itu, Liani dan rekan-rekannya kerap bergabung dengan komunitas bernama Teh Panas. Dari situlah muncul ide membuat nama tandingan yang lebih “dingin”.

“Akhirnya kepikiran Es Teh. Terus kita cari maknanya, karena salah satu orang dari kota ada yang Sunda, ya sudah Teteh. Jadi Es Teh itu Gowes Teteh-Teteh, artinya perempuan-perempuan yang gowes,” jelasnya.

Seiring waktu, jumlah anggota pun bertambah. Dari tiga orang, kini Gowes Teteh memiliki sekitar sembilan anggota aktif. Meski demikian, komunitas ini tidak membuka rekrutmen resmi.

“Kita enggak ada rencana nambah anggota. Biar tetap circle kecil. Kalau ada yang mau join sepedaan saja enggak apa-apa, tapi bukan jadi anggota. Soal rute, Gowes Teteh punya satu prinsip utama: menghindari tanjakan. Rute favorit mereka biasanya datar dan santai, seperti kawasan Batang Industri Park (BIP) atau rute pendek di sekitar kota.

Meski begitu, mereka pernah menjajal gowes jarak lebih jauh hingga Semarang, meski harus ditempuh dengan kombinasi mobil dan sepeda. Berbeda dengan komunitas olahraga lain yang menekankan target kebugaran, Gowes Teteh justru mengedepankan kesenangan.

Menurut Liani, tujuan utama komunitas ini adalah melepas penat.

“Soal sehat itu bonus. Tujuannya have fun saja. Lagi pengin sepedaan ya sepedaan, enggak ya enggak,” ungkapnya.

Liani mengakui ketertarikannya kembali bersepeda juga dipengaruhi media sosial. Setelah lama sibuk mengurus anak, sepeda menjadi pilihan olahraga yang paling realistis.

“Kalau lari capek banget. Kita sudah tua jadi pilih sepeda kan bisa sambil duduk,” tuturnya.

Sepeda yang digunakan pun sederhana. Liani hanya memiliki satu sepeda yang dimodifikasi dengan boncengan anak di bagian belakang. Kalau anak mau ikut ya dibawa. Kalau enggak, boncengannya dilepas.

“Ke depan, Gowes Teteh tidak memiliki target muluk. Mereka ingin komunitas ini tetap cair, tanpa aturan ketat soal dresscode, jenis sepeda, maupun jadwal. Harapannya ya seru-seruan saja. Mengalir, santai, enggak ribet. Pengin gowes ya tinggal ajak, jalan. Itu saja,” pungkasnya. (MC Batang,Jateng/Roza/Siska)

Berita Lainnya

Siapkan Generasi Berjiwa Aswaja, Muslimat Batang Optimalkan Peran Yayasan Siapkan Generasi Berjiwa Aswaja, Muslimat Batang Optimalkan Peran Yayasan
Siapkan Generasi Berjiwa Aswaja, Muslimat Batang Optimalkan Peran Yayasan
Batang - Kiprah Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Batang selama ini tak diragukan, terutama di bidang sosial. Namun, kontribusi di bidang pendidikan dirasa perlu ditingkatkan, mengingat pentingnya mendidik generasi penerus yang berjiwa Ahlussunah Waljama'ah (Aswaja).
26 Jul 2026 Jumadi 17
93 Tim Antusias Ikuti Susur Pantai Ilmiah IV, Telusuri 5,5 Kilometer Untuk Jaga Pesisir Batang 93 Tim Antusias Ikuti Susur Pantai Ilmiah IV, Telusuri 5,5 Kilometer Untuk Jaga Pesisir Batang
93 Tim Antusias Ikuti Susur Pantai Ilmiah IV, Telusuri 5,5 Kilometer Untuk Jaga Pesisir Batang
Batang - Sebanyak 93 tim dari kalangan pelajar dan masyarakat umum mengikuti kegiatan Susur Pantai Ilmiah IV yang digelar Remaja Anti Candu Narkotika Pecinta Alam Lingkungan Manusia (RACIKAPALM) Batang, di Pantai Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Minggu (2672026).
26 Jul 2026 Jumadi 16
DP3AP2KB Peringati Hari Anak Nasional Bersama Forum Anak, Wujudkan Kabupaten Batang Ramah Anak DP3AP2KB Peringati Hari Anak Nasional Bersama Forum Anak, Wujudkan Kabupaten Batang Ramah Anak
DP3AP2KB Peringati Hari Anak Nasional Bersama Forum Anak, Wujudkan Kabupaten Batang Ramah Anak
Batang Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang bersama Forum Anak Kabupaten Batang menggelar kegiatan Peringatan HAN yang berlangsung meriah dengan melibatkan anak-anak dari berbagai sekolah dan komunitas di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Minggu (2672026).
26 Jul 2026 Jumadi 97
Susur Pantai Ilmiah IV, Edukasi Generasi Muda Jaga Kelestarian Pesisir Batang Susur Pantai Ilmiah IV, Edukasi Generasi Muda Jaga Kelestarian Pesisir Batang
Susur Pantai Ilmiah IV, Edukasi Generasi Muda Jaga Kelestarian Pesisir Batang
Batang - Komunitas Remaja Anti Candu Narkotika Pecinta Alam Lingkungan Manusia (RACIKAPALM) Batang menggelar kegiatan Susur Pantai Ilmiah IV di Pantai Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Sabtu (2572026) malam. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah edukasi sekaligus aksi nyata untuk meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian kawasan pesisir.
25 Jul 2026 Jumadi 83
Luncurkan Single Baru, Suka Band Ajak Generasi Z Cintai Musik Indie Luncurkan Single Baru, Suka Band Ajak Generasi Z Cintai Musik Indie
Luncurkan Single Baru, Suka Band Ajak Generasi Z Cintai Musik Indie
Batang - Banyak cara mengungkapkan perasaan, mulai dari ucapan bahkan melalui sebuah karya lirik lagu yang dibalut menjadi rangkaian nada indah. Itulah ungkapan perasaan dari personel grup Suka Band yang berkolaborasi bersama komunitas perupa Serbuk Pensil dalam dua karyanya "Negasi dan Sisi Hati", untuk mengajak generasi z bermusik di kampung sendiri.
25 Jul 2026 Jumadi 78
Pentaskan Lurung Kalabendu, Teater Jaten Ingatkan Masyarakat Bijak Kelola Keuangan Pentaskan Lurung Kalabendu, Teater Jaten Ingatkan Masyarakat Bijak Kelola Keuangan
Pentaskan Lurung Kalabendu, Teater Jaten Ingatkan Masyarakat Bijak Kelola Keuangan
Batang - Terdesak oleh kebutuhan hidup atau bahkan pola hidup hedonis yang tak diimbangi kemampuan mengelola keuangan, seringkali mengakibatkan munculnya polemik kehidupan sosial. Terinspirasi dari kehidupan sosial di sekitar, menginspirasi Komunitas Teater Jaten mementaskan lakon "Lurung Kalabendu" karya Joko Bibit Santoso, sebagai pengingat bagi masyarakat, agar selalu berpikir panjang sebelum mengambil keputusan, sehingga tak menyesal di kemudian hari.
25 Jul 2026 Jumadi 48