Komunitas Es Teh, Ruang Santai Perempuan Untuk Bersepeda

Senin, 05 Januari 2026 Jumadi Dibaca 800 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Komunitas Es Teh, Ruang Santai Perempuan Untuk Bersepeda
Komunitas Gowes Teteh menikmati indahnya pemandangan saat bersepeda di Kabupaten Batang.
Batang - Berawal dari keisengan, sekelompok perempuan di Kecamatan Bandar membentuk komunitas bersepeda bernama “Gowes Teteh” atau akrab disebut “Es Teh”. Komunitas ini hadir sebagai ruang santai bagi perempuan yang ingin menikmati gowes tanpa aturan kaku dan target berlebihan.

Batang - Berawal dari keisengan, sekelompok perempuan di Kecamatan Bandar membentuk komunitas bersepeda bernama “Gowes Teteh” atau akrab disebut “Es Teh”. Komunitas ini hadir sebagai ruang santai bagi perempuan yang ingin menikmati gowes tanpa aturan kaku dan target berlebihan.

Ketua sekaligus admin Komunitas Gowes Teteh Sri Liani mengatakan, komunitas tersebut terbentuk pada Oktober 2025. Awalnya, hanya tiga orang yang sering bersepeda bersama karena terpengaruh tren gowes yang ramai di media sosial.

“Kita itu awalnya iseng saja. Sering lihat teman-teman sepedaan, terus suka join komunitas lain. Sampai akhirnya disuruh bikin sendiri saja,” katanya saat ditemui di kafe Koohi Bike, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Senin (5/1/2026).

Nama Es Teh lahir dari obrolan santai. Saat itu, Liani dan rekan-rekannya kerap bergabung dengan komunitas bernama Teh Panas. Dari situlah muncul ide membuat nama tandingan yang lebih “dingin”.

“Akhirnya kepikiran Es Teh. Terus kita cari maknanya, karena salah satu orang dari kota ada yang Sunda, ya sudah Teteh. Jadi Es Teh itu Gowes Teteh-Teteh, artinya perempuan-perempuan yang gowes,” jelasnya.

Seiring waktu, jumlah anggota pun bertambah. Dari tiga orang, kini Gowes Teteh memiliki sekitar sembilan anggota aktif. Meski demikian, komunitas ini tidak membuka rekrutmen resmi.

“Kita enggak ada rencana nambah anggota. Biar tetap circle kecil. Kalau ada yang mau join sepedaan saja enggak apa-apa, tapi bukan jadi anggota. Soal rute, Gowes Teteh punya satu prinsip utama: menghindari tanjakan. Rute favorit mereka biasanya datar dan santai, seperti kawasan Batang Industri Park (BIP) atau rute pendek di sekitar kota.

Meski begitu, mereka pernah menjajal gowes jarak lebih jauh hingga Semarang, meski harus ditempuh dengan kombinasi mobil dan sepeda. Berbeda dengan komunitas olahraga lain yang menekankan target kebugaran, Gowes Teteh justru mengedepankan kesenangan.

Menurut Liani, tujuan utama komunitas ini adalah melepas penat.

“Soal sehat itu bonus. Tujuannya have fun saja. Lagi pengin sepedaan ya sepedaan, enggak ya enggak,” ungkapnya.

Liani mengakui ketertarikannya kembali bersepeda juga dipengaruhi media sosial. Setelah lama sibuk mengurus anak, sepeda menjadi pilihan olahraga yang paling realistis.

“Kalau lari capek banget. Kita sudah tua jadi pilih sepeda kan bisa sambil duduk,” tuturnya.

Sepeda yang digunakan pun sederhana. Liani hanya memiliki satu sepeda yang dimodifikasi dengan boncengan anak di bagian belakang. Kalau anak mau ikut ya dibawa. Kalau enggak, boncengannya dilepas.

“Ke depan, Gowes Teteh tidak memiliki target muluk. Mereka ingin komunitas ini tetap cair, tanpa aturan ketat soal dresscode, jenis sepeda, maupun jadwal. Harapannya ya seru-seruan saja. Mengalir, santai, enggak ribet. Pengin gowes ya tinggal ajak, jalan. Itu saja,” pungkasnya. (MC Batang,Jateng/Roza/Siska)

Berita Lainnya

DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar
DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar
Batang - Polemik keberadaan pedestrian di depan Indomaret Fres, Alun-Alun Batang, akhirnya mendapat perhatian serius dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang.
25 Mei 2026 Jumadi 60
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak kurban.
25 Mei 2026 Jumadi 78
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Batang. Salah satunya di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang, Senin (2552026), yang mulai dipadati calon pembeli meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.
25 Mei 2026 Jumadi 178
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan dukungan dan harapan besar bagi Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar yang saat ini sedang mendapatkan penilaian langsung untuk meraih Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Jateng. Wakil Bupati Batang Suyono mamastikan, apabila setelah dilakukan visitasi, sesuai dengan data, tentu nilai yang murni akan didapat berkat kerja keras yang mengedepankan integritas.
25 Mei 2026 Jumadi 67
Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian
Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mendesak pihak manajemen Indomaret Fresh segera mengembalikan fungsi pedestrian dan trotoar di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Alun-Alun Batang, setelah area tersebut menuai keluhan masyarakat dan menjadi sorotan di media sosial.
25 Mei 2026 Jumadi 57
Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar
Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar
Batang - Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar, berupaya memenuhi layanan literasi dengan kelengkapan fasilitas hingga diminati warga untuk memenuhi kebutuhan literasi maupun pelatihan kewirausahaan. Saat ini, perpustakaan tersebut masuk enam besar dan menjalani visitasi penilaian langsung dari tim juri Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Jawa Tengah.
25 Mei 2026 Jumadi 64