Premier Film Alas Roban di Batang, Angkat Mitos Jalur Tengkorak Pantura Era 90-an

Rabu, 24 Desember 2025 Jumadi Dibaca 4.548 kali Acara Pimpinan Daerah
Premier Film Alas Roban di Batang, Angkat Mitos Jalur Tengkorak Pantura Era 90-an
Penayangan perdana film horor Alas Roban digelar di Bioskop Platinum Cinaplex Batang.
Batang - Penayangan perdana film horor Alas Roban digelar di Bioskop Platinum Cinaplex Batang dan dihadiri langsung para pemerannya, yakni Michelle Ziudith, Fara Shakila, dan Taskya Namya.

Batang - Penayangan perdana film horor Alas Roban digelar di Bioskop Platinum Cinaplex Batang dan dihadiri langsung para pemerannya, yakni Michelle Ziudith, Fara Shakila, dan Taskya Namya.

Kehadiran para aktor tersebut menarik perhatian warga Batang yang antusias menyaksikan film yang mengangkat kisah legendaris jalur Pantura Alas Roban. Jalur Pantura di Kabupaten Batang selama ini dikenal bukan sekadar lintasan transportasi, melainkan ruang yang sarat cerita mistis.

Bagi para pengguna jalan yang kerap melintasi tanjakan curam dan tikungan tajam di kawasan tersebut, Alas Roban adalah simbol perpaduan antara adrenalin dan misteri yang telah mengakar sejak dekade 1990-an.

Produser Alas Roban, Oswin Bonifanz mengatakan, nuansa mencekam era tersebut kini dihidupkan kembali melalui film Alas Roban garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu. Film produksi Unlimited Production yang berkolaborasi dengan Narasi Semesta dan Legacy Pictures ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 15 Januari 2026.

“Bagi masyarakat Batang, film ini terasa istimewa karena menampilkan identitas daerah yang lekat dengan cerita rakyat dan nuansa mistis yang selama ini hidup di tengah Masyarakat,” katanya saat ditemui usai Nobar Film Alas Roban di Bioskop Platinum Cinaplex Batang, Kabupaten Batang, Rabu (24/12/2025).

Ia juga mengungkapkan, bahwa proses riset film ini telah dimulai sejak November 2023. Tim produksi tidak hanya mengandalkan imajinasi, melainkan melakukan penelusuran langsung ke lokasi dan menggali cerita dari para narasumber setempat.

“Kita mulai penulisan November 2023. Persiapan, survei, gonta-ganti cerita, dan menggali kisah Alas Roban. Syuting sekitar bulan Juni. Kendala teknis pasti ada, tetapi karena kerja sama tim dan bantuan warga setempat, termasuk melakukan ritual permisi, alhamdulillah semuanya lancar,” jelasnya.

Ia mengakui, adanya cerita dari kru dan pemeran terkait pengalaman tak biasa selama proses syuting. Namun, menurutnya hal tersebut lebih sebagai bentuk penghormatan terhadap lokasi yang memiliki nilai historis dan kultural.

“Mungkin bukan gangguan, lebih ke kita syuting di tempat orang. Ada leluhur yang perlu dihargai. Karena sudah izin dan niatnya baik, semua dilancarkan,” ungkapnya.

Film Alas Roban secara khusus mengambil latar waktu tahun 1990-an guna menghadirkan kesan angker yang autentik. Suasana tersebut diperkuat dengan penggunaan elemen musik era tersebut, termasuk lagu-lagu dari almarhumah Nike Ardilla.

Oswin Bonifanz juga menyebutkan, seiring waktu, Jalur Ponco Wati yang dahulu dikenal rawan kecelakaan kini telah dilengkapi jalur lingkar beton yang lebih aman. Kendaraan pribadi diarahkan melalui jalur lingkar utara, sementara kendaraan berat memanfaatkan jalur selatan untuk menghindari tanjakan curam yang dulu kerap memakan korban.

“Meski kondisi fisik jalur Alas Roban telah banyak berubah, film ini mengajak penonton kembali ke masa ketika kabut hutan belantara dan sunyinya malam di Batang menyimpan cerita-cerita yang tak pernah sepenuhnya hilang,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan turut mengapresiasi kehadiran film Alas Roban yang dinilai mampu mengangkat nilai dan cerita lokal ke dalam industri perfilman nasional.

“Ini salah satu karya film luar biasa yang mampu mengangkat cerita yang selama ini tumbuh di masyarakat menjadi kemasan industri film yang bisa dinikmati masyarakat Indonesia, bahkan berpotensi dikenal secara global,” ujar dia.

Ia berharap, industri film Indonesia terus berkembang dan mampu mengangkat nilai-nilai lokal menjadi karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat.

“Sekali lagi selamat, dan doa saya semoga film ini tembus sepuluh juta penonton,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun 149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
Batang - Sebanyak 149 nelayan dari lima wilayah pesisir Kabupaten Batang mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Kelima wilayah tersebut yakni Desa Ujungnegoro, Desa Ponowareng, Desa Karanggeneng, Dukuh Roban Timur Desa Sengon, dan Dukuh Roban Barat Desa Kedungsegog. Penyerahan kepesertaan di Kantor Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 70
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 73
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 89
Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam
Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam
Batang - Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial menggelar Pertemuan Tim Koordinasi Pengelolaan Pesisir Terpadu (PMO) Kabupaten Batang sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam pengelolaan wilayah pesisir secara berkelanjutan, di Hotel Kiyana Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2292026).
22 Sep 2026 Jumadi 66
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Batang - Jemaah calon haji kini makin dimudahkan dalam mempersiapkan paspor untuk keberangkatan ke Tanah Suci, karena Kantor Kemenhaj Batang telah mendekatkan layana, melalui Izzi paspor. Layanan tersebut diberikan secara jemput bola, sehingga sangat efektif karena jemaah tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan Kelas 1 Pemalang.
22 Sep 2026 Jumadi 82
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Batang - Menghadapi efektivitas kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang menjawab tantangan itu dengan diluncurkannya aplikasi Koneksi atau Knowledge and Office Collaboration System. Aplikasi Koneksi merupakan inovasi agar layanan kepegawaian maupun berbagai data, diperoleh secara lebih cepat karena seluruhnya terkoneksi melalui sistem.
22 Sep 2026 Jumadi 90