Premier Film Alas Roban di Batang, Angkat Mitos Jalur Tengkorak Pantura Era 90-an

Rabu, 24 Desember 2025 Jumadi Dibaca 4.342 kali Acara Pimpinan Daerah
Premier Film Alas Roban di Batang, Angkat Mitos Jalur Tengkorak Pantura Era 90-an
Penayangan perdana film horor Alas Roban digelar di Bioskop Platinum Cinaplex Batang.
Batang - Penayangan perdana film horor Alas Roban digelar di Bioskop Platinum Cinaplex Batang dan dihadiri langsung para pemerannya, yakni Michelle Ziudith, Fara Shakila, dan Taskya Namya.

Batang - Penayangan perdana film horor Alas Roban digelar di Bioskop Platinum Cinaplex Batang dan dihadiri langsung para pemerannya, yakni Michelle Ziudith, Fara Shakila, dan Taskya Namya.

Kehadiran para aktor tersebut menarik perhatian warga Batang yang antusias menyaksikan film yang mengangkat kisah legendaris jalur Pantura Alas Roban. Jalur Pantura di Kabupaten Batang selama ini dikenal bukan sekadar lintasan transportasi, melainkan ruang yang sarat cerita mistis.

Bagi para pengguna jalan yang kerap melintasi tanjakan curam dan tikungan tajam di kawasan tersebut, Alas Roban adalah simbol perpaduan antara adrenalin dan misteri yang telah mengakar sejak dekade 1990-an.

Produser Alas Roban, Oswin Bonifanz mengatakan, nuansa mencekam era tersebut kini dihidupkan kembali melalui film Alas Roban garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu. Film produksi Unlimited Production yang berkolaborasi dengan Narasi Semesta dan Legacy Pictures ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 15 Januari 2026.

“Bagi masyarakat Batang, film ini terasa istimewa karena menampilkan identitas daerah yang lekat dengan cerita rakyat dan nuansa mistis yang selama ini hidup di tengah Masyarakat,” katanya saat ditemui usai Nobar Film Alas Roban di Bioskop Platinum Cinaplex Batang, Kabupaten Batang, Rabu (24/12/2025).

Ia juga mengungkapkan, bahwa proses riset film ini telah dimulai sejak November 2023. Tim produksi tidak hanya mengandalkan imajinasi, melainkan melakukan penelusuran langsung ke lokasi dan menggali cerita dari para narasumber setempat.

“Kita mulai penulisan November 2023. Persiapan, survei, gonta-ganti cerita, dan menggali kisah Alas Roban. Syuting sekitar bulan Juni. Kendala teknis pasti ada, tetapi karena kerja sama tim dan bantuan warga setempat, termasuk melakukan ritual permisi, alhamdulillah semuanya lancar,” jelasnya.

Ia mengakui, adanya cerita dari kru dan pemeran terkait pengalaman tak biasa selama proses syuting. Namun, menurutnya hal tersebut lebih sebagai bentuk penghormatan terhadap lokasi yang memiliki nilai historis dan kultural.

“Mungkin bukan gangguan, lebih ke kita syuting di tempat orang. Ada leluhur yang perlu dihargai. Karena sudah izin dan niatnya baik, semua dilancarkan,” ungkapnya.

Film Alas Roban secara khusus mengambil latar waktu tahun 1990-an guna menghadirkan kesan angker yang autentik. Suasana tersebut diperkuat dengan penggunaan elemen musik era tersebut, termasuk lagu-lagu dari almarhumah Nike Ardilla.

Oswin Bonifanz juga menyebutkan, seiring waktu, Jalur Ponco Wati yang dahulu dikenal rawan kecelakaan kini telah dilengkapi jalur lingkar beton yang lebih aman. Kendaraan pribadi diarahkan melalui jalur lingkar utara, sementara kendaraan berat memanfaatkan jalur selatan untuk menghindari tanjakan curam yang dulu kerap memakan korban.

“Meski kondisi fisik jalur Alas Roban telah banyak berubah, film ini mengajak penonton kembali ke masa ketika kabut hutan belantara dan sunyinya malam di Batang menyimpan cerita-cerita yang tak pernah sepenuhnya hilang,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan turut mengapresiasi kehadiran film Alas Roban yang dinilai mampu mengangkat nilai dan cerita lokal ke dalam industri perfilman nasional.

“Ini salah satu karya film luar biasa yang mampu mengangkat cerita yang selama ini tumbuh di masyarakat menjadi kemasan industri film yang bisa dinikmati masyarakat Indonesia, bahkan berpotensi dikenal secara global,” ujar dia.

Ia berharap, industri film Indonesia terus berkembang dan mampu mengangkat nilai-nilai lokal menjadi karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat.

“Sekali lagi selamat, dan doa saya semoga film ini tembus sepuluh juta penonton,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Sosialisasikan Program KPR Sejahtera FLPP bagi ASN Pemkab Batang Sosialisasikan Program KPR Sejahtera FLPP bagi ASN
Pemkab Batang Sosialisasikan Program KPR Sejahtera FLPP bagi ASN
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggelar Sosialisasi Program Perumahan melalui Pembiayaan atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 7
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 40
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 61
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 77
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 53
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 49