Apel Siaga Bencana, Bupati Batang Tekankan Mitigasi Komprehensif dan Audit Lahan di Wilayah Atas

Jumat, 05 Desember 2025 Jumadi Dibaca 235 kali Acara Pimpinan Daerah
Apel Siaga Bencana, Bupati Batang Tekankan Mitigasi Komprehensif dan Audit Lahan di Wilayah Atas
Bupati Batang M. Fais Kurniawan (rompi coklat), meninjau alat kesiapsiagaan usai apel Siaga di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar apel bersama kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar apel bersama kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem. 

Apel yang dirangkai dengan pengecekan peralatan dan kendaraan siaga bencana ini berlangsung di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Jumat (5/12/2025).

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, bahwa kesiapsiagaan di daerahnya sudah berada pada level yang cukup baik, baik dari sisi perlengkapan maupun sumber daya manusia. Meski begitu, peningkatan peralatan tetap menjadi prioritas, terutama terkait kebutuhan dapur umum saat penanganan darurat.

“Setiap daerah memiliki potensi bencana masing-masing. Dengan kondisi geografis Batang serta hasil analisis BMKG, insyaallah kondisi kita cukup siap. Namun ke depan, perlengkapan tetap harus ditingkatkan,” jelasnya.

Faiz juga mengatakan, kesiapsiagaan tidak lepas dari dukungan lintas sektor. BPBD, TNI, Polri, hingga relawan terlibat aktif dalam penguatan SDM penanganan bencana.

“SDM kita sangat cukup dan sangat siap. Semua bergerak bersama,” tegasnya.

Merujuk analisis BMKG, Faiz menjelaskan bahwa wilayah Kabupaten Batang memiliki tingkat potensi bencana yang berbeda-beda. Daerah dataran tinggi yang berbatasan dengan Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, dan Temanggung diprediksi mengalami curah hujan tinggi. Sementara wilayah Batang Kota hingga ke arah Pekalongan dan Tegal cenderung memiliki curah hujan rendah hingga sedang.

“Harapannya semua potensi ini bisa kita mitigasi dengan baik,” harapnya.

Terkait isu alih fungsi lahan di kawasan atas, seperti di Desa Pranten, Faiz menegaskan bahwa pemerintah tengah melakukan audit menyeluruh. Audit mencakup legalitas lahan yang kini dimanfaatkan sebagai rest area maupun pertanian hortikultura seperti kentang.

“Kita cek apakah pemanfaatan lahan itu sudah sesuai perizinan atau belum. Saya sudah minta pihak terkait melakukan analisis dan tindakan tegas yang terukur untuk menghindari potensi longsor,” terangnya.

Ia menambahkan, edukasi kepada petani akan terus dilakukan, termasuk pemberian bibit tanaman yang lebih mampu menjaga struktur tanah agar tidak mudah gembur. Pada sisi lain, Pemerintah Kabupaten Batang juga terus memperkuat strategi mitigasi banjir. Normalisasi drainase di jalur Pantura telah dikoordinasikan dengan Balai Besar Jalan Nasional, sementara normalisasi sungai menjadi pembahasan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Banjir tidak bisa diselesaikan dengan satu atau dua proyek saja. Dibutuhkan pendekatan komprehensif yang melibatkan banyak pihak,” ujar dia.

Ia  juga mencontohkan genangan di kawasan Jalan Ahmad Yani yang kerap terjadi akibat sungai meluap karena sedimentasi. Menurutnya, penanganan sedimentasi sungai yang menjadi kewenangan provinsi harus menjadi prioritas untuk mengurangi risiko banjir.

“Yang perlu diukur adalah progresnya. Dulu banjirnya seperti apa, sekarang bagaimana, air surutnya berapa lama. Ada perbaikan kok,” pungkasnya.

Pemkab Batang berharap, dengan penguatan koordinasi, audit lahan, serta mitigasi struktural dan nonstruktural, risiko bencana saat musim hujan dapat ditekan semaksimal mungkin. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun 149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
Batang - Sebanyak 149 nelayan dari lima wilayah pesisir Kabupaten Batang mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Kelima wilayah tersebut yakni Desa Ujungnegoro, Desa Ponowareng, Desa Karanggeneng, Dukuh Roban Timur Desa Sengon, dan Dukuh Roban Barat Desa Kedungsegog. Penyerahan kepesertaan di Kantor Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 70
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 73
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 92
Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam
Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam
Batang - Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial menggelar Pertemuan Tim Koordinasi Pengelolaan Pesisir Terpadu (PMO) Kabupaten Batang sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam pengelolaan wilayah pesisir secara berkelanjutan, di Hotel Kiyana Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2292026).
22 Sep 2026 Jumadi 66
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Batang - Jemaah calon haji kini makin dimudahkan dalam mempersiapkan paspor untuk keberangkatan ke Tanah Suci, karena Kantor Kemenhaj Batang telah mendekatkan layana, melalui Izzi paspor. Layanan tersebut diberikan secara jemput bola, sehingga sangat efektif karena jemaah tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan Kelas 1 Pemalang.
22 Sep 2026 Jumadi 82
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Batang - Menghadapi efektivitas kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang menjawab tantangan itu dengan diluncurkannya aplikasi Koneksi atau Knowledge and Office Collaboration System. Aplikasi Koneksi merupakan inovasi agar layanan kepegawaian maupun berbagai data, diperoleh secara lebih cepat karena seluruhnya terkoneksi melalui sistem.
22 Sep 2026 Jumadi 90