Bupati Batang Prioritaskan SLB Baru, Dorong Industri Penuhi Kuota 2% Difabel

Selasa, 02 Desember 2025 Jumadi Dibaca 398 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Prioritaskan SLB Baru, Dorong Industri Penuhi Kuota 2% Difabel
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat membuka Pasar Inklusi Kreasi, memperingati Hari Disabilitas Internasional, di SLB Negeri Batang, Kabupaten Batang.
Batang Perayaan Hari Disabilitas Internasional di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Batang tak hanya menyuguhkan pameran kreativitas yang memukau, tetapi juga menjadi arena diskusi sengit mengenai tantangan yang dihadapi warga disabilitas di Batang.

Batang Perayaan Hari Disabilitas Internasional di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Batang tak hanya menyuguhkan pameran kreativitas yang memukau, tetapi juga menjadi arena diskusi sengit mengenai tantangan yang dihadapi warga disabilitas di Batang.

Guru SLB Batang Moh Hikmat menyampaikan, jeritan hati mereka terkait minimnya fasilitas, mulai dari sekolah hingga akses publik. Isu utama yang mengemuka adalah keterbatasan lembaga pendidikan khusus. Kabupaten Batang yang luas ternyata hanya memiliki satu SLB, dan kondisinya kini sudah “overload”.

“SLB sendiri kan hanya satu di Batang. Sedangkan Batang itu luas dan disabilitas itu cukup banyak yang ada di Kecamatan Bawang maupun di Kecamatan Tersono,” katanya saat ditemui di halaman SLB Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2/12/2025).

Kepala Sekolah SLB Negeri Batang Buntas Ernawati, yang baru bertugas dua minggu, membenarkan kondisi tersebut. Kalau secara kebutuhan, itu masih membutuhkan lagi. Kami tidak bisa menampung semua anak disabilitas yang ada di sini.

“Jadi, setiap tahun saat penerimaan siswa baru, kami dengan sangat terpaksa tidak bisa menerima semuanya. Karena keterbatasan tempat, tenaga, dan sarana yang lain. Kelas ideal untuk siswa kelas 1 SD adalah maksimal lima anak. Namun, kondisi di SLB Batang saat ini jauh di atas standar. Bahkan ada yang 10 ada yang lebih dari 10. Itu sudah sangat-sangat overload sekali,” jelasnya.

Menanggapi keluhan ini, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bergerak cepat. Ya, tadi saya sudah diskusi. Nanti setelah ini saya akan coba mapping aset Pemda yang masih ada di Limpung ataupun di Bawang. Nanti akan kita usulkan.

Selain masalah sekolah, perhatian juga tertuju pada aksesibilitas di ruang publik dan kesempatan kerja. Bupati Faiz mengakui kekurangan tersebut, namun meyakinkan bahwa perbaikan telah dimulai.

“Betul. Kita sekarang sudah pelan-pelan perbaiki. Minimal akses di Pemda, kemudian akses di rumah dinas, untuk fasilitas khusus bagi disabilitas sudah dipasang di rumah dinas,” terangnya.

Isu tenaga kerja juga tak luput dari sorotan. Warga mendesak agar regulasi penyerapan tenaga kerja disabilitas sebesar 2% dipatuhi. Namun, Bupati menyebut dorongan awal ke industri hanya 1%. Ia menjamin akan segera menindaklanjuti.

“Kami akan panggil semua industri, nanti sosialisasi. Pada prinsipnya, kita harus sesuaikan dengan undang-undang. Kita dorong step awalnya dari 1% nanti sampai ke step selanjutnya sesuai dengan regulasi yakni sampai 2%,” tegasnya.

Setelah berkesempatan melihat langsung hasil karya tangan siswa SLB seperti kerajinan dan produk ekonomi kreatif lainnya, Bupati menyatakan dukungannya.

“Nanti akan kita berikan dukungan melalui melalui belanja pemerintah dan memang ada manfaatnya, nanti belanja pemerintah kita salah satu prioritaskan ke situ,” pungkasnya.

Ia juga berjanji untuk memasarkan produk-produk tersebut di tempat-tempat wisata atau "turism" Batang, memastikan kreativitas siswa SLB dapat dinikmati dan dihargai oleh khalayak luas. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun 149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
Batang - Sebanyak 149 nelayan dari lima wilayah pesisir Kabupaten Batang mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Kelima wilayah tersebut yakni Desa Ujungnegoro, Desa Ponowareng, Desa Karanggeneng, Dukuh Roban Timur Desa Sengon, dan Dukuh Roban Barat Desa Kedungsegog. Penyerahan kepesertaan di Kantor Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 72
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 75
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 95
Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam
Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam
Batang - Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial menggelar Pertemuan Tim Koordinasi Pengelolaan Pesisir Terpadu (PMO) Kabupaten Batang sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam pengelolaan wilayah pesisir secara berkelanjutan, di Hotel Kiyana Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2292026).
22 Sep 2026 Jumadi 67
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Batang - Jemaah calon haji kini makin dimudahkan dalam mempersiapkan paspor untuk keberangkatan ke Tanah Suci, karena Kantor Kemenhaj Batang telah mendekatkan layana, melalui Izzi paspor. Layanan tersebut diberikan secara jemput bola, sehingga sangat efektif karena jemaah tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan Kelas 1 Pemalang.
22 Sep 2026 Jumadi 82
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Batang - Menghadapi efektivitas kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang menjawab tantangan itu dengan diluncurkannya aplikasi Koneksi atau Knowledge and Office Collaboration System. Aplikasi Koneksi merupakan inovasi agar layanan kepegawaian maupun berbagai data, diperoleh secara lebih cepat karena seluruhnya terkoneksi melalui sistem.
22 Sep 2026 Jumadi 90