Festival Anak Jateng 2025, Gus Yasin Tekankan Industri Yang Ramah

Sabtu, 22 November 2025 Jumadi Dibaca 359 kali Acara Pimpinan Daerah
Festival Anak Jateng 2025, Gus Yasin Tekankan Industri Yang Ramah
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (kiri), memberikan kesempatan Forum Anak menyampaikan aspirasi di Ballroom Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Festival Anak Provinsi Jawa Tengah 2025 yang digelar di Ballroom Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (22/11/2025), menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait pembangunan daerah, peran industri, hingga perlindungan anak.

Batang - Festival Anak Provinsi Jawa Tengah 2025 yang digelar di Ballroom Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (22/11/2025), menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait pembangunan daerah, peran industri, hingga perlindungan anak.

Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak dari berbagai daerah, mulai dari Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, DKI Jakarta, Yogyakarta, hingga Jawa Tengah, termasuk Forum Anak Kabupaten Batang sebagai tuan rumah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin mengapresiasi kekuatan serta keberanian anak-anak dalam menyuarakan aspirasi mereka, khususnya terkait percepatan pembangunan KEK Batang.

“Saya sudah membaca rekomendasi yang disampaikan Forum Anak. Sangat menarik dan bisa menunjang percepatan Kawasan Ekonomi Khusus Batang,” katanya.

Gus Yasin menyoroti aspirasi anak-anak terkait tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) industri di kawasan KEK Batang. Anak-anak berharap CSR tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga berkelanjutan dan menyentuh aspek edukatif.

"Beberapa poin aspirasi yang disampaikan antara lain perlunya pendidikan keterampilan hidup di sekitar kawasan industri, program pengembangan masyarakat yang melibatkan desa dan kelompok anak, serta edukasi mengenai industri ramah anak. Ini luar biasa, karena belum semua industri terpikir untuk CSR yang berkelanjutan. Bukan hanya bangunan fisik, tapi juga edukasi,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mendukung sinergi antara dunia pendidikan dan industri, khususnya melalui penguatan SMK berbasis industri agar lebih selaras dengan kebutuhan lapangan kerja.

Selain soal pembangunan, Gus Yasin juga menyoroti pentingnya implementasi kebijakan perlindungan anak, terutama dalam hal penanganan kasus kekerasan.

Ia mempertanyakan efektivitas sistem pelaporan dan tindak lanjut kasus yang menimpa anak-anak. Tantangannya bukan hanya di pelaporan, tapi juga dalam penindaklanjutan dan pengawasan.

Selain itu juga menanggapi pengalaman salah satu peserta yang berperan sebagai “Gubernur Sehari” dan mengaku kewalahan dalam menangani banyaknya laporan kasus kekerasan anak. Menurut Gus Yasin, hal itu menunjukkan pentingnya penguatan kelembagaan Forum Anak hingga tingkat kecamatan.

"Pemprov Jateng telah menjalankan sejumlah program untuk mendukung hal tersebut, di antaranya Kecamatan Berdaya yang mengintegrasikan layanan anak, kesehatan, dan konseling dalam satu lokasi, serta program Speeling yang menghadirkan dokter spesialis dan psikiater ke sekolah-sekolah untuk pendampingan anak.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjadikan Batang sebagai kabupaten ramah anak.

“Kami berharap, kegiatan ini meningkatkan komitmen kita untuk menciptakan Kabupaten Batang yang memberikan rasa nyaman dan aman bagi anak-anak, serta mewariskan hal-hal baik untuk masa depan mereka,” harapnya.

Ia menambahkan, warisan yang ingin ditinggalkan bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga lingkungan yang sehat dan budaya yang baik.

“Mewariskan udara yang baik, air yang baik, dan budaya yang baik. Pemerintah daerah terus berkomitmen mewujudkan hal-hal tersebut,” ujar dia.

Festival Anak Provinsi Jawa Tengah 2025 ini menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa suara anak tidak hanya didengar, tetapi juga menjadi bagian dari arah kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Sosialisasikan Program KPR Sejahtera FLPP bagi ASN Pemkab Batang Sosialisasikan Program KPR Sejahtera FLPP bagi ASN
Pemkab Batang Sosialisasikan Program KPR Sejahtera FLPP bagi ASN
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggelar Sosialisasi Program Perumahan melalui Pembiayaan atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 55
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 58
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 79
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 99
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 76
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 69