Festival Anak Jateng 2025, Gus Yasin Tekankan Industri Yang Ramah

Sabtu, 22 November 2025 Jumadi Dibaca 349 kali Acara Pimpinan Daerah
Festival Anak Jateng 2025, Gus Yasin Tekankan Industri Yang Ramah
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (kiri), memberikan kesempatan Forum Anak menyampaikan aspirasi di Ballroom Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Festival Anak Provinsi Jawa Tengah 2025 yang digelar di Ballroom Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (22/11/2025), menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait pembangunan daerah, peran industri, hingga perlindungan anak.

Batang - Festival Anak Provinsi Jawa Tengah 2025 yang digelar di Ballroom Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (22/11/2025), menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait pembangunan daerah, peran industri, hingga perlindungan anak.

Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak dari berbagai daerah, mulai dari Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, DKI Jakarta, Yogyakarta, hingga Jawa Tengah, termasuk Forum Anak Kabupaten Batang sebagai tuan rumah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin mengapresiasi kekuatan serta keberanian anak-anak dalam menyuarakan aspirasi mereka, khususnya terkait percepatan pembangunan KEK Batang.

“Saya sudah membaca rekomendasi yang disampaikan Forum Anak. Sangat menarik dan bisa menunjang percepatan Kawasan Ekonomi Khusus Batang,” katanya.

Gus Yasin menyoroti aspirasi anak-anak terkait tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) industri di kawasan KEK Batang. Anak-anak berharap CSR tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga berkelanjutan dan menyentuh aspek edukatif.

"Beberapa poin aspirasi yang disampaikan antara lain perlunya pendidikan keterampilan hidup di sekitar kawasan industri, program pengembangan masyarakat yang melibatkan desa dan kelompok anak, serta edukasi mengenai industri ramah anak. Ini luar biasa, karena belum semua industri terpikir untuk CSR yang berkelanjutan. Bukan hanya bangunan fisik, tapi juga edukasi,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mendukung sinergi antara dunia pendidikan dan industri, khususnya melalui penguatan SMK berbasis industri agar lebih selaras dengan kebutuhan lapangan kerja.

Selain soal pembangunan, Gus Yasin juga menyoroti pentingnya implementasi kebijakan perlindungan anak, terutama dalam hal penanganan kasus kekerasan.

Ia mempertanyakan efektivitas sistem pelaporan dan tindak lanjut kasus yang menimpa anak-anak. Tantangannya bukan hanya di pelaporan, tapi juga dalam penindaklanjutan dan pengawasan.

Selain itu juga menanggapi pengalaman salah satu peserta yang berperan sebagai “Gubernur Sehari” dan mengaku kewalahan dalam menangani banyaknya laporan kasus kekerasan anak. Menurut Gus Yasin, hal itu menunjukkan pentingnya penguatan kelembagaan Forum Anak hingga tingkat kecamatan.

"Pemprov Jateng telah menjalankan sejumlah program untuk mendukung hal tersebut, di antaranya Kecamatan Berdaya yang mengintegrasikan layanan anak, kesehatan, dan konseling dalam satu lokasi, serta program Speeling yang menghadirkan dokter spesialis dan psikiater ke sekolah-sekolah untuk pendampingan anak.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjadikan Batang sebagai kabupaten ramah anak.

“Kami berharap, kegiatan ini meningkatkan komitmen kita untuk menciptakan Kabupaten Batang yang memberikan rasa nyaman dan aman bagi anak-anak, serta mewariskan hal-hal baik untuk masa depan mereka,” harapnya.

Ia menambahkan, warisan yang ingin ditinggalkan bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga lingkungan yang sehat dan budaya yang baik.

“Mewariskan udara yang baik, air yang baik, dan budaya yang baik. Pemerintah daerah terus berkomitmen mewujudkan hal-hal tersebut,” ujar dia.

Festival Anak Provinsi Jawa Tengah 2025 ini menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa suara anak tidak hanya didengar, tetapi juga menjadi bagian dari arah kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Jadi Pilihan Kedua, Mutu SMAN 2 Batang Tak Kalah Saing Jadi Pilihan Kedua, Mutu SMAN 2 Batang Tak Kalah Saing
Jadi Pilihan Kedua, Mutu SMAN 2 Batang Tak Kalah Saing
Batang - Mendapat predikat pilihan Kedua, sebagai rujukan pendidikan lanjutan, nyatanya justru membuat SMA Negeri 2 Batang membuktikan konsistensi dalam membangun kualitas pendidikan. Tahun ajaran 20262027, menjadi ajang pembuktian SMA Negeri 2 Batang, dengan ragam prestasi, untuk menggaet calon siswa baru.
05 Jun 2026 Jumadi 39
Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah
Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Celapar, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jumat (562026). Saat ini, progres pemenuhan dokumen administrasi dan kesiapan lahan disebut telah mencapai hampir 100 persen.
05 Jun 2026 Jumadi 72
DP3AP2KB Batang Serahkan Sertifikat Elsimil kepada Calon Pengantin, Upaya Cegah Stunting Sejak Dini DP3AP2KB Batang Serahkan Sertifikat Elsimil kepada Calon Pengantin, Upaya Cegah Stunting Sejak Dini
DP3AP2KB Batang Serahkan Sertifikat Elsimil kepada Calon Pengantin, Upaya Cegah Stunting Sejak Dini
Batang - Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang menyerahkan sertifikat Elektronik Siap Nikah dan Siap Hamil (Elsimil) kepada calon pengantin di Desa Sidayu, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jumat (562026).
05 Jun 2026 Jumadi 36
SMK Bintara Batang Tak Jadikan Nilai TKA Syarat SPMB 2026 SMK Bintara Batang Tak Jadikan Nilai TKA Syarat SPMB 2026
SMK Bintara Batang Tak Jadikan Nilai TKA Syarat SPMB 2026
Batang - Sekolah swasta di Kabupaten Batang mulai membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Salah satunya, SMK Bintara Batang yang menegaskan tidak menjadikan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai syarat penerimaan peserta didik baru.
05 Jun 2026 Jumadi 40
SMAN 1 Batang Buka Pintu Kelas Inklusi, Kuota 5 Persen Siap Tampung Siswa Disabilitas SMAN 1 Batang Buka Pintu Kelas Inklusi, Kuota 5 Persen Siap Tampung Siswa Disabilitas
SMAN 1 Batang Buka Pintu Kelas Inklusi, Kuota 5 Persen Siap Tampung Siswa Disabilitas
Batang Sekolah menengah atas negeri kini semakin ramah terhadap keberagaman calon peserta didik. Melalui sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), anak-anak dengan kebutuhan khusus mendapatkan ruang terhormat untuk mengenyam pendidikan di sekolah reguler melalui jalur afirmasi.
05 Jun 2026 Jumadi 35
SMAN 1 Batang Minta Wali Murid Cermat Saat Daftar SPMB SMAN 1 Batang Minta Wali Murid Cermat Saat Daftar SPMB
SMAN 1 Batang Minta Wali Murid Cermat Saat Daftar SPMB
Batang - Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Provinsi Jawa Tengah tahun 2026 di SMA Negeri 1 Batang mulai memasuki tahapan krusial. Saat ini, panitia tengah sibuk melayani pendampingan pengajuan akun sekaligus verifikasi berkas para Calon Murid Baru (CMB) yang dijadwalkan berlangsung hingga 12 Juni mendatang.
05 Jun 2026 Jumadi 49