Festival Anak Jateng 2025, Gus Yasin Tekankan Industri Yang Ramah

Sabtu, 22 November 2025 Jumadi Dibaca 370 kali Acara Pimpinan Daerah
Festival Anak Jateng 2025, Gus Yasin Tekankan Industri Yang Ramah
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (kiri), memberikan kesempatan Forum Anak menyampaikan aspirasi di Ballroom Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Festival Anak Provinsi Jawa Tengah 2025 yang digelar di Ballroom Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (22/11/2025), menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait pembangunan daerah, peran industri, hingga perlindungan anak.

Batang - Festival Anak Provinsi Jawa Tengah 2025 yang digelar di Ballroom Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (22/11/2025), menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait pembangunan daerah, peran industri, hingga perlindungan anak.

Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak dari berbagai daerah, mulai dari Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, DKI Jakarta, Yogyakarta, hingga Jawa Tengah, termasuk Forum Anak Kabupaten Batang sebagai tuan rumah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin mengapresiasi kekuatan serta keberanian anak-anak dalam menyuarakan aspirasi mereka, khususnya terkait percepatan pembangunan KEK Batang.

“Saya sudah membaca rekomendasi yang disampaikan Forum Anak. Sangat menarik dan bisa menunjang percepatan Kawasan Ekonomi Khusus Batang,” katanya.

Gus Yasin menyoroti aspirasi anak-anak terkait tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) industri di kawasan KEK Batang. Anak-anak berharap CSR tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga berkelanjutan dan menyentuh aspek edukatif.

"Beberapa poin aspirasi yang disampaikan antara lain perlunya pendidikan keterampilan hidup di sekitar kawasan industri, program pengembangan masyarakat yang melibatkan desa dan kelompok anak, serta edukasi mengenai industri ramah anak. Ini luar biasa, karena belum semua industri terpikir untuk CSR yang berkelanjutan. Bukan hanya bangunan fisik, tapi juga edukasi,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mendukung sinergi antara dunia pendidikan dan industri, khususnya melalui penguatan SMK berbasis industri agar lebih selaras dengan kebutuhan lapangan kerja.

Selain soal pembangunan, Gus Yasin juga menyoroti pentingnya implementasi kebijakan perlindungan anak, terutama dalam hal penanganan kasus kekerasan.

Ia mempertanyakan efektivitas sistem pelaporan dan tindak lanjut kasus yang menimpa anak-anak. Tantangannya bukan hanya di pelaporan, tapi juga dalam penindaklanjutan dan pengawasan.

Selain itu juga menanggapi pengalaman salah satu peserta yang berperan sebagai “Gubernur Sehari” dan mengaku kewalahan dalam menangani banyaknya laporan kasus kekerasan anak. Menurut Gus Yasin, hal itu menunjukkan pentingnya penguatan kelembagaan Forum Anak hingga tingkat kecamatan.

"Pemprov Jateng telah menjalankan sejumlah program untuk mendukung hal tersebut, di antaranya Kecamatan Berdaya yang mengintegrasikan layanan anak, kesehatan, dan konseling dalam satu lokasi, serta program Speeling yang menghadirkan dokter spesialis dan psikiater ke sekolah-sekolah untuk pendampingan anak.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjadikan Batang sebagai kabupaten ramah anak.

“Kami berharap, kegiatan ini meningkatkan komitmen kita untuk menciptakan Kabupaten Batang yang memberikan rasa nyaman dan aman bagi anak-anak, serta mewariskan hal-hal baik untuk masa depan mereka,” harapnya.

Ia menambahkan, warisan yang ingin ditinggalkan bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga lingkungan yang sehat dan budaya yang baik.

“Mewariskan udara yang baik, air yang baik, dan budaya yang baik. Pemerintah daerah terus berkomitmen mewujudkan hal-hal tersebut,” ujar dia.

Festival Anak Provinsi Jawa Tengah 2025 ini menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa suara anak tidak hanya didengar, tetapi juga menjadi bagian dari arah kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun 149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
Batang - Sebanyak 149 nelayan dari lima wilayah pesisir Kabupaten Batang mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Kelima wilayah tersebut yakni Desa Ujungnegoro, Desa Ponowareng, Desa Karanggeneng, Dukuh Roban Timur Desa Sengon, dan Dukuh Roban Barat Desa Kedungsegog. Penyerahan kepesertaan di Kantor Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 76
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 76
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 97
Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam
Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam
Batang - Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial menggelar Pertemuan Tim Koordinasi Pengelolaan Pesisir Terpadu (PMO) Kabupaten Batang sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam pengelolaan wilayah pesisir secara berkelanjutan, di Hotel Kiyana Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2292026).
22 Sep 2026 Jumadi 68
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Batang - Jemaah calon haji kini makin dimudahkan dalam mempersiapkan paspor untuk keberangkatan ke Tanah Suci, karena Kantor Kemenhaj Batang telah mendekatkan layana, melalui Izzi paspor. Layanan tersebut diberikan secara jemput bola, sehingga sangat efektif karena jemaah tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan Kelas 1 Pemalang.
22 Sep 2026 Jumadi 88
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Batang - Menghadapi efektivitas kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang menjawab tantangan itu dengan diluncurkannya aplikasi Koneksi atau Knowledge and Office Collaboration System. Aplikasi Koneksi merupakan inovasi agar layanan kepegawaian maupun berbagai data, diperoleh secara lebih cepat karena seluruhnya terkoneksi melalui sistem.
22 Sep 2026 Jumadi 91