PUPUK Bekali Anggota, Strategi Dampingi Perempuan Perhutanan Sosial

Rabu, 19 November 2025 Jumadi Dibaca 779 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
PUPUK Bekali Anggota, Strategi Dampingi Perempuan Perhutanan Sosial
Batang - Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Surabaya bersama Ford Foundation berupaya meningkatkan kapasitas para Penyuluh Perhutanan Sosial, agar memiliki kapasitas yang mumpuni dalam melakukan pendampingan kepada Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS).

Batang - Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Surabaya bersama Ford Foundation berupaya meningkatkan kapasitas para Penyuluh Perhutanan Sosial, agar memiliki kapasitas yang mumpuni dalam melakukan pendampingan kepada Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS).

Peningkatan kapasitas yang dikemas dalam Training of Trainer bertujuan agar penyuluh perhutanan sosial mampu melakukan pendampingan kepada KUPS berdasarkan pendekatan rantai nilai wanatani, sehingga masyarakat sekitar hutan sejahtera.

Manajer Program NGO PUPUK Surabaya Heri Saputro menerangkan, kegiatan Training of Trainer ini tujuannya supaya para pendamping perhutanan sosial ini mampu melakukan pendampingan kepada kelompok perempuan dalam mengelola usaha produktif di sektor perhutanan sosial.

“Para pendampingnya memiliki kemampuan yang terus meningkat, nantinya ilmu itu bisa diterapkan bagi kelomok perempuan sehingga meningkatkan kesejahteraan mereka,” katanya, saat ditemui di Oria Hotel Jakarta, Rabu (19/11/2025).

Usai menyampaikan materi, Feri Dzulkifli Latief selaku Market System Development, mengapresiasi karena para pendamping sangat kooperatif dalam menerima paparan materi dari tiap sesinya. Para peserta aktif karena selama ini telah berperan maksimal setiap kali menjalankan tugas pendampingan kepada para anggota KUPS.

“Semoga setelah menerima materi, para pendamping ini memiliki pengetahuan perspektif gender dan aspek bisnis bagi perempuan yang akan didampingi dalam KUPS,” harapnya.

Pengetahuan yang harus dimiliki para pendamping ini di antaranya, metode yang tepat dalam memberdayakan perempuan perhutanan sosial dan bagi memiliki kompetensi pemasaran yang baik.

Sementara itu, peserta dari NGO PUPUK Batang, Thoriqul Huda mengaku mendapatkan pengetahuan dari nara sumber, sehingga nantinya saat melakukan pendampingan terhadap para anggota KUPS, menerapkan konsep yang tepat. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 195
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 167
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 151
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 616
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 86
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 103