Ziarah Syekh Maulana Maghribi, Jeritan Warga Saat Wisata Religi

Jumat, 14 November 2025 Jumadi Dibaca 399 kali Acara Pimpinan Daerah
Ziarah Syekh Maulana Maghribi, Jeritan Warga Saat Wisata Religi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kiri), memberikan sambutan saat Sambang Desa di Lapangan Desa Cokro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang.
Batang - Setiap tahun, Desa Wonobodro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, menjadi lautan manusia saat perhelatan Haul Akbar Syekh Maulana Maghribi digelar. Ribuan peziarah dari berbagai penjuru memadati desa ini, namun ironisnya, jalan menuju lokasi wisata religi ini justru dinilai warga sebagai "jalan menuju kesulitan."

Batang - Setiap tahun, Desa Wonobodro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, menjadi lautan manusia saat perhelatan Haul Akbar Syekh Maulana Maghribi digelar. Ribuan peziarah dari berbagai penjuru memadati desa ini, namun ironisnya, jalan menuju lokasi wisata religi ini justru dinilai warga sebagai "jalan menuju kesulitan."

Warga setempat kini menyuarakan keluhan mereka, meminta perhatian serius pemerintah daerah terkait kondisi infrastruktur yang selalu menjadi momok menjelang acara besar tersebut.

Ahmad Rohim, perwakilan warga Wonobodro menyampaikan, unek-unek tersebut dalam acara Sambang Desa Cokro, Kecamatan Blado. Menurutnya, jalan yang sempit dan lahan parkir yang minim adalah dua masalah utama yang harus segera dicarikan solusi.

“Jalan sempit ini sangat menyulitkan, apalagi saat haul. Kami sudah sering mengajukan, tapi belum terealisasi. Bahkan, dari total 2,5 kilometer jalan yang idealnya harus dilebarkan di wilayah itu, masih tersisa sekitar 1.500 meter yang belum tersentuh pelebaran,” katanya, saat ditemui di Lapangan Desa Cokro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jumat (14/11/2025).

Kesulitan semakin bertambah parah dengan kondisi lahan parkir. Aset milik Pemda, yakni Eks Bengkok Guru, yang memiliki luas 3,6 hektare ternyata hanya dimanfaatkan optimal seluas 1 hektare saja. Saat Haul Akbar, area parkir yang tidak memadai ini memaksa kendaraan-kendaraan untuk tumpah ruah ke badan jalan.

“Kalau mobil masuk waktu haul, tidak bisa dipakai. Akhirnya mobil semuanya parkir di jalan. Ini membuat akses masuk keluarnya sopir dan pejabat di Wonobodro sangat sulit sekali,” ungkapnya.

Meskipun menyadari bahwa realisasi pelebaran jalan dan perluasan parkir mustahil dilakukan di sisa akhir tahun ini, warga Wonobodro berharap aspirasi ini dapat menjadi prioritas mutlak yang segera dieksekusi sebelum gelaran haul tahun depan.

Menanggapi keluhan warga, Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengakui, bahwa perbaikan infrastruktur jalan memang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemda.

“Saya mengakui, masih banyak masukan infrastruktur jalan. Pak, dalane rusak, dalane ini, pelan-pelan kita perbaiki,” tegasnya.

Bupati Faiz menjelaskan, perbaikan infrastruktur dilakukan secara bertahap mengingat kebutuhan anggaran yang sangat besar, yang ia sebut bisa mencapai ratusan hingga satu triliun rupiah. Ia mencontohkan, beberapa titik jalan sudah mulai diperbaiki, seperti jalur dari Wonotunggal ke Bandar yang menuju Blado sudah dilakukan pengaspalan ulang.

“Di beberapa titik sudah kita bangunkan. Banyuputih, Limpung, beberapa desa sudah kita bangun baru cor, dan Insyaallah nanti kita berharap Blado juga segera kebagian," imbuhnya, seraya meminta masyarakat untuk bersabar,” terangnya.

Ia juga menambahkan, komitmen pembangunan di wilayah lain, seperti jalur Bandar Gerlang, yang diharapkan dapat menjadi shortcut utama ke Dieng.

“Bandar-Gerlang tahun depan insyaallah kita tambah Rp 6 Miliar. Sehingga insyaallah akan menjelang tuntas. Jadi, orang kalau mau ke Dieng sudah insyaallah akan pilih lewat Batang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 17
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 91
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 97
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 50
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 14
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 16