Ziarah Syekh Maulana Maghribi, Jeritan Warga Saat Wisata Religi

Jumat, 14 November 2025 Jumadi Dibaca 535 kali Acara Pimpinan Daerah
Ziarah Syekh Maulana Maghribi, Jeritan Warga Saat Wisata Religi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kiri), memberikan sambutan saat Sambang Desa di Lapangan Desa Cokro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang.
Batang - Setiap tahun, Desa Wonobodro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, menjadi lautan manusia saat perhelatan Haul Akbar Syekh Maulana Maghribi digelar. Ribuan peziarah dari berbagai penjuru memadati desa ini, namun ironisnya, jalan menuju lokasi wisata religi ini justru dinilai warga sebagai "jalan menuju kesulitan."

Batang - Setiap tahun, Desa Wonobodro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, menjadi lautan manusia saat perhelatan Haul Akbar Syekh Maulana Maghribi digelar. Ribuan peziarah dari berbagai penjuru memadati desa ini, namun ironisnya, jalan menuju lokasi wisata religi ini justru dinilai warga sebagai "jalan menuju kesulitan."

Warga setempat kini menyuarakan keluhan mereka, meminta perhatian serius pemerintah daerah terkait kondisi infrastruktur yang selalu menjadi momok menjelang acara besar tersebut.

Ahmad Rohim, perwakilan warga Wonobodro menyampaikan, unek-unek tersebut dalam acara Sambang Desa Cokro, Kecamatan Blado. Menurutnya, jalan yang sempit dan lahan parkir yang minim adalah dua masalah utama yang harus segera dicarikan solusi.

“Jalan sempit ini sangat menyulitkan, apalagi saat haul. Kami sudah sering mengajukan, tapi belum terealisasi. Bahkan, dari total 2,5 kilometer jalan yang idealnya harus dilebarkan di wilayah itu, masih tersisa sekitar 1.500 meter yang belum tersentuh pelebaran,” katanya, saat ditemui di Lapangan Desa Cokro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jumat (14/11/2025).

Kesulitan semakin bertambah parah dengan kondisi lahan parkir. Aset milik Pemda, yakni Eks Bengkok Guru, yang memiliki luas 3,6 hektare ternyata hanya dimanfaatkan optimal seluas 1 hektare saja. Saat Haul Akbar, area parkir yang tidak memadai ini memaksa kendaraan-kendaraan untuk tumpah ruah ke badan jalan.

“Kalau mobil masuk waktu haul, tidak bisa dipakai. Akhirnya mobil semuanya parkir di jalan. Ini membuat akses masuk keluarnya sopir dan pejabat di Wonobodro sangat sulit sekali,” ungkapnya.

Meskipun menyadari bahwa realisasi pelebaran jalan dan perluasan parkir mustahil dilakukan di sisa akhir tahun ini, warga Wonobodro berharap aspirasi ini dapat menjadi prioritas mutlak yang segera dieksekusi sebelum gelaran haul tahun depan.

Menanggapi keluhan warga, Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengakui, bahwa perbaikan infrastruktur jalan memang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemda.

“Saya mengakui, masih banyak masukan infrastruktur jalan. Pak, dalane rusak, dalane ini, pelan-pelan kita perbaiki,” tegasnya.

Bupati Faiz menjelaskan, perbaikan infrastruktur dilakukan secara bertahap mengingat kebutuhan anggaran yang sangat besar, yang ia sebut bisa mencapai ratusan hingga satu triliun rupiah. Ia mencontohkan, beberapa titik jalan sudah mulai diperbaiki, seperti jalur dari Wonotunggal ke Bandar yang menuju Blado sudah dilakukan pengaspalan ulang.

“Di beberapa titik sudah kita bangunkan. Banyuputih, Limpung, beberapa desa sudah kita bangun baru cor, dan Insyaallah nanti kita berharap Blado juga segera kebagian," imbuhnya, seraya meminta masyarakat untuk bersabar,” terangnya.

Ia juga menambahkan, komitmen pembangunan di wilayah lain, seperti jalur Bandar Gerlang, yang diharapkan dapat menjadi shortcut utama ke Dieng.

“Bandar-Gerlang tahun depan insyaallah kita tambah Rp 6 Miliar. Sehingga insyaallah akan menjelang tuntas. Jadi, orang kalau mau ke Dieng sudah insyaallah akan pilih lewat Batang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun 149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
Batang - Sebanyak 149 nelayan dari lima wilayah pesisir Kabupaten Batang mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Kelima wilayah tersebut yakni Desa Ujungnegoro, Desa Ponowareng, Desa Karanggeneng, Dukuh Roban Timur Desa Sengon, dan Dukuh Roban Barat Desa Kedungsegog. Penyerahan kepesertaan di Kantor Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 78
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 78
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 100
Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam
Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam
Batang - Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial menggelar Pertemuan Tim Koordinasi Pengelolaan Pesisir Terpadu (PMO) Kabupaten Batang sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam pengelolaan wilayah pesisir secara berkelanjutan, di Hotel Kiyana Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2292026).
22 Sep 2026 Jumadi 70
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Batang - Jemaah calon haji kini makin dimudahkan dalam mempersiapkan paspor untuk keberangkatan ke Tanah Suci, karena Kantor Kemenhaj Batang telah mendekatkan layana, melalui Izzi paspor. Layanan tersebut diberikan secara jemput bola, sehingga sangat efektif karena jemaah tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan Kelas 1 Pemalang.
22 Sep 2026 Jumadi 91
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Batang - Menghadapi efektivitas kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang menjawab tantangan itu dengan diluncurkannya aplikasi Koneksi atau Knowledge and Office Collaboration System. Aplikasi Koneksi merupakan inovasi agar layanan kepegawaian maupun berbagai data, diperoleh secara lebih cepat karena seluruhnya terkoneksi melalui sistem.
22 Sep 2026 Jumadi 97