SMAN 1 Batang Minta Wali Murid Cermat Saat Daftar SPMB

Jumat, 05 Juni 2026 Jumadi Dibaca 535 kali Pendidikan dan Latihan
SMAN 1 Batang Minta Wali Murid Cermat Saat Daftar SPMB
Salah satu calon siswa (kiri), mendaftar SPMB di SMAN 1 Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Provinsi Jawa Tengah tahun 2026 di SMA Negeri 1 Batang mulai memasuki tahapan krusial. Saat ini, panitia tengah sibuk melayani pendampingan pengajuan akun sekaligus verifikasi berkas para Calon Murid Baru (CMB) yang dijadwalkan berlangsung hingga 12 Juni mendatang.

Batang - Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Provinsi Jawa Tengah tahun 2026 di SMA Negeri 1 Batang mulai memasuki tahapan krusial. Saat ini, panitia tengah sibuk melayani pendampingan pengajuan akun sekaligus verifikasi berkas para Calon Murid Baru (CMB) yang dijadwalkan berlangsung hingga 12 Juni mendatang.

Namun, di tengah jalannya proses verifikasi, panitia masih menemukan sejumlah kendala teknis yang cukup mengganggu. Masalah paling mencolok adalah ketidaksesuaian titik koordinat rumah calon siswa dengan alamat yang tertera pada Kartu Keluarga (KK).

Tak tanggung-tanggung, panitia mencatat puluhan pendaftar yang titik rumahnya "nyasar" hingga ke luar wilayah kecamatan setempat, hingga ke wilayah Jawa Timur dan Jawa Barat.

Ketua SPMB yang juga Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Batang Tri Tunggal Prihatsetiyotomo mengatakan, kendala yang kami hadapi ketika verifikasi berkas adalah kesalahan CMB ketika pengajuan akun. Yang paling sering adalah salah upload dokumen.

“Jika ditemukan kesalahan dokumen, tim verifikasi terpaksa harus membatalkan ajuan akun tersebut agar calon siswa bisa mengulangi proses dari awal dengan data yang benar. Masalah titik koordinat pun setali tiga uang,” katanya saat ditemui di Aula SMAN 1 Batang, Kabupaten Batang, Jumat (5/6/2026).

Permasalahan yang kedua adalah titik koordinat masih belum sesuai dengan yang ada di KK. Itu juga harus melewati verifikasi, dibatalkan operator, baru nanti bisa pengajuan akun lagi dengan membetulkan titik koordinat yang sesuai dengan KK.

Menurut Tri, aplikasi pendaftaran sebenarnya sudah membatasi ruang lingkup berdasarkan zonasi hijau yang mencakup wilayah kecamatan asal CMB. Sayangnya, ketidakcermatan saat menitik lokasi membuat posisi rumah calon siswa terlempar jauh.

“Terkadang titik itu di luar zona hijaunya. Berarti titik koordinatnya berada di luar kecamatannya, sehingga harus dipindahkan ke zona hijau dan melihat titik koordinat sesuai dengan alamat KK-nya,” jelanya.

Hingga saat ini, SMAN 1 Batang setidaknya telah mengidentifikasi lebih dari 20 kasus titik koordinat yang keliru. Pada SPMB tahun 2026 ini, Provinsi Jawa Tengah membuka empat jalur resmi yang bisa dipilih oleh para calon siswa, yaitu jalur domisili (jarak terdekat), jalur prestasi, jalur afirmasi, dan jalur mutasi atau perpindahan orang tua.

Tri mengingatkan agar masyarakat, khususnya yang ingin memanfaatkan jalur mutasi, benar-benar membaca petunjuk teknis (juknis) yang berlaku. Pasalnya, jalur ini kerap kali disalahpahami oleh wali murid yang pindah tugas namun masih berada di dalam satu wilayah kabupaten yang sama.

“Kalau masih dalam lingkup kabupaten yang sama, maka surat mutasi tadi tidak berlaku, nggih. Misalnya pindah dari Kecamatan Limpung ke Kecamatan Batang, nah itu berarti surat mutasinya tidak diberlakukan, berarti tidak berhak menggunakan jalur mutasi,” terangnya.

Surat mutasi hanya dinyatakan sah jika alamat KK asal berada di luar Kabupaten Batang, yang membuktikan adanya perpindahan kerja antarwilayah. Sementara itu, untuk jalur prestasi, seleksi akan mengombinasikan nilai rapor dan nilai Tambahan Akhir Kelulusan (TAK) dengan porsi berimbang.

Tri juga menyebutkan bahwa sistem secara otomatis akan menarik data tersebut karena nilai TAK sudah terekam pada Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Iya, itu 50-50 otomatis tertarik di sistem.

“Ada perbedaan regulasi yang cukup signifikan pada SPMB tahun ini dibanding tahun sebelumnya. Jika dulu calon siswa yang tersingkir dari jalur pilihan akan otomatis dialihkan oleh sistem ke sekolah yang sepi peminat, maka tahun ini aturan tersebut dihapus,” tegasnya.

Calon siswa dituntut aktif memantau pergerakan posisi mereka secara mandiri melalui jurnal seleksi. Jika nama mereka terdepak dari jurnal, mereka harus segera mengambil tindakan manual agar tidak kehilangan kesempatan sekolah. Ketika dia tidak muncul di jurnal nantinya, berarti dia sudah tidak masuk di sekolah manapun. Berarti harus kontrol jurnal.

“Kalau dia tidak muncul di jurnal berarti dia harus batal pilihan, kemudian bisa memilih sekolah lain dengan jalur yang memenuhi syarat, atau pindah di sekolah yang sama tapi memilih jalur yang masih memungkinkan,” imbuhnya.

Untuk tahun ajaran 2026, SMAN 1 Batang sendiri menyediakan total daya tampung sebanyak 324 siswa. Kuota tersebut dibagi ke dalam beberapa persentase sesuai aturan terbaru:

 * Jalur Domisili: Minimal 33% (termasuk di dalamnya kuota 5% untuk Domisili Khusus bagi wilayah kecamatan yang belum memiliki SMA/SMK Negeri).

 * Jalur Afirmasi: 32% (mengalami kenaikan dari tahun lalu yang hanya 30%, diprioritaskan bagi NIK yang masuk desil 1–4 data Dinas Sosial).

 * Jalur Prestasi: 30%.

 * Jalur Mutasi: Maksimal 5%.

“Dengan sisa waktu yang ada, panitia mengimbau para orang tua dan calon murid untuk lebih teliti dalam menginput data serta terus memantau pergerakan jurnal setelah berkas mereka dinyatakan lolos verifikasi,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
Batang - Suasana berbeda mewarnai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMA Negeri 1 Bandar. Salah satu kegiatan yang dinantikan adalah demo ekstrakurikuler, yang menampilkan berbagai organisasi dan kegiatan pengembangan diri.
17 Jul 2026 Jumadi 26
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Batang Kabupaten Batang terus membuktikan diri sebagai magnet investasi yang magnetis di Jawa Tengah. Berdasarkan hitungan mandiri sementara, realisasi investasi di Bumi Alas Roban pada Triwulan II tahun 2026 sukses menyentuh angka Rp2.316.314.589.523,00 (Rp2,3 triliun). Tak hanya membawa segar bagi roda perekonomian, capaian kuartal kedua ini juga berhasil menyerap 5.396 tenaga kerja lokal.
17 Jul 2026 Jumadi 14
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Batang - Pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi pelajaran, tetapi juga kemampuan peserta didik untuk menampilkan potensi dirinya. Di berbagai sekolah, guru sering menemukan siswa yang memperoleh nilai akademik baik, memahami materi pelajaran, bahkan mampu menjawab soal dengan benar, tetapi memilih diam ketika diminta menjelaskan hasil pekerjaannya di depan kelas.
17 Jul 2026 Jumadi 28
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersiap merombak total gaya belanja daerahnya. Langkah berani ini diambil demi menyembuhkan "penyakit" tahunan yang kerap melanda pengelolaan anggaran: menumpuknya proyek di akhir tahun yang berujung pada tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
16 Jul 2026 Jumadi 213
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi media untuk mendekatkan siswa baru dengan seluruh warga sekolah. Namun, memberikan peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan ekstrakurikuler, selain prestasi akademik.
16 Jul 2026 Jumadi 96
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Batang - Kawasan hutan di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, kembali menunjukkan pentingnya peran sebagai habitat keanekaragaman hayati. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keberadaan burung Raja Udang Kalung Biru (Alcedo euryzonaAlcedo peninsulae), satwa endemik Indonesia yang berstatus dilindungi dan sangat terancam punah.
16 Jul 2026 Jumadi 180