Bupati Batang Dorong Warga Kembangkan Peternakan Sapi

Jumat, 14 November 2025 Jumadi Dibaca 384 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Dorong Warga Kembangkan Peternakan Sapi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kiri), memberikan sambutan saat Sambang Desa di Lapangan Desa Cokro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang.
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menghadiri kegiatan Sambang Desa di Lapangan Desa Cokro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jumat (14/11/2025).

Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menghadiri kegiatan Sambang Desa di Lapangan Desa Cokro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jumat (14/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak warga Blado untuk lebih mensyukuri sekaligus memaksimalkan potensi tanah subur yang dimiliki wilayah tersebut.

“Blado ini adalah salah satu berkah dari Allah. Tanahnya subur, apa pun yang ditanam bisa tumbuh. Ini harus kita syukuri dan manfaatkan sebaik mungkin,” jelasnya.

Menurut Faiz, langkah penting setelah mensyukuri karunia alam adalah menjaga serta memanfaatkan tanah secara berkelanjutan. Ia menekankan agar lahan pertanian di Blado tidak dialihfungsikan secara sembarangan.

“Jangan sampai tiba-tiba dibangun pabrik. Potensi besar Blado itu untuk pertanian dan peternakan, terutama sapi,” tegasnya.

Faiz membeberkan peluang ekonomi dari sektor peternakan seiring beroperasinya pabrik Nestlé di Kabupaten Batang. Ia menyebut kebutuhan harian pabrik tersebut mencapai 130.000 liter susu sapi, sementara pasokan lokal baru mampu memenuhi sekitar 2.000 liter.

“Masih kurang 128.000 liter. Satu sapi rata-rata menghasilkan 1020 liter susu, jadi kebutuhan sapinya sekitar 13.000 ekor. Ini peluang besar bagi warga,” terangnya.

Faiz juga menyebutkan, Pemkab Batang siap memfasilitasi warga yang ingin mengembangkan peternakan sapi. Termasuk menghubungkan mereka dengan pihak Nestlé serta memberikan pendampingan teknis.

Di hadapan warga, Faiz juga menyampaikan perkembangan ekonomi Kabupaten Batang yang dinilai sangat pesat berkat keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan percepatan industrialisasi.

“Hari ini pertumbuhan ekonomi kita termasuk tiga besar tercepat di Jawa Tengah dan mungkin masuk 20 besar nasional,” ungkapnya.

Faiz memastikan bahwa industri yang masuk ke Batang wajib memprioritaskan tenaga kerja lokal dengan komposisi minimal 70 persen. Selama setahun terakhir, Pemkab Batang mencatat telah menyalurkan 6.500 warga ke berbagai sektor industri. Angka tersebut diprediksi akan melonjak signifikan pada 2027 ketika lebih dari 40 pabrik mulai beroperasi.

“Pada akhir 2027, kebutuhan tenaga kerja diperkirakan mencapai 60.00070.000 orang. Ini akan menjadi masa emas bagi masyarakat Batang. Bahwa pemerintah daerah akan terus mendampingi masyarakat, baik di sektor pertanian, peternakan, maupun industri, agar seluruh potensi ekonomi dapat dinikmati warga secara maksimal,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 16
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 90
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 97
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 50
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 13
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 16