Dinkes Batang Berhasil Cegah Menu MBG Tidak Layak Konsumsi

Kamis, 06 November 2025 Jumadi Dibaca 1.192 kali Kesehatan
Dinkes Batang Berhasil Cegah Menu MBG Tidak Layak Konsumsi
Dinkes Batang Berhasil Cegah Menu MBG Tidak Layak Konsumsi.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang menindaklanjuti laporan terkait dugaan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak layak konsumsi di tiga sekolah, yaitu MTs NU 02 Batang, MI Karanganyar, dan SD Negeri Kalipucang Wetan.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang menindaklanjuti laporan terkait dugaan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak layak konsumsi di tiga sekolah, yaitu MTs NU 02 Batang, MI Karanganyar, dan SD Negeri Kalipucang Wetan.

Insiden terjadi pada Kamis siang, 6 November 2025, ketika sejumlah siswa melaporkan bahwa lauk telur dadar iris yang disajikan memiliki aroma tidak sedap.

Sebagai langkah antisipatif, pihak sekolah segera menarik dan mengembalikan makanan tersebut agar tidak dikonsumsi oleh siswa. Di SDN Kalipucang Wetan, tercatat sebanyak 80 porsi makanan dikembalikan kepada penyedia Satuan Pelaksana Pemberi Gizi (SPPG).

Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo membenarkan, laporan tersebut dan menegaskan pentingnya kewaspadaan seluruh pihak dalam pelaksanaan program MBG.

“Kami sudah menerima laporan dan langsung menindaklanjuti, khususnya di SDN Kalipucang Wetan. Kami mengimbau guru dan siswa untuk selalu memeriksa kondisi makanan sebelum dikonsumsi, serta segera melaporkan apabila ditemukan kejanggalan,” katanya, saat ditemui di Disdikbud Batang, Kabupaten Batang, Kamis (6/11/2025).

Disdikbud mendukung penuh instruksi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan untuk memperkuat pengawasan dengan membentuk forum komunikasi antara sekolah, penyedia SPPG, dan orang tua siswa.

“Langkah ini, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemantauan kualitas makanan yang disajikan kepada anak-anak. Kami akan segera mensosialisasikan pembentukan forum komunikasi ini agar orang tua turut serta mengawasi pelaksanaan program MBG,” jelasnya.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan, bahwa pemerintah tidak akan menoleransi kelalaian dalam pelaksanaan program MBG.

“Program ini bertujuan baik, untuk mendukung gizi dan kesehatan anak-anak Batang. Jika ditemukan ada oknum penyedia yang tidak memenuhi standar, maka izinnya akan langsung dicabut,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan, agar dibuat Standar Operasional Prosedur (SOP) baru yang mengatur mekanisme komunikasi dan pelaporan antara pihak sekolah, penyedia makanan, dan orang tua.

“Kami ingin ada keterlibatan aktif dari orang tua. Masukan dari mereka penting agar menu yang disediakan sesuai dengan selera anak, bergizi, dan aman dikonsumsi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Surveilans, Imunisasi, dan KLB Dinkes Batang Khairunisa menyampaikan, bahwa tim Dinkes telah mengambil sampel makanan dari lokasi dan melakukan pemeriksaan awal.

“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan perubahan bau pada dua item, yaitu sayur sawi putih dan telur dadar iris. Bau yang muncul merupakan indikasi bahan makanan sudah tidak layak konsumsi,” terangnya.

Khairunisa menambahkan, hingga saat ini tidak ada laporan siswa yang mengalami gejala keracunan. Hal tersebut berkat respon cepat pihak sekolah yang segera menarik makanan sebelum dikonsumsi oleh siswa.

“Alhamdulillah, tidak ada korban. Sekolah langsung mengambil tindakan cepat sehingga kejadian yang tidak diinginkan dapat dicegah,” ungkapnya.

Dinkes juga memastikan bahwa penyedia makanan, yaitu SPPG Dinasri, saat ini belum melengkapi izin operasional dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

“Kami sudah melakukan pembinaan dan meminta pihak SPPG untuk segera melengkapi syarat tersebut, namun hingga kini belum ada tindak lanjut. Kami akan kembali melakukan peninjauan,” ujar dia.

Sebagai langkah antisipatif, Dinkes Batang telah mengamankan sampel makanan untuk keperluan pemeriksaan lanjutan jika diperlukan.

“Pemkab Batang menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pengawasan, memastikan seluruh penyedia MBG memenuhi standar keamanan pangan, serta menjamin bahwa setiap siswa di Kabupaten Batang mendapatkan makanan yang sehat, aman, dan bergizi sesuai dengan tujuan utama program MBG,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 270
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 216
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
07 Okt 2026 Jumadi 194
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 246
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 357
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 332