Keracunan Makanan, Dinkes Batang Kirim 9 Sampel Makanan ke Semarang

Sabtu, 01 November 2025 Jumadi Dibaca 2.564 kali Kesehatan
Keracunan Makanan, Dinkes Batang Kirim 9 Sampel Makanan ke Semarang
Batang - Ratusan perut siswa di SMKN 1 Kandeman, Batang mendadak bergejolak, memicu kepanikan massal pada Kamis (3O/10/2025) malam saat pelajar sudah di rumah masing masing. Mereka mengalami sakit perut, mual, hingga muntah usai menyantap menu dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebuah tragedi yang kuat dugaan disebabkan oleh keracunan makanan.

Batang - Ratusan perut siswa di SMKN 1 Kandeman, Batang mendadak bergejolak, memicu kepanikan massal pada Kamis (3O/10/2025) malam saat pelajar sudah di rumah masing masing. Mereka mengalami sakit perut, mual, hingga muntah usai menyantap menu dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebuah tragedi yang kuat dugaan disebabkan oleh keracunan makanan.

Pemerintah Kabupaten Batang langsung bergerak cepat. Begitu laporan diterima dari SMKN 1 Kandeman pada pukul 09.30 WIB pada Jumat (31/10/2025), tim Dinas Kesehatan (Dinkes) tanpa menunda langsung meluncur ke lokasi kejadian. Satu orang siswa sempat mengalami kondisi yang cukup mengkhawatirkan hingga harus dirujuk ke RSUD Batang karena diare dan mual-mual.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Batang Ida Susilaksmi, memastikan kondisi siswa tersebut tidak berlanjut buruk. Setelah observasi, kondisinya membaik dan langsung dipulangkan. Siswa tersebut hanya diobservasi selama kurang lebih dua jam karena kondisinya telah stabil.

Meskipun dugaan kuat mengarah pada menu Program MBG, Ida Susilaksmi, dengan hati-hati, belum berani mengambil kesimpulan pasti. Pihaknya menegaskan tragedi ini masih menunggu kepastian dari hasil uji laboratorium.

“Kami belum berani mengambil kesimpulan atas tragedi keracunan masal di SMKN 1 Kandeman diakibatkan oleh MBG sebelum ada hasil Laboratorium,” katanya, saat dihubungi melalui Gawai, Sabtu (1/11/2025).

Namun, Pemerintah secara tegas akan melakukan penyelidikan mendalam atas insiden keracunan tersebut.

Untuk membongkar misteri penyebab pasti keracunan, Dinas Kesehatan segera menyita sejumlah sampel makanan dan minuman yang dikonsumsi siswa. Sampel-sampel vital ini telah dikemas dan dikirim ke Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa Tengah di Semarang.

Daftar Sampel yang Diuji:

 * Air minum galon isi ulang buffer SPPG (1 botol)

 * Air bersih buffer SPPG (1 botol)

 * Tahu bakso buffer SPPG (1 plastik)

 * Tumis caisin jagung buffer SPPG (1 plastik)

 * Nasi putih buffer SPPG (1 plastik)

 * Ayam rica buffer SPPG (1 plastik)

 * Nasi putih sisa makanan siswa (1 plastik)

 * Ayam rica sisa makanan siswa (1 plastik)

 * Tahu bakso sisa makanan siswa (1 plastik)

Sambil menunggu hasil uji lab, tim dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas juga sedang mendalami aktivitas yang berinteraksi di stasiun gizi, tempat makanan diolah atau didistribusikan.

Sayangnya, kepastian penyebab keracunan ini tidak bisa didapatkan dalam waktu singkat. Ida Susilaksmi memprediksi hasil uji lab membutuhkan waktu kurangminggu lebih satu sampai dua minggu.

“Hasilnya itu satu sampai dua minggu, karena harus ada dari laboratoriumnya juga, mengenai perkiraan waktu hasil uji lab akan keluar,” ungkapnya.

Senada dengan Dinkes, pihak sekolah juga menyatakan kepastian akan diumumkan setelah hasil resmi keluar.

Kepala SMKN 1 Kandeman Yulianto mengatakan, kami masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebabnya.

“Pemerintah Kabupaten Batang berjanji akan mengumumkan hasil uji lab kepada publik begitu didapatkan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 270
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 216
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
07 Okt 2026 Jumadi 193
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 245
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 357
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 332