Keracunan Makanan, Dinkes Batang Kirim 9 Sampel Makanan ke Semarang

Sabtu, 01 November 2025 Jumadi Dibaca 2.435 kali Kesehatan
Keracunan Makanan, Dinkes Batang Kirim 9 Sampel Makanan ke Semarang
Batang - Ratusan perut siswa di SMKN 1 Kandeman, Batang mendadak bergejolak, memicu kepanikan massal pada Kamis (3O/10/2025) malam saat pelajar sudah di rumah masing masing. Mereka mengalami sakit perut, mual, hingga muntah usai menyantap menu dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebuah tragedi yang kuat dugaan disebabkan oleh keracunan makanan.

Batang - Ratusan perut siswa di SMKN 1 Kandeman, Batang mendadak bergejolak, memicu kepanikan massal pada Kamis (3O/10/2025) malam saat pelajar sudah di rumah masing masing. Mereka mengalami sakit perut, mual, hingga muntah usai menyantap menu dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebuah tragedi yang kuat dugaan disebabkan oleh keracunan makanan.

Pemerintah Kabupaten Batang langsung bergerak cepat. Begitu laporan diterima dari SMKN 1 Kandeman pada pukul 09.30 WIB pada Jumat (31/10/2025), tim Dinas Kesehatan (Dinkes) tanpa menunda langsung meluncur ke lokasi kejadian. Satu orang siswa sempat mengalami kondisi yang cukup mengkhawatirkan hingga harus dirujuk ke RSUD Batang karena diare dan mual-mual.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Batang Ida Susilaksmi, memastikan kondisi siswa tersebut tidak berlanjut buruk. Setelah observasi, kondisinya membaik dan langsung dipulangkan. Siswa tersebut hanya diobservasi selama kurang lebih dua jam karena kondisinya telah stabil.

Meskipun dugaan kuat mengarah pada menu Program MBG, Ida Susilaksmi, dengan hati-hati, belum berani mengambil kesimpulan pasti. Pihaknya menegaskan tragedi ini masih menunggu kepastian dari hasil uji laboratorium.

“Kami belum berani mengambil kesimpulan atas tragedi keracunan masal di SMKN 1 Kandeman diakibatkan oleh MBG sebelum ada hasil Laboratorium,” katanya, saat dihubungi melalui Gawai, Sabtu (1/11/2025).

Namun, Pemerintah secara tegas akan melakukan penyelidikan mendalam atas insiden keracunan tersebut.

Untuk membongkar misteri penyebab pasti keracunan, Dinas Kesehatan segera menyita sejumlah sampel makanan dan minuman yang dikonsumsi siswa. Sampel-sampel vital ini telah dikemas dan dikirim ke Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa Tengah di Semarang.

Daftar Sampel yang Diuji:

 * Air minum galon isi ulang buffer SPPG (1 botol)

 * Air bersih buffer SPPG (1 botol)

 * Tahu bakso buffer SPPG (1 plastik)

 * Tumis caisin jagung buffer SPPG (1 plastik)

 * Nasi putih buffer SPPG (1 plastik)

 * Ayam rica buffer SPPG (1 plastik)

 * Nasi putih sisa makanan siswa (1 plastik)

 * Ayam rica sisa makanan siswa (1 plastik)

 * Tahu bakso sisa makanan siswa (1 plastik)

Sambil menunggu hasil uji lab, tim dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas juga sedang mendalami aktivitas yang berinteraksi di stasiun gizi, tempat makanan diolah atau didistribusikan.

Sayangnya, kepastian penyebab keracunan ini tidak bisa didapatkan dalam waktu singkat. Ida Susilaksmi memprediksi hasil uji lab membutuhkan waktu kurangminggu lebih satu sampai dua minggu.

“Hasilnya itu satu sampai dua minggu, karena harus ada dari laboratoriumnya juga, mengenai perkiraan waktu hasil uji lab akan keluar,” ungkapnya.

Senada dengan Dinkes, pihak sekolah juga menyatakan kepastian akan diumumkan setelah hasil resmi keluar.

Kepala SMKN 1 Kandeman Yulianto mengatakan, kami masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebabnya.

“Pemerintah Kabupaten Batang berjanji akan mengumumkan hasil uji lab kepada publik begitu didapatkan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 43
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 34
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 52
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 35
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 55
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mengawal ketat pendistribusian dan edukasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
27 Jul 2026 Jumadi 103