Awal Kuartal IV KEK Industropolis Batang Sambut Investasi Rp456,76 Miliar

Jumat, 31 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 1.929 kali Pembangunan Infrastruktur
Awal Kuartal IV KEK Industropolis Batang Sambut Investasi Rp456,76 Miliar
KEK Industropolis Batang melakukan Penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) dan Tanah Komersial (PPTK) berlangsung di Ballroom Gedung Pengelola KEK Industropolis Batang.
Batang - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, yang merupakan bagian dari Holding BUMN Danareksa, mencatat capaian penting pada awal kuartal IV 2025. Sebanyak enam perusahaan resmi bergabung sebagai tenant baru dengan total nilai investasi mencapai Rp456,76 miliar. Penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) dan Tanah Komersial (PPTK) berlangsung di Ballroom Gedung Pengelola KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (31/10/2025).

Batang - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, yang merupakan bagian dari Holding BUMN Danareksa, mencatat capaian penting pada awal kuartal IV 2025. Sebanyak enam perusahaan resmi bergabung sebagai tenant baru dengan total nilai investasi mencapai Rp456,76 miliar. Penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) dan Tanah Komersial (PPTK) di Ballroom Gedung Pengelola KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (31/10/2025).

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur Utama KEK Industropolis Batang Ngurah Wirawan, bersama perwakilan dari enam perusahaan, yakni Komisaris Utama PT WKI Mr. Yu Liangtian, Director PT Novatex Industry Indonesia Mr. Mao Wenshu, President Director PT Woodpark Mebel Indonesia Eddy Wibowo, Direktur Utama PT Isni Teknologi Konstruksi Indonesia Xie Xue Jun, Direktur PT San Bao Canyin Roky Farid Annavy, dan Director PT Cinlong Culinary Indonesia Sugiharto.

Direktur Utama KEK Industropolis Batang Ngurah Wirawan mengatakan, kehadiran tenant baru di KEK Industropolis Batang menegaskan kepercayaan investor untuk berekspansi di Indonesia.

“Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan Foreign Direct Investment (FDI) dan membuka lapangan kerja baru di wilayah Batang dan sekitarnya,” katanya.

Ia menambahkan, masuknya para tenant komersial menjadi embrio awal pengembangan jangka panjang KEK Industropolis Batang sebagai sentra ekonomi yang menciptakan ekosistem bisnis dan rekreasi terintegrasi.

“Kawasan tersebut ke depan tidak hanya berfokus pada industri manufaktur, tetapi juga akan dikembangkan menjadi destinasi wisata dan kuliner terpadu. Dua tenant komersial pertama yang bergabung di sektor food & beverage (F&B) adalah PT San Bao Canyin dan PT Cinlong Culinary Indonesia,” jelasnya.

PT San Bao Canyin akan membangun fasilitas di atas lahan seluas 2.002 meter persegi dengan luas bangunan 493,5 meter persegi dan nilai investasi Rp4,3 miliar. Pembangunan dimulai November 2025 dan ditargetkan beroperasi secara komersial pada Februari 2026.

Ngurah Wirawan menyebutkan, PT Cinlong Culinary Indonesia berinvestasi sebesar Rp717 juta dengan luas lahan 598 meter persegi. Pembangunan dijadwalkan mulai Desember 2025 dan beroperasi pada Juni 2026.

“Dari sektor industri, PT WKI berinvestasi Rp120 miliar di atas lahan seluas 16.440 meter persegi. Pembangunan dimulai pada April 2026 dan ditargetkan beroperasi Juni 2027. PT WKI dikenal sebagai produsen global sol luar (outsole) dan sol tengah (midsole) sepatu untuk berbagai merek ternama seperti Nike, Adidas, Puma, Crocs, New Balance, dan Asics,” terangnya.

Perusahaan asal Tiongkok ini juga memiliki fasilitas produksi di Myanmar, Thailand, dan Tangerang. Investasi di Batang diperkirakan akan menyerap hingga 1.000 tenaga kerja. PT Novatex Industry Indonesia, perusahaan tekstil penghasil benang ramah lingkungan (eco-yarn), menanamkan investasi Rp102 miliar di lahan seluas 2,4 hektar.

“Pabrik ini ditargetkan beroperasi pada 20252026 dengan kapasitas produksi 4.000 ton per tahun, di mana 95 persen hasil produksinya berorientasi ekspor. Tenant lainnya, PT Woodpark Mebel Indonesia, yang merupakan anak perusahaan Mitragreen Industry Pte Ltd (Singapura), akan membangun pabrik furnitur dengan nilai investasi Rp225 miliar,” tegasnya.

Pabrik tersebut ditargetkan beroperasi pada April 2027 dan akan memproduksi furnitur untuk pasar Amerika Serikat, Eropa, dan Asia Tenggara.

Ia menyebutkan, pemilihan KEK Industropolis Batang sebagai lokasi ekspansi didasarkan pada kedekatan dengan bandara dan pelabuhan, akses tol langsung, dukungan infrastruktur yang kuat, serta insentif fiskal dan tax holiday.

“Dengan tambahan enam tenant baru ini, KEK Industropolis Batang semakin memperkuat posisinya sebagai kawasan investasi strategis yang mengintegrasikan sektor industri, komersial, dan pariwisata dalam satu ekosistem berkelanjutan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 42
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 87
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 43
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 109
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 37
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 45