Gandeng Sejarawan UGM, PMB Telusuri Sejarah

Minggu, 19 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 931 kali Seni dan Budaya
Gandeng Sejarawan UGM, PMB Telusuri Sejarah
Paguyuban Masyarakat Batang melakukan ziarah di Makam Astana Pasekaran dalam penggalian sejarah Kabupaten Batang.
Batang - Penggalian sejarah berdirinya Kadipaten atau Kabupaten Batang sejak masa Kasultanan Mataram Islam di bawah pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo, terus diintensifkan Paguyuban Masyarakat Batang (PMB). Niat baik itu, mendapat dukungan penuh dari Sultan Ngayogyakarta Hadiningrat sekaligus Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, dengan memberikan mandat langsung kepada Sejarawan UGM, Profesor Sri Margana untuk membukukan sejarah Kabupaten Batang.

Batang - Penggalian sejarah berdirinya Kadipaten atau Kabupaten Batang sejak masa Kasultanan Mataram Islam di bawah pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo, terus diintensifkan Paguyuban Masyarakat Batang (PMB). Niat baik itu, mendapat dukungan penuh dari Sultan Ngayogyakarta Hadiningrat sekaligus Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, dengan memberikan mandat langsung kepada Sejarawan UGM, Profesor Sri Margana untuk membukukan sejarah Kabupaten Batang.

Penggalian sejarah tersebut merupakan tindak lanjut setelah kunjungan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Pembina Paguyuban Masyarakat Batang, Letjen Mar (Purn) Suhartono kepada Ngarso Dalem beberapa waktu lalu.

Beberapa situs bersejarah yang erat kaitannya dengan Kasultanan Mataram Islam, dikunjungi Profesor Sri Margana mulai dari Makam Astana Pasekaran, Kawasan Pecinan, Komplek Pemakaman Tionghoa di Karangasem Utara.

Di sisi lain, Ketua DPD PMB Batang Sukirman pun mengapresiasi atas dukungan Ngarso Dalem, karena akhirnya mengetahui Pelabuhan Batang merupakan pelabuhan terbesar bagi Kasultanan Mataram Islam.

“Kami mewakili masyarakat Batang, mengharapkan agar lewat penggalian sejarah ini bisa membantu terwujudnya buku "Babad Batang". Tujuannya agar generasi muda bisa mengerti apa saja yang telah dilahirkan dari hasil cipta rasa dan karsa para leluhur pendiri Kabupaten Batang,” katanya, saat ditemui di kediamannya, Desa Kenconorejo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Minggu (19/10/2025).

Tujuan PMB melakukan penggalian sejarah secara mendalam, tidak lain hanya demi mencari kebenaran dan menggali segala sesuatu yang telah ada sejak para leluhur mendirikan Batang.

“Kita ambil hikmahnya dan menghormatinya, itu dulu yang terpenting,” tegasnya.

Pembina PMB Letjen Mar (Purn) Suhartono membenarkan, Pelabuhan Batang merupakan tempat strategis sejak era pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo, untuk dijadikan akses penyerbuan ke VOC di Batavia, tahun 1628. Pendapat itu diperkuat dengan data primer maupun sekunder, dengan melakukan penelusuran yang membuktikan Kabupaten Batang merupakan "Kota Tua", bukan sekadar kota yang lahir dari tahun 1966.

“Kita telusuri jejak sejarah, tahun berapa Batang itu lahir, dan perlu bukti sejarah, bukan berdasarkan "katanya",” ungkapnya.

Jenderal Suhartono tak menampik jika suatu saat tahun kelahiran Kabupaten Batang akan dikembalikan sesuai catatan sejarah, bukanlah suatu yang mustahil.

“Misalnya ditemukan catatan sejarah di tahun 1614 telah diresmikan Kadipaten Batang oleh pemangku kebijakan di era Mataram Islam, kenapa tidak,” jelasnya.

Dan kalau 8 April 1966 mau diperingati pun tidak mengapa, karena merupakan peringatan kembalinya Kabupaten Batang dari Kabupaten Pekalongan. Menyikapi kunjungannya ke sejumlah situs bersejarah di Batang, Sejarawan UGM, Profesor Sri Margana masih tetap membutuhkan data dukung yang lebih lengkap, karena proses penggalian saat ini baru tahap awal.

“Ini memerlukan waktu yang cukup lama untuk menulis buku Babad Batang, maka saran saya, penulisan dilakukan secara berjilid. Mulai masa Klasik, Islam, VOC, penjajahan Belanda, masa Jepang, hingga kemerdekaan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Nahkodai PWI Batang, Ady Arfian Jaga Keberimbangan Informasi Nahkodai PWI Batang, Ady Arfian Jaga Keberimbangan Informasi
Nahkodai PWI Batang, Ady Arfian Jaga Keberimbangan Informasi
Ady Arfian terpilih sebagai Ketua PWI Batang periode 20262029 dengan komitmen menjaga profesionalisme, keberimbangan informasi, dan integritas jurnalistik melalui kolaborasi dengan Pemkab Batang serta berbagai pemangku kepentingan. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menekankan pentingnya hati nurani dan etika jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), sementara Diskominfo Batang mendorong jurnalis terus menyajikan berita yang akurat, berkualitas, dan mendukung pembangunan daerah.
28 Okt 2026 Jumadi 64
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak generasi muda untuk berani bermimpi, tidak takut gagal, terus belajar, dan mengukir prestasi. Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, ia menekankan pentingnya membangun karakter pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman. Pemuda diharapkan berperan aktif dalam pembangunan melalui karya, pengabdian, dan kepedulian terhadap masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 110
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan Bappeda dan DPMPPR untuk segera melakukan survei terhadap jembatan penghubung di Desa Ngroto, Kecamatan Reban, yang ambrol akibat hujan deras pada 24 Oktober 2026. Pemkab Batang akan mengkaji kemungkinan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat perbaikan jembatan. Sementara itu, warga terpaksa menempuh jalur alternatif hingga 10 kilometer dari rute normal 3 kilometer, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 138
RTLH segera Rampung, Warga Sembung Tak Sabar Huni Rumah Baru RTLH segera Rampung, Warga Sembung Tak Sabar Huni Rumah Baru
RTLH segera Rampung, Warga Sembung Tak Sabar Huni Rumah Baru
Program TMMD Reguler Kodim 0736Batang berhasil mempercepat rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sembung, Kecamatan Subah, dengan progres mencapai 60 persen. Bantuan tersebut memberikan harapan bagi warga kurang mampu, termasuk Sriati, untuk segera menempati rumah yang lebih layak dan nyaman. Selain itu, pembangunan sumur bor di lima titik dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat, terutama saat musim kemarau.
28 Okt 2026 Jumadi 54
Era AI Menguat, Bupati Faiz Tegaskan Hati Nurani Jadi Pembeda Wartawan Era AI Menguat, Bupati Faiz Tegaskan Hati Nurani Jadi Pembeda Wartawan
Era AI Menguat, Bupati Faiz Tegaskan Hati Nurani Jadi Pembeda Wartawan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menekankan pentingnya hati nurani, integritas, akurasi, dan etika jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) saat pelantikan pengurus PWI Batang periode 20262029. Ia mengajak insan pers tetap profesional, menjaga kebebasan pers yang bertanggung jawab, serta berperan aktif mengawal transparansi pemerintahan dan pembangunan daerah. Sementara itu, Ketua PWI Jawa Tengah dan Ketua PWI Batang mendorong penguatan kompetensi wartawan serta kolaborasi lintas sektor agar pers tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 106
Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam
Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam
Pengadilan Agama Batang bersinergi dengan TNI melalui program TMMD Reguler untuk mengedukasi masyarakat Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, mengenai hukum waris Islam. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum, membantu masyarakat memahami hak dan pembagian warisan sesuai syariat Islam, serta meminimalkan potensi sengketa keluarga melalui edukasi dan penyelesaian masalah sesuai ketentuan yang berlaku.
27 Okt 2026 Jumadi 114