Gandeng Sejarawan UGM, PMB Telusuri Sejarah

Minggu, 19 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 882 kali Seni dan Budaya
Gandeng Sejarawan UGM, PMB Telusuri Sejarah
Paguyuban Masyarakat Batang melakukan ziarah di Makam Astana Pasekaran dalam penggalian sejarah Kabupaten Batang.
Batang - Penggalian sejarah berdirinya Kadipaten atau Kabupaten Batang sejak masa Kasultanan Mataram Islam di bawah pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo, terus diintensifkan Paguyuban Masyarakat Batang (PMB). Niat baik itu, mendapat dukungan penuh dari Sultan Ngayogyakarta Hadiningrat sekaligus Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, dengan memberikan mandat langsung kepada Sejarawan UGM, Profesor Sri Margana untuk membukukan sejarah Kabupaten Batang.

Batang - Penggalian sejarah berdirinya Kadipaten atau Kabupaten Batang sejak masa Kasultanan Mataram Islam di bawah pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo, terus diintensifkan Paguyuban Masyarakat Batang (PMB). Niat baik itu, mendapat dukungan penuh dari Sultan Ngayogyakarta Hadiningrat sekaligus Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, dengan memberikan mandat langsung kepada Sejarawan UGM, Profesor Sri Margana untuk membukukan sejarah Kabupaten Batang.

Penggalian sejarah tersebut merupakan tindak lanjut setelah kunjungan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Pembina Paguyuban Masyarakat Batang, Letjen Mar (Purn) Suhartono kepada Ngarso Dalem beberapa waktu lalu.

Beberapa situs bersejarah yang erat kaitannya dengan Kasultanan Mataram Islam, dikunjungi Profesor Sri Margana mulai dari Makam Astana Pasekaran, Kawasan Pecinan, Komplek Pemakaman Tionghoa di Karangasem Utara.

Di sisi lain, Ketua DPD PMB Batang Sukirman pun mengapresiasi atas dukungan Ngarso Dalem, karena akhirnya mengetahui Pelabuhan Batang merupakan pelabuhan terbesar bagi Kasultanan Mataram Islam.

“Kami mewakili masyarakat Batang, mengharapkan agar lewat penggalian sejarah ini bisa membantu terwujudnya buku "Babad Batang". Tujuannya agar generasi muda bisa mengerti apa saja yang telah dilahirkan dari hasil cipta rasa dan karsa para leluhur pendiri Kabupaten Batang,” katanya, saat ditemui di kediamannya, Desa Kenconorejo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Minggu (19/10/2025).

Tujuan PMB melakukan penggalian sejarah secara mendalam, tidak lain hanya demi mencari kebenaran dan menggali segala sesuatu yang telah ada sejak para leluhur mendirikan Batang.

“Kita ambil hikmahnya dan menghormatinya, itu dulu yang terpenting,” tegasnya.

Pembina PMB Letjen Mar (Purn) Suhartono membenarkan, Pelabuhan Batang merupakan tempat strategis sejak era pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo, untuk dijadikan akses penyerbuan ke VOC di Batavia, tahun 1628. Pendapat itu diperkuat dengan data primer maupun sekunder, dengan melakukan penelusuran yang membuktikan Kabupaten Batang merupakan "Kota Tua", bukan sekadar kota yang lahir dari tahun 1966.

“Kita telusuri jejak sejarah, tahun berapa Batang itu lahir, dan perlu bukti sejarah, bukan berdasarkan "katanya",” ungkapnya.

Jenderal Suhartono tak menampik jika suatu saat tahun kelahiran Kabupaten Batang akan dikembalikan sesuai catatan sejarah, bukanlah suatu yang mustahil.

“Misalnya ditemukan catatan sejarah di tahun 1614 telah diresmikan Kadipaten Batang oleh pemangku kebijakan di era Mataram Islam, kenapa tidak,” jelasnya.

Dan kalau 8 April 1966 mau diperingati pun tidak mengapa, karena merupakan peringatan kembalinya Kabupaten Batang dari Kabupaten Pekalongan. Menyikapi kunjungannya ke sejumlah situs bersejarah di Batang, Sejarawan UGM, Profesor Sri Margana masih tetap membutuhkan data dukung yang lebih lengkap, karena proses penggalian saat ini baru tahap awal.

“Ini memerlukan waktu yang cukup lama untuk menulis buku Babad Batang, maka saran saya, penulisan dilakukan secara berjilid. Mulai masa Klasik, Islam, VOC, penjajahan Belanda, masa Jepang, hingga kemerdekaan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

PMI Batang Naikkan Anggaran RTLH Jadi Rp17,5 Juta per Rumah PMI Batang Naikkan Anggaran RTLH Jadi Rp17,5 Juta per Rumah
PMI Batang Naikkan Anggaran RTLH Jadi Rp17,5 Juta per Rumah
Batang Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang terus memperluas cakupan sekaligus meningkatkan kualitas penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayahnya. Tidak hanya sekadar memberikan bantuan, PMI Batang juga berkomitmen memangkas birokrasi agar bantuan bisa langsung menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan.
10 Jun 2026 Jumadi 12
Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi
Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi
Batang - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang mulai melakukan pemetaan dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi Pertamina yang mulai terpantau per 10 Juni 2026. Salah satu penyesuaian harga terjadi pada Pertamax yang naik dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 per liter.
10 Jun 2026 Jumadi 148
Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta
Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta
Batang - Memasuki tahun kedua kepemimpinan Bupati Batang M Faiz Kurniawan dan Wakil Bupati Suyono, komitmen untuk meringankan beban orang tua murid baru kembali diwujudkan.  Kabar baiknya, program bantuan seragam gratis tahun ini tidak lagi hanya menyasar sekolah negeri, melainkan meluas hingga ke sekolah swasta.
10 Jun 2026 Jumadi 42
Bupati Batang Lantik Pengurus KEK, Targetkan UMKM dan Ekraf Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Bupati Batang Lantik Pengurus KEK, Targetkan UMKM dan Ekraf Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Bupati Batang Lantik Pengurus KEK, Targetkan UMKM dan Ekraf Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan melantik pengurus Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kabupaten Batang periode 20262031 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1062026). Pemerintah Kabupaten Batang menargetkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jun 2026 Jumadi 16
Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26 Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26
Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26
Pekalongan - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menggelar pelatihan bagi calon petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE26) sejak 31 Mei hingga 11 Juni, sebagai upaya menyelaraskan pola dalam bertugas. Pelatihan diberikan bagi 825 calon petugas, untuk menyamakan visi, agar ketika mendata sesuai standarisasi yang ditentukan oleh BPS.
09 Jun 2026 Jumadi 72
Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Batang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Batang, Kabupaten Batang, Selasa (962026). Kegiatan tersebut turut melibatkan pelajar sebagai bagian dari edukasi hukum dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
09 Jun 2026 Jumadi 96