Dari Pekarangan, Warga Batang Bangun Kemandirian Pangan

Minggu, 19 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 1.027 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Dari Pekarangan, Warga Batang Bangun Kemandirian Pangan
Sejumlah Warga, menyiapkan media tanam menggunakan galon bekas untuk ditanami tanaman di Kebun RT 3 RW 3 Proyonanggan Tengah, Kabupaten Batang.
Batang - Warga RT 3 RW 3 Proyonanggan Tengah Kabupaten Batang mulai memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam tanaman pangan seperti cabai, tomat dan terong. Gerakan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan tingkat Rukun Tetangga (RT) yang digalakkan secara mandiri guna mendukung program ketahanan pangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Batang - Warga RT 3 RW 3 Proyonanggan Tengah Kabupaten Batang mulai memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam tanaman pangan seperti cabai, tomat dan terong. Gerakan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan tingkat Rukun Tetangga (RT) yang digalakkan secara mandiri guna mendukung program ketahanan pangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Kegiatan yang berlangsung secara swadaya ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hampir setiap rumah kini memiliki pot atau polybag berisi bibit cabai, tomat, hingga terong.

Salah Satu Warga RT 3 RW 3 Batang Zaenal Acheroh mengatakan, program ini bukan hanya untuk menjaga ketahanan pangan, tetapi juga membangun kesadaran warga agar lebih mandiri.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tapi juga bisa menjadi produsen kecil di lingkungannya sendiri. Cabai dan tomat ini bisa dikonsumsi sendiri, bahkan jika berlebih bisa dijual sendiri,” katanya saat ditemui di Gang Beo Proyonanggan Tengah, Kabupaten Batang, Minggu (19/10/2025).

Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan menanam ini juga memperindah lingkungan sekitar. Warga bersama perangkat desa bergotong royong menata area kosong di pinggir jalan dan halaman rumah menjadi kebun mini yang tertata rapi.

“Gerakan secara mandiri ini merupakan implementasi nyata dari semangat masyarakat bersama menciptakan ketahanan pangan di tingkat RT. Ketahanan pangan tidak harus dimulai dari skala besar. Justru dengan partisipasi masyarakat di tingkat RT seperti ini, kita bisa membangun kemandirian pangan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Menurutnya, program ini sangat positif. Hari ini menyiapkan media tanam sebanyak 28 galon lima liter yang sudah dipotong dan dilubangi untuk ditanami bibit tanaman pangan.

Zaenal Acheroh menyebutkan, kalau yang di depan rumah saya tanamannya sudah panen tadi pagi, seperti cabai dan tomat. Meskipun tidak banyak tapi lumayan untuk stok selama seminggu.

“Mudah-mudahan ke depan ada perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Batang dalam mendukung program positif ini dengan memberikan bibit tanaman dan juga media tanamnya,” harapnya.

Sementara itu, PKK RT 3 RW 3 Proyonanggan Tengah Ismilah mengaku, merasakan manfaat langsung dari kegiatan ini. Selain nantinya akan menghemat pengeluaran dapur, mereka juga mendapatkan aktivitas positif yang mempererat kebersamaan antarwarga.

“Jadi kalau masak sambal tinggal petik dari depan rumah. Selain segar, kita juga jadi lebih sering ngobrol dan gotong royong antarwarga,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 68
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 101
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 155
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 81
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 132
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 149