Dari Pekarangan, Warga Batang Bangun Kemandirian Pangan

Minggu, 19 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 1.020 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Dari Pekarangan, Warga Batang Bangun Kemandirian Pangan
Sejumlah Warga, menyiapkan media tanam menggunakan galon bekas untuk ditanami tanaman di Kebun RT 3 RW 3 Proyonanggan Tengah, Kabupaten Batang.
Batang - Warga RT 3 RW 3 Proyonanggan Tengah Kabupaten Batang mulai memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam tanaman pangan seperti cabai, tomat dan terong. Gerakan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan tingkat Rukun Tetangga (RT) yang digalakkan secara mandiri guna mendukung program ketahanan pangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Batang - Warga RT 3 RW 3 Proyonanggan Tengah Kabupaten Batang mulai memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam tanaman pangan seperti cabai, tomat dan terong. Gerakan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan tingkat Rukun Tetangga (RT) yang digalakkan secara mandiri guna mendukung program ketahanan pangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Kegiatan yang berlangsung secara swadaya ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hampir setiap rumah kini memiliki pot atau polybag berisi bibit cabai, tomat, hingga terong.

Salah Satu Warga RT 3 RW 3 Batang Zaenal Acheroh mengatakan, program ini bukan hanya untuk menjaga ketahanan pangan, tetapi juga membangun kesadaran warga agar lebih mandiri.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tapi juga bisa menjadi produsen kecil di lingkungannya sendiri. Cabai dan tomat ini bisa dikonsumsi sendiri, bahkan jika berlebih bisa dijual sendiri,” katanya saat ditemui di Gang Beo Proyonanggan Tengah, Kabupaten Batang, Minggu (19/10/2025).

Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan menanam ini juga memperindah lingkungan sekitar. Warga bersama perangkat desa bergotong royong menata area kosong di pinggir jalan dan halaman rumah menjadi kebun mini yang tertata rapi.

“Gerakan secara mandiri ini merupakan implementasi nyata dari semangat masyarakat bersama menciptakan ketahanan pangan di tingkat RT. Ketahanan pangan tidak harus dimulai dari skala besar. Justru dengan partisipasi masyarakat di tingkat RT seperti ini, kita bisa membangun kemandirian pangan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Menurutnya, program ini sangat positif. Hari ini menyiapkan media tanam sebanyak 28 galon lima liter yang sudah dipotong dan dilubangi untuk ditanami bibit tanaman pangan.

Zaenal Acheroh menyebutkan, kalau yang di depan rumah saya tanamannya sudah panen tadi pagi, seperti cabai dan tomat. Meskipun tidak banyak tapi lumayan untuk stok selama seminggu.

“Mudah-mudahan ke depan ada perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Batang dalam mendukung program positif ini dengan memberikan bibit tanaman dan juga media tanamnya,” harapnya.

Sementara itu, PKK RT 3 RW 3 Proyonanggan Tengah Ismilah mengaku, merasakan manfaat langsung dari kegiatan ini. Selain nantinya akan menghemat pengeluaran dapur, mereka juga mendapatkan aktivitas positif yang mempererat kebersamaan antarwarga.

“Jadi kalau masak sambal tinggal petik dari depan rumah. Selain segar, kita juga jadi lebih sering ngobrol dan gotong royong antarwarga,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 195
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 167
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 151
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 616
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 86
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 103