Ruang Perawatan Anak di RSUD Batang Penuh Disesaki Pasien Diare

Jumat, 17 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 857 kali Kesehatan
Ruang Perawatan Anak di RSUD Batang Penuh Disesaki Pasien Diare
Dokter Spesialis Anak Tan Evi Susanti mengungkapkan, Ruang Perawatan Anak di RSUD Batang Penuh Disesaki Pasien Diare.
Batang Kasus diare, muntah dan berak (muntaber) pada anak di Kabupaten Batang dilaporkan membludak. Peningkatan signifikan jumlah pasien ini bahkan membuat ruang perawatan khusus anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang, yakni Ruang Flamboyan tidak lagi mampu menampung.

Batang Kasus diare, muntah dan berak (muntaber) pada anak di Kabupaten Batang dilaporkan membludak. Peningkatan signifikan jumlah pasien ini bahkan membuat ruang perawatan khusus anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang, yakni Ruang Flamboyan tidak lagi mampu menampung.

Data pasien anak dengan diagnosis diare yang tercatat di RSUD Batang sudah mencapai 35. Jumlah ini membuat pihak rumah sakit harus memindahkan sebagian pasien ke bangsal atau ruang rawat inap lain yang kamarnya belum terisi, seperti Ruang Mawar dan Kenanga.

“Pasien sampai menempati ruang atau bangsal lain yang kamar belum terisi, seperti Ruang Mawar, Kenanga,” kata, dokter spesialis anak Tan Evi Susanti saat ditemui di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Jumat (17/10/2025).

Menurut Tan Evi, peningkatan pasien muntaber sudah mulai terjadi sejak sepekan yang lalu. Rata-rata pasien yang masuk hampir setiap hari terdiagnosa diare. Saat sekarang pasien terdiagnosa muntaber sekitar 35 lebih dirawat di RSUD.

“Biasanya pasien yang harus menjalani rawat inap adalah mereka yang kondisinya sudah buruk atau terlambat mendapat pengobatan. Hal ini terjadi karena kebiasaan orang tua yang kerap meremehkan gejala awal diare. Kebiasaan orang tua meremehkan karena baru gejala, terkadang malah justru mengalami dehidrasi kalau tidak ada penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Ia menyebut, keterlambatan penanganan seringkali, karena orang tua baru membawa anak ke rumah sakit setelah diare dan muntah sudah terjadi berhari-hari. Akibatnya, anak sudah mengalami dehidrasi.

Tingginya kasus muntaber, lanjut dia, disebabkan oleh virus. Namun, faktor cuaca juga sangat memengaruhi, terutama saat terjadi pancaroba atau pergantian musim dari kemarau ke hujan. Meski terjadi peningkatan, Tan Evi memastikan bahwa seluruh pasien telah tertangani dengan baik.

“Alhamdulilah semua sudah tertangani,” ungkapnya.

Untuk mencegah kasus serupa, Tan Evi Susanti mengimbau masyarakat untuk lebih menjaga kebersihan, terutama makanan yang dikonsumsi, serta menjaga higiene dan sanitasi lingkungan.

“Bagi anak-anak yang masih minum susu formula menggunakan botol, cuci botol sampai bersih gunakan air panas untuk merendamnya, karena terkadang ada yang nyuci botolnya hanya dikocok-kocok pakai air saja,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 42
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 34
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 52
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 35
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 55
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mengawal ketat pendistribusian dan edukasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
27 Jul 2026 Jumadi 103