Diakui WBTb, Pegiat Susun Skenario Regenerasi Pembatik Muda

Kamis, 16 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 847 kali Seni dan Budaya
Diakui WBTb, Pegiat Susun Skenario Regenerasi Pembatik Muda
Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz mewarnai batik di Desa Kalipucang Wetan, Kabupaten Batang.
Batang - Kementerian Kebudayaan akhirnya menetapkan Batik Rifa'iyah sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb), di Jakarta 7 Oktober 2025 lalu. Pengakuan tersebut, kini kian memperkuat Miftakhutin selaku pegiat Batik Rifa'iyah yang intens melestarikan karya para leluhur.

Batang - Kementerian Kebudayaan akhirnya menetapkan Batik Rifa'iyah sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb), di Jakarta 7 Oktober 2025 lalu. Pengakuan tersebut, kini kian memperkuat Miftakhutin selaku pegiat Batik Rifa'iyah yang intens melestarikan karya para leluhur.

“Batik Rifa'iyah sebetulnya telah lama ada, namun baru bisa bangkit lagi, dan jadi buah bibir di masyarakat Batang dan mancanegara. Kami segera berkoordinasi dengan berbagai pihak, agar pengakuan ini mengembalikan kejayaan Batik Rifa'iyah seperti tempo dulu,” katanya saat ditemui di Desa Kalipucang Wetan, Kabupaten Batang, Kamis (16/10/2025).

Pengakuan terhadap Batik Rifa'iyah sebagai Warisan Budaya Takbenda, menjadi penyemangat bagi perajin untuk mempertahankannya, agar tidak punah.

“Karena tantangan terbesar kami adalah regenerasi, maka kami mulai berupaya supaya memunculkan tunas-tunas baru perajin Batik Rifa'iyah di Desa Wisata Kalipucang Wetan ini,” jelasnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang menanggapi positif, pengakuan Batik Rifa'iyah sebagai Warisan Budaya Takbenda. Selain agar tetap lestari, predikat tersebut juga sebagai daya tarik untuk meregenerasi pembatik lewat, wacana dijadikan muatan lokal di jenjang SD hingga SMP.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo berupaya mempertahankan predikat dan pengakuan yang telah diraih Batik Rifa'iyah sebagai WBTb, dengan melakukan pengenalan kepada para pelajar.

Ia meyakini banyak metode untuk mempertahankan keaslian Batik Rifa'iyah dengan menjadikannya sebagai mata pelajaran muatan lokal di jenjang SD dan SMP di Kabupaten Batang.

“Sangat bisa nantinya seni Batik Rifa'iyah dijadikan mulok di sekolah-sekolah, apalagi sejak bertahun-tahun lalu, Batang juga dikenal dengan pembatiknya yang khas. Nanti dari SD sudah bisa mengikuti mulok, karena belajar membatik memang harus sejak dini,” ujar dia.

Hingga saat ini mulok yang intens diikuti seluruh pelajar dari jenjang SD dan SMP, yakni Bahasa Jawa. Rencananya setelah didiskusikan dengan bidang terkait, dimungkinkan dapat dijadikan sebagai mulok di seluruh SD hingga SMP se-Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Nahkodai PWI Batang, Ady Arfian Jaga Keberimbangan Informasi Nahkodai PWI Batang, Ady Arfian Jaga Keberimbangan Informasi
Nahkodai PWI Batang, Ady Arfian Jaga Keberimbangan Informasi
Ady Arfian terpilih sebagai Ketua PWI Batang periode 20262029 dengan komitmen menjaga profesionalisme, keberimbangan informasi, dan integritas jurnalistik melalui kolaborasi dengan Pemkab Batang serta berbagai pemangku kepentingan. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menekankan pentingnya hati nurani dan etika jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), sementara Diskominfo Batang mendorong jurnalis terus menyajikan berita yang akurat, berkualitas, dan mendukung pembangunan daerah.
28 Okt 2026 Jumadi 72
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak generasi muda untuk berani bermimpi, tidak takut gagal, terus belajar, dan mengukir prestasi. Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, ia menekankan pentingnya membangun karakter pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman. Pemuda diharapkan berperan aktif dalam pembangunan melalui karya, pengabdian, dan kepedulian terhadap masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 116
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan Bappeda dan DPMPPR untuk segera melakukan survei terhadap jembatan penghubung di Desa Ngroto, Kecamatan Reban, yang ambrol akibat hujan deras pada 24 Oktober 2026. Pemkab Batang akan mengkaji kemungkinan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat perbaikan jembatan. Sementara itu, warga terpaksa menempuh jalur alternatif hingga 10 kilometer dari rute normal 3 kilometer, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 143
RTLH segera Rampung, Warga Sembung Tak Sabar Huni Rumah Baru RTLH segera Rampung, Warga Sembung Tak Sabar Huni Rumah Baru
RTLH segera Rampung, Warga Sembung Tak Sabar Huni Rumah Baru
Program TMMD Reguler Kodim 0736Batang berhasil mempercepat rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sembung, Kecamatan Subah, dengan progres mencapai 60 persen. Bantuan tersebut memberikan harapan bagi warga kurang mampu, termasuk Sriati, untuk segera menempati rumah yang lebih layak dan nyaman. Selain itu, pembangunan sumur bor di lima titik dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat, terutama saat musim kemarau.
28 Okt 2026 Jumadi 57
Era AI Menguat, Bupati Faiz Tegaskan Hati Nurani Jadi Pembeda Wartawan Era AI Menguat, Bupati Faiz Tegaskan Hati Nurani Jadi Pembeda Wartawan
Era AI Menguat, Bupati Faiz Tegaskan Hati Nurani Jadi Pembeda Wartawan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menekankan pentingnya hati nurani, integritas, akurasi, dan etika jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) saat pelantikan pengurus PWI Batang periode 20262029. Ia mengajak insan pers tetap profesional, menjaga kebebasan pers yang bertanggung jawab, serta berperan aktif mengawal transparansi pemerintahan dan pembangunan daerah. Sementara itu, Ketua PWI Jawa Tengah dan Ketua PWI Batang mendorong penguatan kompetensi wartawan serta kolaborasi lintas sektor agar pers tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 109
Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam
Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam
Pengadilan Agama Batang bersinergi dengan TNI melalui program TMMD Reguler untuk mengedukasi masyarakat Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, mengenai hukum waris Islam. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum, membantu masyarakat memahami hak dan pembagian warisan sesuai syariat Islam, serta meminimalkan potensi sengketa keluarga melalui edukasi dan penyelesaian masalah sesuai ketentuan yang berlaku.
27 Okt 2026 Jumadi 115