Diakui WBTb, Pegiat Susun Skenario Regenerasi Pembatik Muda

Kamis, 16 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 789 kali Seni dan Budaya
Diakui WBTb, Pegiat Susun Skenario Regenerasi Pembatik Muda
Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz mewarnai batik di Desa Kalipucang Wetan, Kabupaten Batang.
Batang - Kementerian Kebudayaan akhirnya menetapkan Batik Rifa'iyah sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb), di Jakarta 7 Oktober 2025 lalu. Pengakuan tersebut, kini kian memperkuat Miftakhutin selaku pegiat Batik Rifa'iyah yang intens melestarikan karya para leluhur.

Batang - Kementerian Kebudayaan akhirnya menetapkan Batik Rifa'iyah sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb), di Jakarta 7 Oktober 2025 lalu. Pengakuan tersebut, kini kian memperkuat Miftakhutin selaku pegiat Batik Rifa'iyah yang intens melestarikan karya para leluhur.

“Batik Rifa'iyah sebetulnya telah lama ada, namun baru bisa bangkit lagi, dan jadi buah bibir di masyarakat Batang dan mancanegara. Kami segera berkoordinasi dengan berbagai pihak, agar pengakuan ini mengembalikan kejayaan Batik Rifa'iyah seperti tempo dulu,” katanya saat ditemui di Desa Kalipucang Wetan, Kabupaten Batang, Kamis (16/10/2025).

Pengakuan terhadap Batik Rifa'iyah sebagai Warisan Budaya Takbenda, menjadi penyemangat bagi perajin untuk mempertahankannya, agar tidak punah.

“Karena tantangan terbesar kami adalah regenerasi, maka kami mulai berupaya supaya memunculkan tunas-tunas baru perajin Batik Rifa'iyah di Desa Wisata Kalipucang Wetan ini,” jelasnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang menanggapi positif, pengakuan Batik Rifa'iyah sebagai Warisan Budaya Takbenda. Selain agar tetap lestari, predikat tersebut juga sebagai daya tarik untuk meregenerasi pembatik lewat, wacana dijadikan muatan lokal di jenjang SD hingga SMP.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo berupaya mempertahankan predikat dan pengakuan yang telah diraih Batik Rifa'iyah sebagai WBTb, dengan melakukan pengenalan kepada para pelajar.

Ia meyakini banyak metode untuk mempertahankan keaslian Batik Rifa'iyah dengan menjadikannya sebagai mata pelajaran muatan lokal di jenjang SD dan SMP di Kabupaten Batang.

“Sangat bisa nantinya seni Batik Rifa'iyah dijadikan mulok di sekolah-sekolah, apalagi sejak bertahun-tahun lalu, Batang juga dikenal dengan pembatiknya yang khas. Nanti dari SD sudah bisa mengikuti mulok, karena belajar membatik memang harus sejak dini,” ujar dia.

Hingga saat ini mulok yang intens diikuti seluruh pelajar dari jenjang SD dan SMP, yakni Bahasa Jawa. Rencananya setelah didiskusikan dengan bidang terkait, dimungkinkan dapat dijadikan sebagai mulok di seluruh SD hingga SMP se-Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 36
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 50
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 38
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 53
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 38
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Batang - Di usia Ke-60, Kembalinya Kabupaten Batang dari Kabupaten Pekalongan, Wakil Ketua DPRD Batang Danang Aji Saputra mendukung terhadap kinerja Pemda dalam memberikan pelayanan di segala bidang. Mulai dari peningkatan perekonomian hingga upaya perbaikan infrastruktur yang terus dipercepat melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat.
08 Apr 2026 Jumadi 36