Tangani Rob dan Abrasi, 1,3 Juta Bibit Mangrove Ditanam di Batang dalam Program Mageri Segoro

Rabu, 15 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 673 kali Acara Pimpinan Daerah
Tangani Rob dan Abrasi, 1,3 Juta Bibit Mangrove Ditanam di Batang dalam Program Mageri Segoro
Tangani Rob dan Abrasi, 1,3 Juta Bibit Mangrove Ditanam di Batang dalam Program Mageri Segoro di Desa Denasri Kulon, Kabupaten Batang.
Batang - Upaya penyelamatan pesisir Utara Jawa Tengah kembali digalakkan melalui program “Mageri Segoro” (Menjaga Negeri dari Segara) yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Batang - Upaya penyelamatan pesisir Utara Jawa Tengah kembali digalakkan melalui program “Mageri Segoro” (Menjaga Negeri dari Segara) yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Kabupaten Batang menjadi salah satu titik penting pelaksanaan kegiatan ini dengan penanaman 1,3 juta bibit mangrove yang tersebar di 17 lokasi pesisir, termasuk 57.000 bibit di kawasan Batang Kota.

Program yang turut tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) ini menjadi langkah konkret dalam mengantisipasi dampak perubahan iklim, terutama kenaikan permukaan air laut (rob) dan abrasi yang mulai mengancam permukiman warga.

“Program ini bagian dari upaya mengantisipasi perubahan iklim yang dampaknya sudah nyata, yaitu rob yang masuk ke daratan. Di Batang, ada sekitar 370 titik lahan terdampak, baik milik masyarakat maupun pemerintah daerah,” kata Wakil Bupati Batang Suyono saat ditemui usai penanaman mangrove di Desa Denasri Kulon, Kabupaten Batang, Rabu (15/10/2025).

Menurutnya, kondisi di lapangan sudah cukup mengkhawatirkan. Air laut kini telah mencapai teras-teras rumah warga di wilayah Kecamatan Batang, sementara sekitar 350 hektare lahan pertanian sudah tidak bisa ditanami karena tergenang air asin.

“Harapannya, dengan penanaman mangrove ini, kerusakan tidak semakin meluas,” harapnya.

Selain upaya konservasi lahan, pemerintah daerah juga berfokus pada pembangunan kesadaran masyarakat pesisir. Sebab, penanaman mangrove tidak akan berhasil tanpa partisipasi aktif warga sekitar.

“Sejak puluhan tahun kita sudah melakukan penanaman, tapi yang bertahan hanya di beberapa titik. Karena itu, pendekatannya sekarang tidak hanya fisik, tapi juga sosial membangun kesadaran masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang telah menyalurkan CSR-nya untuk mendukung konservasi mangrove di Batang. Meski demikian, upaya rehabilitasi ini tidak akan cukup jika tidak diimbangi dengan pembangunan infrastruktur pengaman pantai yang lebih besar.

“Pemerintah daerah berharap, program tanggul laut nasional seperti yang telah berjalan di Pekalongan dapat segera diperluas hingga ke Batang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batang Rusmanto menyampaikan, bahwa penanganan rob di Kabupaten Batang terus dilakukan dengan penanaman mangrove dan juga soal tanggul laut, nanti akan kami koordinasikan lebih lanjut, karena juga membutuhkan kontribusi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

“DLH Batang mencatat, proses penanaman mangrove secara masif di wilayah pesisir sudah dimulai sejak tahun 2021, sebelum rob semakin parah. Kini, sekitar 3 kilometer garis pantai di Batang telah terdampak abrasi dari titik awal kegiatan,” terangnya.

Program Mageri Segoro di Batang menjadi bagian dari gerakan besar penyelamatan pesisir yang dilaksanakan serentak di seluruh Jawa Tengah. Selain menanam mangrove, kegiatan ini juga menjadi momentum kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menghadapi ancaman perubahan iklim di kawasan pesisir utara Jawa.

“Ini contoh baik dalam membina ekosistem lingkungan, khususnya di wilayah maritim. Dampaknya akan terasa langsung bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat pesisir,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 42
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 41
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 47
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 59
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 115
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Siaga di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1262026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
12 Jun 2026 Jumadi 143