Resmi! Batik Rifaiyah Batang Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Minggu, 12 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 2.049 kali Seni dan Budaya
Resmi! Batik Rifaiyah Batang Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda
Batik Rifaiyah akhirnya secara resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia Tahun 2025 oleh Kementerian Kebudayaan RI, Jumat kemarin (10/10/2025).
Batang - Kabar gembira datang dari Kabupaten Batang. Setelah melewati proses panjang, Batik Rifaiyah akhirnya ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia Tahun 2025 oleh Kementerian Kebudayaan RI.

Batang - Kabar gembira datang dari Kabupaten Batang. Setelah melewati proses panjang, Batik Rifaiyah akhirnya ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia Tahun 2025 oleh Kementerian Kebudayaan RI.

Penetapan ini diumumkan secara resmi melalui daring Zoom Meeting pada Jumat kemarin (10/10/2025), usai pelaksanaan Sidang Penetapan WBTB Indonesia yang digelar pada 7 Oktober 2025 di Jakarta.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudibyo, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut.

“Batik Rifaiyah masuk kategori kemahiran kerajinan tradisional. Pengumuman dilakukan Jumat kemarin, dan ini menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Batang,” ujarnya saat ditemui di Kantor Disdikbud Kabupaten Batang, Minggu (12/10/2025).

Menurut Bambang, perjalanan menuju penetapan ini bukan hal mudah. Tim dari Kabupaten Batang yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, ahli budaya dan perajin Batik Rifaiyah ini, telah mengikuti serangkaian seleksi sejak tahun lalu, bersaing dengan berbagai daerah lain di Indonesia.

“Tim dari Kabupaten Batang memaparkan bagaimana tradisi membatik ini diwariskan secara turun-temurun, terutama oleh para perempuan Rifaiyah. Mereka belajar langsung dari ibu dan diturunkan secara turun temurun kepada anak perempuannya,” jelasnya.

Bambang menekankan, tantangan sekarang itu melestarikan, bukan sekadar diakui. Meski status WBTB sudah hampir resmi, pekerjaan sesungguhnya justru dimulai setelah penetapan.

“Yang berat itu melestarikan budaya, karena ini milik masyarakat, pemerintah daerah harus mensupport kegiatan pembatik Rifaiyah agar tetap hidup dan berkembang,” tegasnya.

Ia berharap pengakuan nasional ini menjadi momentum untuk mengembalikan kejayaan Batang sebagai pusat batik, mengingat banyak perajin di Pekalongan yang sejatinya berasal dari Batang.

“Batik Rifaiyah menjadi WBTB kedua asal Batang yang diakui secara nasional, menyusul Serabi Kalibeluk yang ditetapkan terlebih dahulu pada 2024. Penetapan ini menandakan bahwa Kabupaten Batang memiliki banyak khazanah budaya, baik benda maupun tak benda. Ini informasi penting bagi generasi mendatang, bahwa Batang sejak dulu sudah maju,” tandasnya.

Kabar penetapan ini juga disambut penuh syukur oleh komunitas pembatik Rifaiyah. Ketua kelompok pembatik Rifaiyah Miftakhutin, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjuangan mereka.

“Bersyukur sekali atas ditetapkannya Batik Rifaiyah sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Ini hasil kerja keras bersama,” ucapnya.

Ia mengatakan Batik Rifaiyah dikenal sebagai batik khas Batang yang sarat dengan nilai-nilai keagamaan dan filosofi hidup sederhana, diwariskan turun-temurun oleh komunitas Rifaiyah di pesisir utara Jawa.

“Dengan penetapan ini, Batik Rifaiyah resmi menjadi simbol kebanggaan baru bagi masyarakat Batang, bukan hanya karena keindahan motifnya, tetapi juga karena makna luhur di balik setiap goresan malam dan warna yang menyertainya,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Ardhy).

 

 

 


Berita Lainnya

Nahkodai PWI Batang, Ady Arfian Jaga Keberimbangan Informasi Nahkodai PWI Batang, Ady Arfian Jaga Keberimbangan Informasi
Nahkodai PWI Batang, Ady Arfian Jaga Keberimbangan Informasi
Ady Arfian terpilih sebagai Ketua PWI Batang periode 20262029 dengan komitmen menjaga profesionalisme, keberimbangan informasi, dan integritas jurnalistik melalui kolaborasi dengan Pemkab Batang serta berbagai pemangku kepentingan. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menekankan pentingnya hati nurani dan etika jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), sementara Diskominfo Batang mendorong jurnalis terus menyajikan berita yang akurat, berkualitas, dan mendukung pembangunan daerah.
28 Okt 2026 Jumadi 86
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak generasi muda untuk berani bermimpi, tidak takut gagal, terus belajar, dan mengukir prestasi. Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, ia menekankan pentingnya membangun karakter pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman. Pemuda diharapkan berperan aktif dalam pembangunan melalui karya, pengabdian, dan kepedulian terhadap masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 126
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan Bappeda dan DPMPPR untuk segera melakukan survei terhadap jembatan penghubung di Desa Ngroto, Kecamatan Reban, yang ambrol akibat hujan deras pada 24 Oktober 2026. Pemkab Batang akan mengkaji kemungkinan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat perbaikan jembatan. Sementara itu, warga terpaksa menempuh jalur alternatif hingga 10 kilometer dari rute normal 3 kilometer, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 155
RTLH segera Rampung, Warga Sembung Tak Sabar Huni Rumah Baru RTLH segera Rampung, Warga Sembung Tak Sabar Huni Rumah Baru
RTLH segera Rampung, Warga Sembung Tak Sabar Huni Rumah Baru
Program TMMD Reguler Kodim 0736Batang berhasil mempercepat rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sembung, Kecamatan Subah, dengan progres mencapai 60 persen. Bantuan tersebut memberikan harapan bagi warga kurang mampu, termasuk Sriati, untuk segera menempati rumah yang lebih layak dan nyaman. Selain itu, pembangunan sumur bor di lima titik dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat, terutama saat musim kemarau.
28 Okt 2026 Jumadi 63
Era AI Menguat, Bupati Faiz Tegaskan Hati Nurani Jadi Pembeda Wartawan Era AI Menguat, Bupati Faiz Tegaskan Hati Nurani Jadi Pembeda Wartawan
Era AI Menguat, Bupati Faiz Tegaskan Hati Nurani Jadi Pembeda Wartawan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menekankan pentingnya hati nurani, integritas, akurasi, dan etika jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) saat pelantikan pengurus PWI Batang periode 20262029. Ia mengajak insan pers tetap profesional, menjaga kebebasan pers yang bertanggung jawab, serta berperan aktif mengawal transparansi pemerintahan dan pembangunan daerah. Sementara itu, Ketua PWI Jawa Tengah dan Ketua PWI Batang mendorong penguatan kompetensi wartawan serta kolaborasi lintas sektor agar pers tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 117
Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam
Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam
Pengadilan Agama Batang bersinergi dengan TNI melalui program TMMD Reguler untuk mengedukasi masyarakat Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, mengenai hukum waris Islam. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum, membantu masyarakat memahami hak dan pembagian warisan sesuai syariat Islam, serta meminimalkan potensi sengketa keluarga melalui edukasi dan penyelesaian masalah sesuai ketentuan yang berlaku.
27 Okt 2026 Jumadi 119