Nestlé Bantu Cegah Stunting Lewat Program Pendampingan Gizi di Batang

Rabu, 08 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 670 kali Acara Pimpinan Daerah
Nestlé Bantu Cegah Stunting Lewat Program Pendampingan Gizi di Batang
Nestlé Bantu Cegah Stunting Lewat Program Pendampingan Gizi di Batang.
Batang - Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Batang terus digencarkan. Pemerintah Kabupaten Batang bersama Nestlé Indonesia berkolaborasi dalam program intervensi gizi yang menyasar ratusan anak berisiko stunting. Program ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun generasi Batang yang lebih sehat dan produktif.

Batang - Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Batang terus digencarkan. Pemerintah Kabupaten Batang bersama Nestlé Indonesia berkolaborasi dalam program intervensi gizi yang menyasar ratusan anak berisiko stunting. Program ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun generasi Batang yang lebih sehat dan produktif.

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, mengapresiasi dukungan dari Nestlé yang turut berperan dalam memperbaiki kualitas tumbuh kembang anak di daerahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan support dari Nestlé, yang telah ikut mengintervensi keluarga-keluarga di Batang agar anak-anak yang berpotensi stunting atau sudah stunting bisa tumbuh kembang lebih baik,” katanya saat ditemui di Aula Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (8/10/2025)

Menurut Faiz, saat ini terdapat sekitar 5.000 anak di Kabupaten Batang yang masuk kategori stunting atau berpotensi stunting. Dari jumlah tersebut, Nestlé telah memberikan pendampingan kepada 259 anak.

“Dengan jumlah ini terus meningkat. Ini sudah merupakan kontribusi yang cukup besar untuk mendukung keluarga-keluarga di Kabupaten Batang. Selain Nestlé, beberapa perusahaan lain juga terlibat, termasuk Genting yang menargetkan intervensi kepada sekitar 270 anak,” jelasnya.

Pemkab Batang juga menjalankan ‘pilot project’ peternakan sapi perah di dua desa sebagai bagian dari strategi peningkatan gizi masyarakat. Pemerintah menargetkan penurunan angka stunting sebesar 10-15 persen setiap tahun, dengan intervensi pada 500-700 anak per tahun.

“Namun, setiap tahun juga ada anak-anak baru yang lahir. Maka, literasi dan edukasi kepada orang tua sangat penting supaya kasus stunting bisa dicegah sejak awal,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Corporate Affairs & Sustainability PT Nestlé Indonesia Sufintri Rahayu mengatakan, bahwa perusahaan Good Food, Good Life, Nestlé Indonesia berkomitmen memanfaatkan potensi makanan untuk meningkatkan kualitas hidup setiap individu, baik saat ini maupun untuk generasi mendatang.

“Kami percaya gizi yang baik sejak usia dini merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak dan masa depan bangsa,” terangnya.

Melalui Program Pendampingan Gizi, kami tidak hanya menghadirkan intervensi yang nyata, tetapi juga menggerakkan karyawan dari pabrik dan kantor pusat untuk mendampingi keluarga penerima manfaat serta kader posyandu, sebagai bentuk kepedulian kami terhadap upaya pencegahan stunting.

“Dengan inisiatif ini dapat memperkuat peran keluarga, komunitas, dan pemangku kepentingan daerah dalam menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat dan berdaya, serta mendukung pertumbuhan optimal anak,” tegasnya.

Program Pendampingan Gizi di Kabupaten Batang secara total akan menjangkau 259 balita di 50 desa dan 4 kecamatan, dengan dukungan 66 kader dari 119 posyandu, melalui kolaborasi bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) dan Pemerintah Kabupaten Batang.

Sufintri Rahayu juga menyebutkan, intervensi dilakukan melalui distribusi tambahan gizi berupa satu butir telur dan satu gelas susu tinggi kalori DANCOW GroPlus setiap hari selama enam bulan untuk anak usia 14 tahun berisiko stunting.

“Selain itu, program juga mencakup edukasi mengenai gizi anak, pola asuh makan, jajanan sehat dan keamanan pangan, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pengukuran antropometri rutin, serta pemantauan bulanan bersama tim ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB),” imbuhnya.

Factory Manager Pabrik Nestlé Bandaraya Norman Tri Handono menambahkan, selama 180 hari ke depan, kami akan melakukan pemberian tambahan makanan, pemantauan peningkatan status gizi secara berkala, serta peningkatan kapasitas kader dan pengetahuan keluarga terkait praktik gizi seimbang.

“Tentunya, program ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Batang serta partisipasi aktif masyarakat setempat,” tuturnya.

Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama yang terjalin dengan baik hingga hari ini.

“Kami berharap melalui program ini, kita dapat memberdayakan kader dan keluarga sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting, guna menyiapkan generasi penerus bangsa yang sehat, kuat, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” harapnya.

Kegiatan Volunteering di Kabupaten Batang turut dihadiri oleh para orang tua penerima manfaat, yang menyampaikan rasa terima kasih atas wujud nyata komitmen Nestlé Indonesia melalui Program Pendampingan Gizi.

Salah satu ibu dari anak penerima manfaat Ika Septiana mengungkapkan, merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Anak saya kini mendapatkan tambahan gizi setiap harinya, berupa satu butir telur dan segelas susu DANCOW GroPlus, yang sebelumnya sulit saya penuhi secara rutin.

“Alhamdulillah, dalam tiga bulan terakhir saya mulai melihat adanya perubahan positif pada berat badan dan nafsu makan anak,” ujar dia.

Ia berharap, semoga program ini terus berlanjut, karena sangat bermanfaat bagi kami para orang tua di Kecamatan Bandar. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 40
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 39
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 45
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 57
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 113
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Siaga di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1262026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
12 Jun 2026 Jumadi 140