Nestlé Bantu Cegah Stunting Lewat Program Pendampingan Gizi di Batang

Rabu, 08 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 683 kali Acara Pimpinan Daerah
Nestlé Bantu Cegah Stunting Lewat Program Pendampingan Gizi di Batang
Nestlé Bantu Cegah Stunting Lewat Program Pendampingan Gizi di Batang.
Batang - Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Batang terus digencarkan. Pemerintah Kabupaten Batang bersama Nestlé Indonesia berkolaborasi dalam program intervensi gizi yang menyasar ratusan anak berisiko stunting. Program ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun generasi Batang yang lebih sehat dan produktif.

Batang - Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Batang terus digencarkan. Pemerintah Kabupaten Batang bersama Nestlé Indonesia berkolaborasi dalam program intervensi gizi yang menyasar ratusan anak berisiko stunting. Program ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun generasi Batang yang lebih sehat dan produktif.

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, mengapresiasi dukungan dari Nestlé yang turut berperan dalam memperbaiki kualitas tumbuh kembang anak di daerahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan support dari Nestlé, yang telah ikut mengintervensi keluarga-keluarga di Batang agar anak-anak yang berpotensi stunting atau sudah stunting bisa tumbuh kembang lebih baik,” katanya saat ditemui di Aula Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (8/10/2025)

Menurut Faiz, saat ini terdapat sekitar 5.000 anak di Kabupaten Batang yang masuk kategori stunting atau berpotensi stunting. Dari jumlah tersebut, Nestlé telah memberikan pendampingan kepada 259 anak.

“Dengan jumlah ini terus meningkat. Ini sudah merupakan kontribusi yang cukup besar untuk mendukung keluarga-keluarga di Kabupaten Batang. Selain Nestlé, beberapa perusahaan lain juga terlibat, termasuk Genting yang menargetkan intervensi kepada sekitar 270 anak,” jelasnya.

Pemkab Batang juga menjalankan ‘pilot project’ peternakan sapi perah di dua desa sebagai bagian dari strategi peningkatan gizi masyarakat. Pemerintah menargetkan penurunan angka stunting sebesar 10-15 persen setiap tahun, dengan intervensi pada 500-700 anak per tahun.

“Namun, setiap tahun juga ada anak-anak baru yang lahir. Maka, literasi dan edukasi kepada orang tua sangat penting supaya kasus stunting bisa dicegah sejak awal,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Corporate Affairs & Sustainability PT Nestlé Indonesia Sufintri Rahayu mengatakan, bahwa perusahaan Good Food, Good Life, Nestlé Indonesia berkomitmen memanfaatkan potensi makanan untuk meningkatkan kualitas hidup setiap individu, baik saat ini maupun untuk generasi mendatang.

“Kami percaya gizi yang baik sejak usia dini merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak dan masa depan bangsa,” terangnya.

Melalui Program Pendampingan Gizi, kami tidak hanya menghadirkan intervensi yang nyata, tetapi juga menggerakkan karyawan dari pabrik dan kantor pusat untuk mendampingi keluarga penerima manfaat serta kader posyandu, sebagai bentuk kepedulian kami terhadap upaya pencegahan stunting.

“Dengan inisiatif ini dapat memperkuat peran keluarga, komunitas, dan pemangku kepentingan daerah dalam menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat dan berdaya, serta mendukung pertumbuhan optimal anak,” tegasnya.

Program Pendampingan Gizi di Kabupaten Batang secara total akan menjangkau 259 balita di 50 desa dan 4 kecamatan, dengan dukungan 66 kader dari 119 posyandu, melalui kolaborasi bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) dan Pemerintah Kabupaten Batang.

Sufintri Rahayu juga menyebutkan, intervensi dilakukan melalui distribusi tambahan gizi berupa satu butir telur dan satu gelas susu tinggi kalori DANCOW GroPlus setiap hari selama enam bulan untuk anak usia 14 tahun berisiko stunting.

“Selain itu, program juga mencakup edukasi mengenai gizi anak, pola asuh makan, jajanan sehat dan keamanan pangan, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pengukuran antropometri rutin, serta pemantauan bulanan bersama tim ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB),” imbuhnya.

Factory Manager Pabrik Nestlé Bandaraya Norman Tri Handono menambahkan, selama 180 hari ke depan, kami akan melakukan pemberian tambahan makanan, pemantauan peningkatan status gizi secara berkala, serta peningkatan kapasitas kader dan pengetahuan keluarga terkait praktik gizi seimbang.

“Tentunya, program ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Batang serta partisipasi aktif masyarakat setempat,” tuturnya.

Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama yang terjalin dengan baik hingga hari ini.

“Kami berharap melalui program ini, kita dapat memberdayakan kader dan keluarga sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting, guna menyiapkan generasi penerus bangsa yang sehat, kuat, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” harapnya.

Kegiatan Volunteering di Kabupaten Batang turut dihadiri oleh para orang tua penerima manfaat, yang menyampaikan rasa terima kasih atas wujud nyata komitmen Nestlé Indonesia melalui Program Pendampingan Gizi.

Salah satu ibu dari anak penerima manfaat Ika Septiana mengungkapkan, merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Anak saya kini mendapatkan tambahan gizi setiap harinya, berupa satu butir telur dan segelas susu DANCOW GroPlus, yang sebelumnya sulit saya penuhi secara rutin.

“Alhamdulillah, dalam tiga bulan terakhir saya mulai melihat adanya perubahan positif pada berat badan dan nafsu makan anak,” ujar dia.

Ia berharap, semoga program ini terus berlanjut, karena sangat bermanfaat bagi kami para orang tua di Kecamatan Bandar. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun 149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
Batang - Sebanyak 149 nelayan dari lima wilayah pesisir Kabupaten Batang mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Kelima wilayah tersebut yakni Desa Ujungnegoro, Desa Ponowareng, Desa Karanggeneng, Dukuh Roban Timur Desa Sengon, dan Dukuh Roban Barat Desa Kedungsegog. Penyerahan kepesertaan di Kantor Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 90
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 91
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 111
Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam
Lindungi Pesisir Batang dari Abrasi, Para Pihak Dorong Pendekatan Berbasis Alam
Batang - Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial menggelar Pertemuan Tim Koordinasi Pengelolaan Pesisir Terpadu (PMO) Kabupaten Batang sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam pengelolaan wilayah pesisir secara berkelanjutan, di Hotel Kiyana Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2292026).
22 Sep 2026 Jumadi 74
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Batang - Jemaah calon haji kini makin dimudahkan dalam mempersiapkan paspor untuk keberangkatan ke Tanah Suci, karena Kantor Kemenhaj Batang telah mendekatkan layana, melalui Izzi paspor. Layanan tersebut diberikan secara jemput bola, sehingga sangat efektif karena jemaah tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan Kelas 1 Pemalang.
22 Sep 2026 Jumadi 95
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Batang - Menghadapi efektivitas kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang menjawab tantangan itu dengan diluncurkannya aplikasi Koneksi atau Knowledge and Office Collaboration System. Aplikasi Koneksi merupakan inovasi agar layanan kepegawaian maupun berbagai data, diperoleh secara lebih cepat karena seluruhnya terkoneksi melalui sistem.
22 Sep 2026 Jumadi 101