Batik Rifaiyah Batang Menanti Penetapan Sebagai Warisan Budaya Takbenda

Rabu, 08 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 682 kali Seni dan Budaya
Batik Rifaiyah Batang Menanti Penetapan Sebagai Warisan Budaya Takbenda
Batik Rifaiyah Batang Menanti Penetapan Sebagai Warisan Budaya Takbenda
Batang - Upaya pelestarian Batik Rifaiyah, salah satu warisan budaya khas Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kini memasuki tahap penting. Setelah melalui proses sidang penilaian, kini tim Warisan Budaya Takbenda (WBTb) pusat tengah melakukan penilaian akhir untuk menentukan apakah Batik Rifaiyah layak ditetapkan secara resmi sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Batang - Upaya pelestarian Batik Rifaiyah, salah satu warisan budaya khas Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kini memasuki tahap penting. Setelah melalui proses sidang penilaian, kini tim Warisan Budaya Takbenda (WBTb) pusat tengah melakukan penilaian akhir untuk menentukan apakah Batik Rifaiyah layak ditetapkan secara resmi sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang Bambang Suryantoro, mengatakan bahwa keputusan akhir akan ditetapkan oleh tim pusat.

“Setelah sidang, akan ada penilaian akhir oleh tim WBTb pusat. Mereka yang menentukan apakah Batik Rifaiyah layak ditetapkan secara resmi. Jika lolos, akan keluar sertifikat penetapan, seperti yang pernah diterima Batang untuk Rampak dan Sojomerto,” katanya saat ditemui di Kantor Disdikbud Batang, Kabupaten Batang, Rabu (8/10/2025).

Dijelaskannya, setelah penetapan resmi diterima, langkah berikutnya yang paling penting adalah memastikan pelestarian budaya itu tetap berjalan di masyarakat. Karena ini adalah milik masyarakat, maka pemerintah daerah harus mensupport kegiatan pembatik Rifaiyah agar tetap hidup dan berkembang.

Ia menambahkan, pengakuan resmi bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk mengembalikan kejayaan Batik Batang, khususnya Rifaiyah.

“Harapannya, Batik Rifaiyah semakin dikenal luas. Sebenarnya, dulu sudah sempat dikenal. Bahkan tahun 2013, ada tim peneliti dari Jepang dan Korea yang menyampaikan bahwa pembatik-pembatik asli Pekalongan itu sebenarnya berasal dari Batang, lalu mereka bekerja di Pekalongan. Jadi memang kita harus mengembalikan kejayaan Batik Batang,” terangnya.

Terkait waktu pengumuman resmi penetapan, Bambang menyebut pihaknya masih menunggu informasi dari pusat. “Belum tahu pasti. Masih menunggu. Tapi harapannya bisa keluar tahun ini,” ujar dia.

Penetapan Batik Rifaiyah sebagai Warisan Budaya Takbenda diharapkan dapat menjadi tonggak penting bagi pelestarian dan kebangkitan kembali batik khas Batang yang sarat nilai religius dan sejarah. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 36
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 50
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 38
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 53
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 38
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Batang - Di usia Ke-60, Kembalinya Kabupaten Batang dari Kabupaten Pekalongan, Wakil Ketua DPRD Batang Danang Aji Saputra mendukung terhadap kinerja Pemda dalam memberikan pelayanan di segala bidang. Mulai dari peningkatan perekonomian hingga upaya perbaikan infrastruktur yang terus dipercepat melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat.
08 Apr 2026 Jumadi 36