Bupati Batang Tekankan Penyegaran Jabatan dan Metodologi Kerja Terukur

Rabu, 01 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 510 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Tekankan Penyegaran Jabatan dan Metodologi Kerja Terukur
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kedua kanan), melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat administrator di Aula Bupati Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melaksanakan pelantikan dan sumpah janji jabatan pejabat administrator di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1/10/2025).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melaksanakan pelantikan dan sumpah janji jabatan pejabat administrator di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1/10/2025).

Prosesi pelantikan 6 Jabatan Administrator dipimpin langsung oleh Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, yakni Ahmad Fathoni yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Permades, kini menempati posisi baru sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Dwi Marendra kini menduduki jabatan baru sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil.

Sudarno kini menjabat sebagai Sekretaris Dispermades, Nona Yulistiani Suyono jabatan baru sebagai Kabid Infrastruktur Pengembangan Wilayah Baperinda, Muh Luthfi sebagai Kepala Bidang Pengairan DPUPR, dan Cahyo Wiyato menjabat sebagai Kepala Bidang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Diskominfo Batang.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, bahwa pelantikan kali ini sempat tertunda lantaran beberapa posisi, khususnya yang berkaitan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri.

“Penyegaran jabatan adalah hal yang wajar dan perlu dilakukan, terutama bagi mereka yang sudah lebih dari lima tahun menduduki posisi tertentu. Ini bertujuan agar muncul semangat baru, tantangan baru, sekaligus ruang pengabdian yang lebih luas,” jelasnya.

Faiz menegaskan, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus siap menghadapi dinamika penugasan. Menurutnya, pejabat di lingkungan Pemkab Batang dituntut tidak hanya memiliki kompetensi spesifik, tetapi juga multitalenta dan generalistik.

Ia juga menekankan, pentingnya metodologi kerja yang terukur. Ia meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyusun lima agenda prioritas yang komprehensif, relevan, dan dapat diwujudkan dalam kurun waktu lima tahun.

“Kenapa hanya lima, karena kita tahu, lima tahun bukan waktu yang panjang. Tidak semua masalah bisa diselesaikan sekaligus. Maka, buatlah prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, itu bukan agenda prioritas karena sudah pasti terealisasi. Agenda strategis yang dimaksud harus lebih besar, misalnya pengembangan kawasan penyangga industri di Gringsing dan Banyuputih.

Faiz mencontohkan, pengembangan kawasan itu dapat diturunkan dalam kegiatan seperti pembangunan alun-alun, pasar, akses jalan, dan penerangan jalan umum dengan milestone tahunan yang jelas.

“Dengan begitu, kerja kita lebih terarah, terukur, dan mudah dievaluasi. Setiap rapat, OPD cukup membawa dokumen itu untuk kita checklist progres per tahun,” ungkapnya.

Tak hanya berhenti pada target fisik, Faiz juga meminta setiap OPD menetapkan target makro berupa dampak sosial-ekonomi. Kalau saat ini perputaran ekonomi di kawasan penyangga industri sekitar Rp300 miliar per tahun, maka target pada 2029 harus meningkat menjadi Rp600 miliar per tahun.

Ia menekankan, metode tersebut harus diterapkan di seluruh OPD, termasuk Dinas Kesehatan, Pendidikan, Dukcapil, dan Satpol PP.

“Semua OPD wajib punya tujuan strategis lima tahun, milestone tahunan, serta indikator output dan outcome yang terukur,” ujar dia.

Faiz mengajak seluruh jajaran Pemkab Batang untuk mengubah pola kerja birokrasi dari sekadar menyelesaikan rutinitas menjadi membangun sistem yang terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kerja kita jangan hanya berhenti pada kata selesai. Tapi harus meninggalkan jejak jelas bagi Kabupaten Batang yang lebih maju, tertata, dan sejahtera,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Batang - Dinas Kesehatan Kabupaten Batang membantah kabar yang menyebut adanya korban meninggal dunia dalam kasus dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.
24 Sep 2026 Jumadi 298
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 116
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 95
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun 149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
Batang - Sebanyak 149 nelayan dari lima wilayah pesisir Kabupaten Batang mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Kelima wilayah tersebut yakni Desa Ujungnegoro, Desa Ponowareng, Desa Karanggeneng, Dukuh Roban Timur Desa Sengon, dan Dukuh Roban Barat Desa Kedungsegog. Penyerahan kepesertaan di Kantor Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 97
Wakil Bupati Batang Intruksikan RSUD Batang Tangani Korban Wakil Bupati Batang Intruksikan RSUD Batang Tangani Korban
Wakil Bupati Batang Intruksikan RSUD Batang Tangani Korban
Batang - Sebanyak 276 orang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang. Wakil Bupati Batang Suyono meninjau langsung kondisi para korban yang mendapatkan perawatan di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026) malam.
23 Sep 2026 Jumadi 142
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Batang - Menghadapi efektivitas kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang menjawab tantangan itu dengan diluncurkannya aplikasi Koneksi atau Knowledge and Office Collaboration System. Aplikasi Koneksi merupakan inovasi agar layanan kepegawaian maupun berbagai data, diperoleh secara lebih cepat karena seluruhnya terkoneksi melalui sistem.
22 Sep 2026 Jumadi 102