Bupati Batang Tekankan Penyegaran Jabatan dan Metodologi Kerja Terukur

Rabu, 01 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 487 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Tekankan Penyegaran Jabatan dan Metodologi Kerja Terukur
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kedua kanan), melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat administrator di Aula Bupati Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melaksanakan pelantikan dan sumpah janji jabatan pejabat administrator di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1/10/2025).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melaksanakan pelantikan dan sumpah janji jabatan pejabat administrator di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1/10/2025).

Prosesi pelantikan 6 Jabatan Administrator dipimpin langsung oleh Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, yakni Ahmad Fathoni yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Permades, kini menempati posisi baru sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Dwi Marendra kini menduduki jabatan baru sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil.

Sudarno kini menjabat sebagai Sekretaris Dispermades, Nona Yulistiani Suyono jabatan baru sebagai Kabid Infrastruktur Pengembangan Wilayah Baperinda, Muh Luthfi sebagai Kepala Bidang Pengairan DPUPR, dan Cahyo Wiyato menjabat sebagai Kepala Bidang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Diskominfo Batang.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, bahwa pelantikan kali ini sempat tertunda lantaran beberapa posisi, khususnya yang berkaitan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri.

“Penyegaran jabatan adalah hal yang wajar dan perlu dilakukan, terutama bagi mereka yang sudah lebih dari lima tahun menduduki posisi tertentu. Ini bertujuan agar muncul semangat baru, tantangan baru, sekaligus ruang pengabdian yang lebih luas,” jelasnya.

Faiz menegaskan, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus siap menghadapi dinamika penugasan. Menurutnya, pejabat di lingkungan Pemkab Batang dituntut tidak hanya memiliki kompetensi spesifik, tetapi juga multitalenta dan generalistik.

Ia juga menekankan, pentingnya metodologi kerja yang terukur. Ia meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyusun lima agenda prioritas yang komprehensif, relevan, dan dapat diwujudkan dalam kurun waktu lima tahun.

“Kenapa hanya lima, karena kita tahu, lima tahun bukan waktu yang panjang. Tidak semua masalah bisa diselesaikan sekaligus. Maka, buatlah prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, itu bukan agenda prioritas karena sudah pasti terealisasi. Agenda strategis yang dimaksud harus lebih besar, misalnya pengembangan kawasan penyangga industri di Gringsing dan Banyuputih.

Faiz mencontohkan, pengembangan kawasan itu dapat diturunkan dalam kegiatan seperti pembangunan alun-alun, pasar, akses jalan, dan penerangan jalan umum dengan milestone tahunan yang jelas.

“Dengan begitu, kerja kita lebih terarah, terukur, dan mudah dievaluasi. Setiap rapat, OPD cukup membawa dokumen itu untuk kita checklist progres per tahun,” ungkapnya.

Tak hanya berhenti pada target fisik, Faiz juga meminta setiap OPD menetapkan target makro berupa dampak sosial-ekonomi. Kalau saat ini perputaran ekonomi di kawasan penyangga industri sekitar Rp300 miliar per tahun, maka target pada 2029 harus meningkat menjadi Rp600 miliar per tahun.

Ia menekankan, metode tersebut harus diterapkan di seluruh OPD, termasuk Dinas Kesehatan, Pendidikan, Dukcapil, dan Satpol PP.

“Semua OPD wajib punya tujuan strategis lima tahun, milestone tahunan, serta indikator output dan outcome yang terukur,” ujar dia.

Faiz mengajak seluruh jajaran Pemkab Batang untuk mengubah pola kerja birokrasi dari sekadar menyelesaikan rutinitas menjadi membangun sistem yang terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kerja kita jangan hanya berhenti pada kata selesai. Tapi harus meninggalkan jejak jelas bagi Kabupaten Batang yang lebih maju, tertata, dan sejahtera,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 68
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 120
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 120
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 70
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 32
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 37