Ekonomi Batang Tumbuh lebih dari 7%, angka kemiskinan turun

Selasa, 30 September 2025 Jumadi Dibaca 2.205 kali Pemerintahan
Ekonomi Batang Tumbuh lebih dari 7%, angka kemiskinan turun
Batang - Kabar gembira datang dari Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Daerah yang tengah berkembang ini menunjukkan tren positif dalam pertumbuhan ekonomi sekaligus penurunan angka kemiskinan.

Batang - Kabar gembira datang dari Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Daerah yang tengah berkembang ini menunjukkan tren positif dalam pertumbuhan ekonomi sekaligus penurunan angka kemiskinan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Batang merilis data kuartal II 2025 yang menegaskan capaian ini. Kepala BPS Batang Heni Djumadi menyebutkan bahwa, pertumbuhan ekonomi di Batang diatas rata-rata Provinsi dan Nasional.

“Pada triwulan II 2024, ekonomi Batang tumbuh 7,49 persen year-on-year (y-o-y). Angka ini bahkan melampaui target 7,45 persen yang baru dipatok untuk tahun 2027,” katanya saat ditemui di Kantor BPS Batang, Kabupaten Batang, Selasa (30/9/2025).

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) juga terus menunjukkan peningkatan, baik atas dasar harga berlaku (ADHB) maupun harga konstan (ADHK). Puncaknya, triwulan II 2025 mencatat PDRB ADHB sebesar Rp8,19 triliun dan ADHK Rp4,97 triliun.

“Dari sisi pertumbuhan, tercatat kenaikan 6,79 persen c-to-c dan 4,12 persen q-to-q. Secara keseluruhan, data ini menegaskan geliat ekonomi Batang yang berkelanjutan,” jelasnya.

Konsumsi dan Investasi Jadi Penopang

Kinerja ekonomi Batang pada triwulan II 2025 ditopang dua komponen utama: konsumsi rumah tangga dan investasi (PMTB). Konsumsi rumah tangga berkontribusi paling besar, yakni 68,46 persen, sedangkan investasi menyumbang 28,10 persen. Konsumsi pemerintah tercatat 5,09 persen, sementara komponen lain memberikan kontribusi negatif -1,65 persen.

“Menariknya, investasi justru tumbuh paling tinggi, melesat hingga 15,19 persen y-o-y. Konsumsi rumah tangga tetap solid dengan pertumbuhan 5,13 persen, sementara konsumsi pemerintah naik tipis 1,03 persen,” terangnya.

Pariwisata dan Hiburan Ikut Mendorong

Sektor pariwisata juga memberi warna pada pertumbuhan ekonomi. Jumlah perjalanan wisatawan pada Q2 2025 mencapai 267.090 orang. Meski turun tipis -1,90 persen isbanding tahun sebelumnya, penerimaan pajak hiburan justru melonjak 114,43%.

Mobilitas dan Daya Beli Meningkat

“Data BPS mencatat angkutan rel tumbuh 38,80 persen dan angkutan darat melesat 145,62 persen. Dampak positif juga terlihat dari tingkat penghunian kamar hotel yang naik hampir 10 persen, serta penerimaan pajak restoran yang tumbuh 19,75 persen pada Q2 2025,” ungkapnya.

Ekspor Didukung Kawasan Ekonomi Khusus

 

Nilai ekspor Batang pun menunjukkan tren positif. Berdasarkan data BPS Jateng, ekspor Q2 2025 mencapai 58,93 juta dolar AS, tumbuh 64,06 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Bahkan, kontribusi ekspor dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mencapai 58,89 persen.

Kemiskinan Menurun

Djumadi juga menyebutkan, selain pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan juga menunjukkan tren menurun. Berdasarkan data BPS, persentase penduduk miskin Batang 2025 yaitu 7,79%.  Angka tersebut adalah persentase terendah sejak 2019, tahun sebelum memasuki era Covid-19.

“Pemerintah daerah merespons dengan berbagai program, mulai dari operasi pasar murah, bantuan sosial, diskon tarif listrik, hingga dukungan pendidikan dan Kesehatan,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Batang M faiz Kurniawan mengungkapkan, berdampak postif terhadap penurunan angka kemiskinan salah satunya anggaran bantuan kesehatan dan bantuan sosial.

“Salah satu fokus utama adalah Program Dapat Kerja (Daker), yang mendorong terciptanya lapangan pekerjaan di sektor formal. Pada Triwulan I 2025, beberapa perusahaan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batang dan Batang Industrial Park (BIP) telah beroperasi dan berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 6.759 orang,” tuturnya.

Selain itu, sektor Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Kabupaten Batang juga menunjukkan kinerja yang kuat, dengan nilai mencapai Rp2.534.383,00 atau mengalami kenaikan sebesar 6,50% dibandingkan Triwulan sebelumnya.

Anggaran Kesehatan dan Bantuan Sosial

“Untuk aspek kesehatan, Pemkab Batang telah meningkatkan anggaran untuk Universal Health Coverage (UHC)/JKN-KIS. Anggaran UHC untuk JKN-KIS naik signifikan, dari sekitar Rp61 miliar pada 2024 menjadi Rp90 miliar pada 2025,” jelasnya.

Adanya bantuan seragam sekolah gratis bagi anak SD dengan nilai anggaran mencapai Rp4,5 miliar yang dikerjakan oleh pejahit lokal sekolah setempat. Selain itu, adanya bantuan biaya pendidikan bagi peserta didik pada sekolah menengah dan mahasiswa berprestasi dari keluarga miskin dengan total penerima sejumlah 225 orang.

Faiz Kurniawan juga menyampaikan apresiasinya atas capaian ini. Alhamdulillah, capaian ini kerja keras kita semua, bukan hanya pemerintah, tapi juga seluruh masyarakat Batang sampai lapisan terbawah.

Ia juga menekankan, pentingnya menjaga kebersamaan lintas sektor. Mari kita bergandengan tangan, masyarakat bersama aparat, DPRD, TNI, Polri, kejaksaan, dan semua komponen.

“Dengan tren pertumbuhan ekonomi yang positif dan penurunan kemiskinan yang berlanjut, Batang kini semakin percaya diri melangkah sebagai daerah berkembang dengan potensi besar di Jawa Tengah,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 137
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 153
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 170
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 153
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 133
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Batang - Pengamanan berlapis disyiapkan untuk mengawal kemeriahan Karnaval SCTV yang bakal menguncang Alun-Alun Batang pada Sabtu dan Minggu, 1011 Oktober 2026. Tak tanggung-tanggung, ratusan personel gabungan diterjunkan demi menjamin keselamatan puluhan ribu pengunjung yang diprediksi memadati lokasi acara.
08 Okt 2026 Jumadi 137