Jambore Cabang IV Kwartir Cabang Batang Siapkan Generasi Penerus Hebat

Selasa, 12 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 739 kali Acara Pimpinan Daerah
Jambore Cabang IV Kwartir Cabang Batang Siapkan Generasi Penerus Hebat
Wakil Bupati Batang Suyono (tengah), menyematkan hasduk pramuka sebagai tanda dimulainya Jambore Cabang IV Kwartir di Bumi Perkemahan Abirawa, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang.
Batang - Agenda tahunan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Batang kembali digelar setelah terhenti selama 13 tahun. Dibuka oleh Wakil Bupati Batang Suyono selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Jambore Cabang IV Kwartir Cabang Batang 2025, yang digelar di Bumi Perkemahan Abirawa, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Selasa (12/8/2025).

Batang - Agenda tahunan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Batang kembali digelar setelah terhenti selama 13 tahun. Dibuka oleh Wakil Bupati Batang Suyono selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Jambore Cabang IV Kwartir Cabang Batang 2025, yang digelar di Bumi Perkemahan Abirawa, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Selasa (12/8/2025).

Ketua Kwarcab Batang Retno Dwi Irianto mengatakan, kegiatan perkemahan akan dilaksanakan selama empat hari kedepan hingga Kamis (14/8/2025) yang diikuti oleh Pramuka Penggalang SMP/MTs yang tergabung dalam 30 regu putra dan 32 regu putri utusan dari 14 ranting Gerakan Pramuka se-Kabupaten Batang.

“Kegiatan akan menitikberatkan pada jambore kegiatan umum, spiritual, wawasan, sosial; fisik, rekreatif dan edukatif prestasi serta budaya,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono selaku pembina upacara berpesan, pendidikan akademis saat ini belum cukup tetapi memerlukan pendekatan yang menyentuh sisi emosional, sosial dan moral peserta didik.

“Melalui Jambore Cabang IV Tahun 2025 ini peserta belajar bekerjasama, bertoleransi, menghadapi tantangan dan menyelesaikan masalah dengan cara yang positif,” terangnya.

Suyono menyebutkan, nilai-nilai inilah yang akan membekali adik-adik untuk menjadi generasi penerus yang hebat dalam menghadapi masa depan sebagai masyarakat maupun sebagai pemimpin bangsa.

Ia juga neminta, agar peserta Jambore mengikuti kegiatan dengan sebaik mungkin. Peserta diharapkan mematuhi semua perintah dan saran dari kakak pembina pendamping karena kelak tugas-tugas tersebut akan memberi manfaat dimasa mendatang. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 0
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Batang - Dinding tinggi bukan lagi sekadar rintangan, melainkan panggung pembuktian bagi ketangguhan para atlet muda. Kontingen Kabupaten Batang kembali mengukir tinta emas di ajang PORPROV XVII Jawa Tengah 2026. Cabang olahraga panjat tebing sukses memecah kebuntuan dengan mempersembahkan medali emas perdana lewat aksi luar biasa di nomor Speed Relay Putri.
29 Okt 2026 Jumadi 108
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jawa Tengah meluncurkan program Pancanaka di Desa Depok, Kabupaten Batang, untuk memperkuat kemitraan polisi dengan nelayan dalam mencegah penyelundupan narkoba melalui jalur laut, meningkatkan keselamatan saat melaut, serta mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir melalui bantuan sosial dan penebaran benih ikan bandeng.
29 Okt 2026 Jumadi 118
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Sidawung Camp di Desa Tombo, Kabupaten Batang, mengembangkan wisata berbasis ekowisata melalui kegiatan berkemah, hiking, dan canyoning yang dipadukan dengan edukasi lingkungan serta penanaman pohon. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong partisipasi pengunjung dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan secara berkelanjutan.
29 Okt 2026 Jumadi 99
Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Batang - Ketua yayasan Bhakti Praja Korpri Batang Retno Dwi Irianto, mengukuhkan Eko Susilowati, sebagai kepala sekolah SMA Bhakti Praja Limpung masa Bhakti 2026 - 2030 menggantikan Suripah, yang telah habis masa Bhaktinya, di SMA Bhakti Praja Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (29102026).
29 Okt 2026 Jumadi 121
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan Bappeda dan DPMPPR untuk segera melakukan survei terhadap jembatan penghubung di Desa Ngroto, Kecamatan Reban, yang ambrol akibat hujan deras pada 24 Oktober 2026. Pemkab Batang akan mengkaji kemungkinan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat perbaikan jembatan. Sementara itu, warga terpaksa menempuh jalur alternatif hingga 10 kilometer dari rute normal 3 kilometer, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 189