Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan

Kamis, 29 Oktober 2026 Jumadi Dibaca 39 kali Pariwisata
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Wisata Sidawung Camp Batang Desa Tombo, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang.
Sidawung Camp di Desa Tombo, Kabupaten Batang, mengembangkan wisata berbasis ekowisata melalui kegiatan berkemah, hiking, dan canyoning yang dipadukan dengan edukasi lingkungan serta penanaman pohon. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong partisipasi pengunjung dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan secara berkelanjutan.

Batang – Sidawung Camp di Desa Tombo, menawarkan pengalaman wisata alam berbasis ekowisata dengan beragam kegiatan, mulai dari berkemah (kamping), menjelajahi hutan, hingga kegiatan canyoning. Dikelola bersama Sidawung Coffee, destinasi ini tidak hanya mengajak pengunjung menikmati suasana alam, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Pengelola Sidawung Camp Heru Demianto mengatakan, pengembangan wisata tersebut merupakan upaya menindaklanjuti pembentukan kader konservasi alam dengan aksi nyata pelestarian lingkungan.

“Desa Tombo memiliki potensi alam yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat. Kami ingin wisatawan tidak hanya datang untuk ngopi atau menginap, tetapi juga mendapatkan edukasi tentang kelestarian alam. Ada wadah untuk berbagi tentang apa yang perlu kita lakukan agar lingkungan di Tombo khususnya dan Batang pada umumnya tetap terjaga,” katanya saat ditemui di Sidawung Camp, Desa Tombo, Kabupaten Batang, Kamis (29/10/2026).

Sidawung Coffee sendiri telah beroperasi sejak 2019. Seiring pengembangan kawasan, pengelola kemudian menghadirkan area berkemah dan aktivitas luar ruang agar pengunjung memiliki lebih banyak pilihan kegiatan saat berwisata ke Desa Tombo.

“Untuk pengunjung yang ingin berkemah, Sidawung Camp menyediakan sejumlah paket dengan nama “Nyepeng”. Tarif paket pada hari kerja (weekday) dimulai dari Rp250 ribu, dengan fasilitas yang berbeda sesuai pilihan. Tarif paket Nyepeng 2 Rp250 ribu, Nyepeng 3 Rp 350 ribu, Nyepeng 4 Rp 400 ribu, Nyepeng 5 Rp 500 ribu, dan Nyepeng 6 Rp 650 ribu,” jelasnya.

Menurut Heru, kunjungan biasanya meningkat pada akhir pekan, terutama Sabtu malam atau malam Minggu. Pada waktu tersebut, area berkemah kerap terisi penuh. Pengunjung yang ingin memesan paket kamping dapat melakukan reservasi melalui akun TikTok atau Instagram Sedawung Camp.

“Selain kamping, Sedawung Camp menyediakan tiga pilihan paket hiking untuk memperkenalkan potensi hutan di Desa Tombo kepada wisatawan. Paket jalur pemula ditawarkan dengan tarif Rp125 ribu per orang, sedangkan jalur menengah dibanderol Rp150 ribu per orang. Adapun paket utama seharga Rp400 ribu per orang mencakup kegiatan canyoning,” terangnya.

Heru juga mengatakan, seluruh paket hiking dilengkapi sarapan, makan siang, coffee break, asuransi, serta satu bibit pohon untuk setiap peserta. Bibit tersebut nantinya ditanam bersama selama perjalanan hiking sebagai bagian dari kegiatan bakti alam.

“Setiap pengunjung yang mengambil paket hiking mendapatkan minimal satu bibit pohon untuk diadopsi dan ditanam bersama. Jadi, kegiatan wisata ini juga memiliki kontribusi terhadap kelestarian hutan,” imbuhnya.

Melalui konsep tersebut, pengelola berharap aktivitas wisata dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga lingkungan. Semakin banyak pengunjung yang berpartisipasi, semakin besar pula peluang untuk mendorong kegiatan penanaman pohon secara berkelanjutan.

Heru juga menyebutkan, sebagian besar pengunjung Sidawung Camp saat ini berasal dari Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, sekitar 80 persen pengunjung berasal dari daerah tersebut.

Ia berharap, semakin banyak warga Batang mengenal Sidawung Camp dan menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu pilihan wisata alam di daerahnya. Ke depan, Heru ingin peningkatan jumlah pengunjung turut memberikan dampak positif terhadap kelestarian hutan di Desa Tombo.

“Harapan kami, semakin ramai Sidawung Camp, semakin lebat juga hutan yang ada di Tombo. Setiap pengunjung yang datang ikut berkontribusi melalui kegiatan bakti alam, terutama dengan penanaman pohon saat hiking,” tandasnya.

Dengan memadukan rekreasi, petualangan, dan edukasi lingkungan, Sidawung Camp diharapkan dapat menjadi alternatif wisata alam di Kabupaten Batang sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Batang - Ketua yayasan Bhakti Praja Korpri Batang Retno Dwi Irianto, mengukuhkan Eko Susilowati, sebagai kepala sekolah SMA Bhakti Praja Limpung masa Bhakti 2026 - 2030 menggantikan Suripah, yang telah habis masa Bhaktinya, di SMA Bhakti Praja Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (29102026).
29 Okt 2026 Jumadi 44
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jawa Tengah meluncurkan program Pancanaka di Desa Depok, Kabupaten Batang, untuk memperkuat kemitraan polisi dengan nelayan dalam mencegah penyelundupan narkoba melalui jalur laut, meningkatkan keselamatan saat melaut, serta mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir melalui bantuan sosial dan penebaran benih ikan bandeng.
29 Okt 2026 Jumadi 64
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Batang - Dinding tinggi bukan lagi sekadar rintangan, melainkan panggung pembuktian bagi ketangguhan para atlet muda. Kontingen Kabupaten Batang kembali mengukir tinta emas di ajang PORPROV XVII Jawa Tengah 2026. Cabang olahraga panjat tebing sukses memecah kebuntuan dengan mempersembahkan medali emas perdana lewat aksi luar biasa di nomor Speed Relay Putri.
29 Okt 2026 Jumadi 48
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak generasi muda untuk berani bermimpi, tidak takut gagal, terus belajar, dan mengukir prestasi. Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, ia menekankan pentingnya membangun karakter pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman. Pemuda diharapkan berperan aktif dalam pembangunan melalui karya, pengabdian, dan kepedulian terhadap masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 141
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan Bappeda dan DPMPPR untuk segera melakukan survei terhadap jembatan penghubung di Desa Ngroto, Kecamatan Reban, yang ambrol akibat hujan deras pada 24 Oktober 2026. Pemkab Batang akan mengkaji kemungkinan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat perbaikan jembatan. Sementara itu, warga terpaksa menempuh jalur alternatif hingga 10 kilometer dari rute normal 3 kilometer, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 175
Era AI Menguat, Bupati Faiz Tegaskan Hati Nurani Jadi Pembeda Wartawan Era AI Menguat, Bupati Faiz Tegaskan Hati Nurani Jadi Pembeda Wartawan
Era AI Menguat, Bupati Faiz Tegaskan Hati Nurani Jadi Pembeda Wartawan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menekankan pentingnya hati nurani, integritas, akurasi, dan etika jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) saat pelantikan pengurus PWI Batang periode 20262029. Ia mengajak insan pers tetap profesional, menjaga kebebasan pers yang bertanggung jawab, serta berperan aktif mengawal transparansi pemerintahan dan pembangunan daerah. Sementara itu, Ketua PWI Jawa Tengah dan Ketua PWI Batang mendorong penguatan kompetensi wartawan serta kolaborasi lintas sektor agar pers tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 137