Dorong Efisiensi Logistik dan Industri, Pelabuhan Indonesia Di KEK Industropolis Batang Beroperasi

Jumat, 08 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 1.377 kali Pembangunan Infrastruktur
Dorong Efisiensi Logistik dan Industri, Pelabuhan Indonesia Di KEK Industropolis Batang Beroperasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi (tengah), meninjau pelabuhan ussai meresmikannya di Pelabuhan Indonesia KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang telah memiliki infrastruktur strategis baru berupa Pelabuhan Indonesia. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi meresmikan pelabuhan yang digelar hari ini di Pelabuhan Indonesia KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (8/8/2025).

Batang - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang telah memiliki infrastruktur strategis baru berupa Pelabuhan Indonesia. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi meresmikan pelabuhan yang digelar hari ini di Pelabuhan Indonesia KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (8/8/2025).

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi menyampaikan, Pelabuhan Indonesia ditargetkan mulai beroperasi maksimal pada Agustus 2025 setelah seluruh uji fungsional dinyatakan layak.

“Pelabuhan ini dirancang untuk menjadi pelabuhan besar di masa depan, dengan fungsi utama melayani bongkar muat peti kemas dan komoditas curah,” jelasnya.

Untuk tahap awal, pelabuhan akan difokuskan pada mendukung Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), khususnya untuk komoditas curah seperti pasir silika dan klinker.

“Dengan adanya pelabuhan ini, pengiriman barang tidak lagi harus melalui Pelabuhan Tanjung Emas. Cukup langsung sandar di Batang sehingga lebih efisien dari segi waktu dan biaya,” terangnya.

Sub Regional Head Jawa Pelindo Regional 3 Purwanto Wahyu Widodo menambahkan, pelabuhan ini memiliki spesifikasi teknis yakni panjang dermaga 150 meter, lebar dermaga 30 meter, trestel 300 meter, Causeway 800 meter, dan jarak dari daratan sekitar 1,5 kilometer. Kapasitas dermaga sendiri hanya 1 kapal tongkang berukuran 120 meter dengan muatan hingga 7.000 ton.

“Selain fungsi industri, pelabuhan ini juga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata pendukung, mengingat lokasinya yang strategis dan terhubung dengan berbagai kegiatan di KEK Industropolis Batang, termasuk potensi event olahraga seperti fun run,” tegasnya.

Saat ini, proses yang tengah diselesaikan adalah sinkronisasi operasional antara para tenant kawasan industri dan pihak pengelola pelabuhan, termasuk penetapan tarif layanan.

“Semoga, dengan hadirnya Pelabuhan Indonesia KEK Industropolis Batang, diharapkan ekosistem industri di Batang semakin kompetitif, mampu menarik investasi baru, dan memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 44
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 93
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 45
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 111
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 41
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 51